FF “Secret Married” Part 14 ~END~

406675_343023895805426_498931391_n

FFSecret MarriedPart 14 ENDING [Eunhyuk-Jaena]

Author : Kim Yeon Young [@deanclouds]

Cast : Lee Hyukjae, Park Jaena.

Support Cast : Shindong, Shin Michan, Park Jungsoo, Etc…

Genre : Married life, Romance, Friendship

Ratting : PG-17 *Ingat PG-17

Ps : TYPO! Tidak jelas, dan aneh *PLAK

Part sebelumnya, bisa buka disini www.cloudyesung.wordpress.com

Kyaaa.. tiba-tiba muncul udah part END!!! -_-
Yang
masih menunggu kopel ini, mian sangat lama yaa… *bow bareng yeye

Oke, langsung saja. Happy Reading~~

Author’s POV

Gadis ini mulai mengerjapkan matanya perlahan, walau masih terasa berat, tapi ia merasa lebih baik dari pada kemarin. Dilihatnya ranjangnya, Hyukjae sudah tidak ada disampingnya. Apa suaminya itu kini sudah tidak ada diapartement? Dia sudah kembali bekerja lagi? Menyebalkan sekali. Bukannya tadi malam Hyukjae berkata akan menunjukkan sesuatu. Dasar.

Jaena membuka selimutnya, dan bergerak bangun dari tidurnya. Tanpa sadar ia memegangi kepalanya yang masih terasa berat.

“Aigoo…” dengan sedikit kekuatan yang ia miliki, Jaena menyeret kakinya untuk keluar dari kamar. Melangkahkan kaki menuju ruang tengah, Hyukjae tidak ada. Kemudian ia terkejut saat melihat punggung yang sedang membelakanginya. Hyukjae yang sepertinya ia sibuk dengan apa yang ia lakukan.

Jaena melangkahkan kaki, mendekati Hyukjae berdiri sekarang.

“Ehh?” Hyukjae terkejut Jaena sudah berdiri disampingnya. Jaena memperhatikan wajah Hyukjae yang terkejut melihatnya. Pria ini, bisa saja membuat Jaena merasa terharu, lihatlah, Hyukjae kini sedang memasakkan bubur dan beberapa masakan untuknya.

“Ya, tidurlah, pasti kau masih merasa pusing bukan??” Hyukjae menempelkan punggung tangannya didahi Jaena, memastikan bahwa demamnya sudah turun.

“Kau masih pucat Jaena-ya.” kata Hyuk cemas. Jaena mengercutkan bibirnya, lalu Hyukjae mengusap puncak kepalanya, melihat Jaena seperti ini membuat ia tersenyum geli. Ia tahu, gadis ini masih merindukannya.

“Sini…” Hyukjae menarik tangan Jaena untuk memeluk tubuhnya. Melingkarkan tangan Jaena dipinggangnya dari samping, dan menyenderkan kepala Jaena didadanya.

Jaena tersenyum simpul, ia dapat mencium aroma tubuh Hyukjae. Aroma kesukaannya. Sementara tangan Hyukjae masih sibuk memasukkan bumbu didalam masakannya. Hyukjae merasa gadis ini masih lemas setelah kemarin benar-benar sakit. Dengan begini, akan membuatnya nyaman, dan pasti kuat untuk berdiri dengan memeluk tubuhnya.

“Kenapa, aku belum sembuh? Padahal aku ingin sembuh agar kau bisa menunjukkan apa yang kau katakan kemarin malam?” kata Jaena pelan. Sementara Hyukjae masih mengaduk bubur, senyum sekilas tampak terukir dibibirnya mendengar Jaena berkata seperti ini.

“Kata dokter, kau terlalu lelah, kau terlalu banyak memfotsir tenagamu tanpa kau imbangi dengan makan yang teratur dan juga istirahat. Bodoh sekali…” kata Hyukjae pada Jaena. Jaena mendongak menatap Hyukjae.

“Ne, kau tidak sadar, aku seperti ini karena siapa? Huh?”

“Aigoo… Jaena-ya, sebegitu besarkah cintamu padaku hingga kau tidak bisa bila aku tidak disampingmu?” goda Hyukjae. Jaena langsung melesatkan cubitan dipinggang Hyukjae.

“Awww…. Isshhh…” Hyukjae merasakan sakit karena cubitan Jaena, “Ya, nappeun yeobo…” kata Hyukjae lagi.

“Mwo? Nappeun yeo…bo..?” Jaena mencibir dengan, “Aku lebih baik kau panggil bodoh dari pada yeobo…” tambah Jaena membuat Hyukjae terkekeh geli.

“Ara!! Nae pabo yeobo-ya…”

“Yaaa!!!” protes Jaena. Gadis ini tampak merengut mendengar panggilan Hyuk padanya.

“Aigoo… sudah-sudah. Ini sudah matang…” Hyukjae mematikan tombol kompornya. Lalu hendak melepas tangan Jaena yang melingkar tubuhnya untuk mempermudah gerakannya karena masakannya sudah matang, tapi tangan Jaena menahannya.

Hyukjae mengernyitkan dahinya, kenapa dengan gadis ini. Jaena, mendongak, sementara Hyukjae menundukkan wajahnya, tatapan mereka bertemu. Entah kenapa, Jaena dirasa manja sekali. Ia sadar, mungkin gadis ini memang membutuhkan banyak perhatian darinya.

“Ya, kau harus makan bubur Jaena-ya.” kata Hyukjae.

“Arasseo… tapi aku masih belum mau makan.” jawab Jaena. Jawaban yang bodoh pikirnya. Tapi ia memang masih ingin seperti ini dengan Hyukjae. Kenapa pria ini tidak bisa tahu, kalau ia masih membutuhkan pelukannya ini. Dan yang paling ia rasa adalah, kepalanya yang tadi pusing sudah sangat amat reda sekarang.

“Baiklah, tapi setelah ini kau harus mau makan!”

“Uhh?”

Hyukjae membalikkan badannya hingga ia dapat berhadapan dengan Jaena. Dengan senyum simpul Hyukjae mencondongkan wajahnya sebelum ia meraih wajah Jaena. Dipandangi wajah yang sangat cantik dimatanya, walaupun dengan rambut yang acak-acakan serta bibir yang masih tampak pucat. Tetap, tidak mengurangi kecantikannya.

“Kau mau menggodaku pagi-pagi seperti ini hum?” kata Hyukjae, membuat Jaena menatapnya kesal.

“Mwo? Aku hanya ingin memelukmu apa tidak boleh?” jawab Jaena polos. Justru ini membuat gemas Hyukjae padanya.

“Arasseo, tapi kau tahu efeknya pada diriku ini?”

Dengan bodohnya Jaena menggeleng pelan, membuat Hyukjae semakin mendekatkan wajahnya. Dia menundukkan wajahnya sebelum tangannya meraih wajah Jaena dengan tangannya. Memiringkan kepalanya untuk menjangkau bibir Jaena.

Jaena otomatis ikut memejamkan matanya, dan menikamati sapuan bibir Hyukjae yang bergerak diatas bibirnya, menekan dan melumat bergantian bibirnya atas dan bawah. Jaena mengikuti irama ciuman Hyukjae ini dengan membalas setiap lumatan bibir Hyukjae yang lembut. Semakin lama, dirasa semakin menuntut pergerakan bibir Hyukjae padanya, dengan membuka bibirnya, ia sudah bisa merasakan ciuman Hyukjae yang mulai terasa amat sangat dalam. Tangannya sudah memeluk tubuh Hyukjae agar ia tidak kehilangan kendali, bisa-bisa ia terjatuh karena ciuman yang cukup dalam yang bisa membuatnya merasa melayang tidak sadarkan diri. Sedang tangan Hyukjae yang satu memporak-porandakan tatanan rambutnya, menyusup dirambut coklatnya yang tergerai.

Hyukjae hanya sesekali, memberinya celah mengambil oksigen kemudian melanjutkan ciumannya kembali. Gila, ia sedang sakit saja masih bisa mengimbangi ciuman Hyukjae yang seperti orang yang sudah lama tidak berciuman. Jaena, kemudian merasakan Hyukjae menjauhkan kepalanya dan melepas tautannya, Jaena menatap Hyukjae sendu.

Hyukjae tersenyum padanya, kemudian menempelkan bibirnya sejenak dan menyesap bibir Jaena pelan lalu melepaskannya lagi. Jaena menggeleng pelan, mengapa ia begitu gila karena pria ini, pria yang menciumnya saat seperti ini. Pasti ia sudah sakit jiwa, jika tadi terus dilanjutkan, pasti akan berakhir ditempat tidur.

Hyukjae melepas tangan Jaena yang masih memeluknya dengan pelan. Tentu saja berhasil karena pikiran Jaena masih terfokus menatap wajahnya kini.

“Kajja, aku basuh dengan air hangat, kemudian kau makan dan minum obat!” kata Hyukjae membuat Jaena sadar sepenuhnya, ia ingat bahwa tujuannya ini adalah memaksa dia untuk mematuhi perintah Hyukjae.

“Kau ini…” gersah Jaena.

“Sudah baik aku tidak menidurimu? Aku masih tahu aturan, meniduri istrinya disaat istrinya sedang sakit dan lemah? Bukankah itu tidak elit…”

“Ya! Apa kau tadi berpikiran seperti itu tadi? Menggelikan… “

“Jadi, aku bisa menunggumu hingga kau sembuh benar!” tambah Hyukja percaya diri membuat Jaena menatapnya kesal.

“Kajja…” Hyukjae menarik tangan Jaena untuk mengikuti langkahnya. “Kau sudah tidak pusing lagikan? Hum?”

Jaena hanya menggelengkan kepalanya pelan. Hyukja tersenyum simpul

“Jelas, ciumanku tadi adalah obat yang paling ampuh!”

“Aishh… percaya diri sekali kau?” gerutu Jaena. “Ini, kau membawaku kekamar mandi, buat apa? Aku tidak ingin mandi denganmu…”

“Ishh… siapa yang ingin mandi denganmu?” Hyukjae mendudukan Jaena dipinggiran bathup yang lebar. “Ada saatnya nanti kita akan mandi bersama!” tambah Hyukjae, membuat Jaena merasa ngeri mendengarnya.

“Pikiranmu kenapa mesum sekali. Tssk!”

Hyukjae mengambil wadah. Kemudian mengisinya dengan air hangat, ia meletakkan waslap yang sudah ia persiapkan didalam wadah tersebut.

Jaena memperhatikan gerak-garik Hyukjae, kenapa pria ini tidak seperti yang ia bayangkan. Ini jauh dari perkiraannya, sisi lain dari Hyukjae kini ia temukan lagi. Beruntung ia memiliki suami seperti dirinya, Lee Hyukjae…

“Aku akan membasuhmu dengan air hangat, kau masih belum boleh mandi. Setidaknya dengan begini, badanmu tidak terlalu bau…”

“Yaaa, kau mau mati!!” pekik Jaena, “Tunggu! Kau membasuh, bagian luar?”

“Luar dalam…” sahut Hyukjae singkat.

“mwo? Tidak mau….”

“Yaa, kau kira apa? Bagian luar Jaena-ya? Kalau dalam, nanti aku pastikan, kau tidak akan selamat! Yang ada kau akan malah semakin sakit!”

__oOo__

Jaena, menikmati suasana ditaman ini, tentu saja ia melarikan diri dari rumah Hyukjae. Bagaimana bisa Hyukjae menitipkan dia dirumahnya, supaya Ibu mertuanya bisa mengawasinya. Enak saja, memang dikira ia barang, dititipkan segala. Bisa-bisa ibu mertuanya menanyakan secara detail sakitnya, dan mengira ia hamil, karena waktu ditelepon tadi saja, menanyakan secara detail seperti Jaena sudah hamil saja. Hamil dari mana, berhubungan suami istri saja belum pernah?

Kalau ia hamil, bukankah sangat lucu. Siapa ayah dari anak yang ia kandung, kalau Hyukjae saja belum pernah menyentuhnya? Yang ada ia dituduh selingkuh selama Hyuk pergi ke Paris.

“Kalau saja, pria bodoh itu tidak pernah pergi mungkin saja aku sudah mempunyai aegi sekarang… tssk! Apa yang aku katakan barusan, gila, gila, ya pasti aku sudah gilaa!!” gerutu Jaena sendiri. Jaena melihat arloji ditangannya, masih pukul 10, jadi masih ada banyak waktu disini karena, tadi Hyukjae berpesan agar pulang sewaktu makan siang dan minum obat. Sungguh, seperti anak kecil.

“Nunaaaa…” Jaena menoleh seketika saat ia mendengar suara yang memanggilnya dan ia sangat hafal dengan suara ini. Seulas senyum terkembang dibibirnya saat melihat bocah laki-laki berlari kearahnya dengan senyum ceria.

“Jonghyun.” gumam Jaena. Tentu saja, ia merindukan bocah ini. Bocah yang selalu memberinya semangat saat Hyukjae pergi ke Paris.

“Nunaaaa!!!!” Jonghyun memeluk Jaena, begitupun Jaena. “Jeongmal boghosiptaaa…” tambah Jonghyun. Jaena mengusap rambut Jonghyun kemudian menundukkan badannya agar sejajar dengan tubuh mungil Jonghyun.

“Nado.. nuna juga merindukanmu Jonghyunie…” Jaena mencium pipi gembil Jonghyun. Sama-sama tersenyum manis.

“Nuna, kau tidak lupakan, susu strawberry?” tanya Jonghyun pada Jaena, membuat Jaena tersenyum simpul. Tentu saja ia tidak lupa, Jaena selalu membawa susu strawberry saat berkunjung ketaman ini dengan alasan siapa tahu Jonghyun datang pula ketaman ini.

“Mana mungkin nuna lupa?” Jaena merogoh tasnya untuk mengambil sekotak susu strawberry untuk Jonghyun.

“Ige… “

“Kyaaa… gomawo!!!” Jonghyun tersenyum menunjukkan eyesmilenya. Sungguh sangat lucu.

“Yaa… Jonghyun-ah, rupanya kau disini. Kau membuat hyung khawatir…”

Jaena mendongak dan menatap seseorang yang tengah mencari Jonghyun, sepertinya. Jonghyun menatap keatas dengan santainya sambil meminum susunya.

Jaena terkejut ketika melihat pria yang tengah berdiri dihadapannya, begitupun sebaliknya. Pria itu kini menatap Jaena, memastikan jika gadis ini memang benar gadis yang sangat ia kenal dulu. Matanya menatap Jaena dari atas, hingga bawah.

“Jaena-ya…”

“Jun…Junsu?”

Keduanya sama-sama terkejut dan juga merasa canggung.

“Jun samchon mengenal nuna? Nuna mengenal Jun samchon?” kata Jonghyun menatap Jaena dan Junsu bergantian.

“Panggil Hyung, Jonghyun-ah!!”

“Shirheo… samchon!!! Jun samchon!!” tolak Jonghyun. Membuat pria itu menggeleng.

“Aigoo… dia keponakanmu? Jonghyun, keponakanmu?!” tanya Jaena… sementara pria itu hanya tersenyum simpul.

__oOo__

“Oh, berarti kau akan menetap di Seoul?”

“Hu’um, Appa memintaku untuk berkarir di Seoul saja, sembari belajar bisnis keluargaku, jika nanti aku tidak lagi menjadi artis lagi, aku akan beralih menjadi pebisnis.” papar Junsu.

“Aku tidak menyangka, kau sangat terkenal di Jepang, aku mengira kau tidak akan kembali ke Seoul, atau kau juga tidak pernah mengingatku.” jelas Jaena.

Junsu diam sejenak, walau matanya memperhatikan Jonghyun yang sedang bermain didepan mereka berdua, tapi pikirannya melayang pada beberapa tahun yang lalu. Saat dia dan Jaena masih bersama, bersama sebagai seorang sahabat. Sahabat dari sekolah dasar hingga akhirnya saat sama-sama disekolah menengah, Junsu memutuskan pindah ke Jepang untuk sekolah disana. Keputusan yang berat saat itu ia ambil, karena ia baru saja tahu bahwa Jaena menyukainya dan ia sadar saat itu… ia juga menyukai gadis itu.

Bagaimana? Akhirnya, ia tetap pergi dan meninggalkan kenangannya bersama Jaena, gadis yang tanpa disadarinya telah merebut hatinya kala itu. Tapi, entah mengapa hingga sekarang rasa itu masih ada.

“Kau masih ingat saat aku akan pergi dari Korea? Dengan bisanya kau merusak sepatuku agar aku tidak bisa berangkat? Untuk semua itu… mana mungkin aku bisa melupakanmu, Jaena-ya.” Junsu menatap Jaena dari samping, wajah gadis itu semakin bertambah cantik. Sungguh sangat cantik.

“Aku tidak pernah melupakanmu… sejauh ini, aku masih mengingat kebersamaan kita. Tentu saja, saat kau menangis dan berlari mengejarku.”

Jaena sedikit tersentak, ia tahu… ia sadar melakukan itu semua. Sadar bahwa ia menyukai sahabatnya sendiri. Mungkin terlalu dini untuk mengetahui perasaan cinta, mengingat usia mereka saat itu masih tiga belas tahun, tapi lama-kelamaan, rasa itu kian hebat, ia sadar ia telah jatuh cinta pada Kim Junsu. Hingga akhirnya ia tidak bisa menyukai pria lain… sebelum ia bertemu Lee Hyukjae, suaminya.

“Hmm, aku ingat, hal yang terbodoh yang aku lakukan. Aku malu mengingat masa kecilku yang sangat nakal. Dan kau selalu menjadi sasaran kenakalanku!”

“Kenapa harus malu? Kau sangat berbeda Jaena-ya? “ Junsu menghela nafas beratnya, “Kau semakin cantik, dan menjadi gadis yang sebenarnya sekarang!”

“Memangnya dulu, aku bukan gadis?” sergah Jaena. Junsu terkekeh pelan mendengarnya. Rasa canggungnya sedikit mereda, yah, mereka berdua memang tampak canggung satu sama lain.

“Anniya, dulu kau terlihat seperti laki-laki. Aneh, siapa yang mengubahmu menjadi seorang gadis? Menggelikan…”

“Aigoo… “ Jaena memukul lengan Junsu, mereka berdua sama-sama tertawa satu sama lain.

“Eum, Jaena-ya, kalau ada waktu aku ingin berbicara lebih denganmu? Kau mau?” tanya Junsu tiba-tiba.

“Ermm, aku sebenarnya__”

“Tempat tinggalmu sekarang dimana? Biar aku jemput?” tambah Junsu lagi.

“Kau tahu, tentang keluarga kami?” tanya Jaena memastikan, karena dari nada bicara Junsu, ia sudah tahu permasalahan yang dihadapi keluarganya.

“Ne, aku sudah tahu. Maafkan aku tidak bisa membantu banyak Jaena-ya, kala itu aku ingin kembali ke Seoul, hanya sekedar memberimu semangat, tapi aku tidak bisa dengan banyak alasan kontrak kerja. Maafkan aku!”

“Tidak perlu seperti itu, karena dengan masalah itu aku menemukan kehidupanku yang baru sekarang…” jawab Jaena. Junsu menatapnya ragu…

“Mwo?”

“Aku menemukan pendamping hidupku.” Jaena sebenarnya tidak tega, tapi apa boleh buat. “Aku menemukan pria yang kini menjadi suamiku.”

“Su..suami?”

__oOo__

HyukNa’s apartement.

Jaena mengatur nafasnya setelah ia berjalan cepat dan setengah berlari untuk cepat sampai pada apartementnya. Ya, kalau bukan karena pesan Hyukjae, ia tidak akan begini. Menolak Junsu mengantarnya dan memilih naik bus untuk sampai tepat waktu. Dikarenakan ia juga berbohong pada Hyukjae, ia berada di Kona Beans, jelas-jelas ia masih ditaman bersama Junsu tadi. Kalau ia berkata di taman pasti Hyukjae akan marah dengannya, karena Hyuk melarangnya keluar rumah. Tapi, dia nekat melakukannya juga.

“Ini sudah jam berapa? Dan kau baru pulang!!”

Jaena tersentak ketika ia mendengar dengan jelas suara yang tertuju padanya, ia menghentikan langkahnya kemudian menatap sesosok yang kini sudah berdiri dihadapannya. Pria itu masih dengan pakaian kerjanya, dengan dingin menatap Jaena.

Jaena diam, ia berusaha menormalkan wajahnya agar tidak kelihatan ia sedang berbohong pada Hyukjae. Hyukjae berjalan mendekat kearah Jaena berdiri sekarang, ia mengangkat tangannya melihat arloji, kemudian menatap Jaena kembali.

“Ermm, aku… aku tadikan sudah bilang aku berada di cafe Jungsoo oppa.” jawab Jaena dengan nada dibuat meyakinkan. Padahal ia gugup setengah mati. Tangannya meremas ujung pakaiannya.

“Kau tidak memakai sweater?” kata Hyuk singkat. Mengabaikan apa alasan Jaena.

“Aku sudah cukup baik…”

“Kau belum minum obat!!!” potong Hyukjae, mereka masih saling menatap satu sama lain.

“Aku sudah cukup baik, kau tidak lihat! Aku sudah bisa ke Kona Beans sendiri…”

“Kau selalu pandai mencari alasan!!” Hyukjae berjalan lebih mendekat, “Kau jangan mencoba membohongiku.”

Hyukjae menarik tangan Jaena untuk mengikuti langkahnya menuju ruang makan, Jaena tertunduk sesekali menatap Hyukjae, dilihatnya Hyukjae sedikit menakutkan.

“Aku sudah menyiapkan makan siang, makanlah dulu lalu minum obat!”

“Tapi___”

“Kau mau menolak? Kau mau kau sakit lagi?!” Hyukjae menatapnya tajam, “Kau makan, aku sudah makan tadi dikantor, lalu minum obat. Pastikan semua obatnya kau minum! Awas saja jika kau tidak minum, aku tunggu diruang tengah!” jelas Hyukjae panjang lebar.

“Aigoo… kau pulang hanya untuk menyuruhku makan dan minum obat? Tssskk…” gerutu Jaena sembari menatap Hyukjae yang kini duduk dengan menatap latopnya. Dasar menyebalkan.

“Ya, aku makan sendirian??! Hyukjae, kau tega!!!” gersah Jaena sembari menyuapkan beberpa makanan kedalam mulutnya. Tapi, sikap Hyukjae terlihat aneh dibandingkan dengan tadi pagi. Kenapa dia? Dia tampak dingin, apa dia tahu kalau Jaena sedang berbohong?

Hyukjae mendengar apa saja gerutu gadis ini, tapi ia malah menyibukkan diri dengan pekerjaannya dikantor yang terbengkalai. Ya, dia menunggu Jaena dua jam lalu dan seharusnya ia sudah kembali kekantor, tapi demi menunggu Jaena makan siang dan memastikan gadis itu minum obat, ia rela mengabaikan semua itu.

“Sudah selesai…” Jaena menghampiri Hyukjae, dengan perlahan duduk disamping pria ini. Hyukjae menoleh sesaat, melihat gadis ini membawa bungkusan obatnya.

“Ige… aku sudah minum semua obatnya!” kata Jaena.

__oOo__

Jaena hanya bisa diam diapartement, ia tidak bisa berkutik. Ia seperti dipenjara kali ini. Bagaimana tidak, Hyukjae sepertinya mengawasinya terus. Ya, pria itu tidak kembali kekantor. Yang benar saja, apa kesehatan gadis ini sebegitu penting dibanding pekerjaannya, ataukah Hyukjae takut Jaena kabur (?) dari rumah untuk pergi menemui pria lain.

Pria lain? Ia teringat Junsu.. yah pria itu tadi sangat terkejut saat mendengar bahwa Jaena sudah menikah. Jaena tersenyum ringan mengingat itu, dia dulu begitu menyukai Junsu, tapi sekarang? Hanya ada Lee Hyukjae, ahh… Hyukjae juga belum tahu tentang masa lalunya yang ini.

Jaena menghempaskan tubuhnya diranjang, ia bosan karena Hyukjae mendiamkannya tanpa alasan yang jelas. Okey, ia tahu dia masih bekerja walau tidak dikantornya. Tapi, setidaknya tidak mengabaikan istrinya ini. Jaena merasa bosan, kemudian ia melangkahkan kaki keruang tengah. Ingin melihat keadaan Hyukjae, apakah dia tertidur karena tidak ada suara.

Ceklek!

Jaena melihat Hyuk tidak ada ditempatnya, kemana pria itu. Jaena berjalan menuju ruang depan. Sayup-sayup ia mendengar percakapan Hyukjae, rupanya Hyukjae sedang berbincang-bincang ditelepon.

“Ne, nanti kalau istriku sudah sehat, aku akan mengabarkan pada kalian. Secepatnya!”

“Tidak! Tetap saja seperti kemarin! Maaf merepotkan… aku tidak bisa, kesana karena harus menjaga istriku yang masih sakit.”

“Geure! Dia orang special, dan harus mendapatkan yang special. Terima kasih sekali lagi, maaf, karena tidak sesuai dengan yang aku perkirakan.”

“Aku masih bekerja hari ini, besok? Entahlah… aku tidak ingin terburu-buru sampai kesehatannya benar-benar pulih! Lagi pula, masih banyak waktu…”

“Ne, annyeong!”

Jaena tidak tahu apa maksud pembicaraan Hyukjae ini. Tempat? Tempat apa hingga menunggu Jaena sembuh? Apakah Hyukjae mau pergi lagi.

“Kau? Kenapa tidak istirahat?” Hyukjae tiba-tiba berdiri didepan Jaena, “Ini sudah malam Jaena-ya.. kau bisa sakit lagi nanti dan aku tid__”

“Apa yang kau bicarakan tadi? Sepertinya kau menyembunyikan sesuatu dariku?” sela Jaena. Ia menatap penuh arti pada Hyukjae. Pria itu kini sepertinya berusaha menormalkan wajahnya.

“Anniya! Masalah pekerjaan, dan kau sudah makan? Aku akan memesankan makan malam untukmu dan kau juga belum minum obatkan jadi__”

“Cukup!” potong Jaena, “Kau selalu mengkhawatirkanku, lalu kau sendiri? Kau juga belum makan dari tadi siang? Belum istirahat? Apa kau juga mau sakit!?” papar Jaena menatap Hyukjae. Hyuk mengalihkan tatapannnya, kemudian berjalan melewati Jaena.

“Ya! Kau mengabaikanku!”

“Aku tidak mengabaikanmu?”jawab Hyukjae santai dan menatap layar laptopnya kembali, “Kau yang mengabaikanku? Akukan sudah bilang, jangan keluar rumah, kenapa setelah dirumah Eomma, kau malah pergi ke__” Hyukjae tidak melanjutkan kata-katanya.

Jaena menggingit sedikit bibir bawahnya, ia tahu ia salah telah membohongi Hyukjae, suaminya begini juga untuk kebaikannya bukan? Ia menahan nafasnya sejenak kemudian duduk disebelah Hyukjae, menatap lekat wajah pria ini dari samping, memang masih terlihat tampan dimatanya walau keadaan Hyukjae sedikit acak-acakan karena sejak tadi terus bergulat dengan pekerjaannya.

“Maafkan aku…” ucap Jaena pelan. Hyukjae masih menatap layar datarnya walau ia mendengar apa yang gadis disampingnya ini katakan.

“Aku, aku telah berbohong padamu.” tambah Jaena, “Aku tidak ke Kona Beans, tapi aku tadi pergi ke taman, taman seperti biasanya, dan aku bertemu dengan Jonghyun, hanya itu!”

“Sungguh hanya itu?” kata Hyukjae pelan, menatap Jaena. Jaena membulatkan matanya, apakah Hyukjae tahu kalau tadi ia bertemu dengan Junsu?

“M…mwo?” Jaena tampak gugup.

“Apa kau lupa, aku pernah bilang padamu bukan? Setiap apa yang kau lakukan aku pasti tahu?! Jonghyun? Aku tahu Jonghyun masih kecil… ” jelas Hyukjae, membuat Jaena merengut seketika.

“Kau…!”

“Siapa pria itu?” tanya Hyukjae singkat. “Marhaebwa?”

Jaena sudah menduga, Hyukjae pasti tahu apa yang dilakukannya dengan Junsu. Ya, tidak heran Hyukjae tahu tentang apa yang dirinya lakukan. Yang ia lakukan saat ini adalah berusaha menormalkan suara dan juga mimik wajahnya, agar tidak terlalu terlihat ketakutan. Sialnya, Hyukjae terus saja menatap wajahnya.

“Dia temanku waktu aku masih kecil, Kim Junsu.” jawab Jaena, “Dia baru kembali setelah lama ia tinggal di Jepang, dan akan memutuskan untuk menetap di korea.”

“……” Hyukjae diam.

“Dia… “

“Teman masa kecil, dan kau juga menyukainya…” potong Hyukjae. Jaena tercengang mendengarnya, kenapa Hyukjae juga tahu masalah ini, padahal dia juga belum pernah mengatakan ini padanya. Yang tahu masalah ini adalah Jungsoo, kakaknya. Dasar, Jungsoo selalu…. -___-”

“M…mwo? Kami hanya berteman baik.”

“Jinja?” kata Hyukjae pelan, sebenarnya ia enggan sekali menanyakan ini karena ia pasti akan sakit hati mendengarnya langsung dari mulut Jaena. Jaena sebenarnya sangat kesal dengan tingkah Hyukjae yang seperti ini. Tidak penting membahas Junsu.

“Ya!! Aku dulu memang___” kata Jaena terputus, apa ia harus berkata jujur? “Ne, aku dulu memang menyukainya, itu dulu sekali.”

Hyukjae menahan nafasnya, mencoba meredam emosinya, tidak, ia tidak boleh cemburu. Bukankah Jaena sudah mencintainya. Ya, ia tahu itu, tapi tetap saja tidak rela, hati Jaena telah terisi oleh nama pria lain selain dirinya, walau kini yang ia tahu gadis ini hanya mencintainya. Tidak dipungkiri kecewa pasti ada. Ia menatap wajah gadis disampingnya ini lekat.

“Aku tahu bagaimana itu cinta, saat aku bertemu denganmu…” kata Jaena pelan.

Hyukjae terhenyak, ia cukup senang sekaligus terkejut dengan apa kata Jaena. Walau bukan pria pertama yang mengisi hati Jaena, tapi ia pastikan ia pria yang terakhir yang mengisi ruang lingkup hatinya, hati gadis ini.

“Aku tahu itu…” jawab Hyukjae, “Kau pasti mencintaiku…” Jaena tersenyum simpul, walau sebenarnya ia sangat malu mengatakan kata-kata cinta seperti itu, tapi Hyukjae memang pantas mendapatkan kata itu darinya, pria itu rela melakukan apa saja demi dirinya. Dan itu membuatnya merasa gadis yang paling beruntung bisa dicintai olehnya.

“Jadi, maafkan aku karena aku telah berbohong padamu.” tambah Jaena lagi, “Aku juga minta maaf telah merepotkanmu seperti ini, membuatmu bekerja dengan keadaan yang seperti ini. Seharusnya kau kembali kekantor, aku sudah bisa menjaga diriku sendiri.”

“Kau percaya diri sekali, aku bekerja disini bukan karena ingin menjagamu, aku hanya bosan dengan suasana kantor, jadi disini jauh lebih nyaman.” jawab Hyuk berbohong.

“Kau yakin, aku akan memaafkanmu? Hum?” lanjut Hyukjae lagi.

Jaena tidak habis pikir Hyukjae akan menjawabnya dengan perkataan seperti ini, menyebalkan. Ia sudah mati-matian mengatakan kata-kata yang dirasa cukup membuatnya mual, tidak tahunya, jawaban Hyuk seperti memintanya untuk menendang kaki pria ini.

“M…Mwo? Menyebalkan. Jadi aku harus melakukan apa? Aku sudah mengakuinya bahwa aku berbohong. Ini tidak adil!”

“Mana ada istri membiarkan suaminya menunggu dirumah, sementara istrinya diluar dengan seorang pria yang disukainya…?”

“Dulu… sekarang tidak!” sela Jaena, seperti tidak terima Hyuk mengatakan itu, membuat Hyukjae menahan senyumnya melihat wajah Jaena sekarang.

“Ara! Sekarang kalau kau menyukaiku. Ahh.. ani, kau mencintaiku, lalu apa yang kau lakukan agar suamimu ini memaafkan kesalahan istrinya itu? Huh?”

“Aigoo…” Jaena menggelengkan pelan kepalanya. “Katakan kau mau apa?” Jaena tampak kesal sedang Hyukjae seperti biasa, wajahnya kembali ceria dengan senyumnya yang khas, gummy smilenya membuat pria ini seperti anak kecil. -___-”

“Yang seharusnya suami dapatkan!” jawab Hyukjae singkat. Jaena mengernyitkan dahinya, apa dia bilang? Yang seharusnya suami dapatkan? Gila…

“Ya!!!” pekik Jaena.

“Kau ini, selalu saja pikiranmu yang iya-iya? Tssk… yang seharusnya kau lakukan padaku itu banyak? Pikiranmu sudah sangat kotor Jaena-ya! Tsskk…” sergah Hyukjae.

Jaena tidak terima Hyukjae berkata seperti ini, dasar manusia mesum. Yang mesum itu dirinya, kenapa malah menuduh Jaena. Entahlah, kenapa ia bisa hidup dengan pria yang mempunyai banyak sekali majalah pria dewasa, mengoleksi banyak sekali film dewasa, dan juga mengoleksi video yang ada dilaptopnya, video dewasa. Sudah tahukan maksudnya dewasa? Menyedihkan…

“Aigoo…” Jaena menghela nafas beratnya, ia harus sabar, yah sabar menghadapi pria seperti ini.

Hyukjae terkekeh mendengar Jaena yang kesal dan sepertinya tidak terima dengan apa yang ia ucapkan. Gadis ini, memutar otaknya sejenak. Berpikir untuk membalas kejailan pria disampingnya ini.

Jaena menggeser sedikit tubuhnya hingga merapat ketubuh Hyukjae, pria ini sedikit terkejut melihat Jaena yang menatapnya, aneh.

“Eh?” Hyukjae melihat tangannya, Jaena sudah menggenggam tangannya. “Mwo?”

“Anniya… Aku hanya ingin melakukan sesuatu padamu?” tambah Jaena. Membuat Hyukjae sedikit gugup. Ada apa dengan gadis ini? Hyukjae merasakan Jaena mulai memainkan jari-jemarinya. Meremas pelan jari-jari panjangnya dengan jari lentik Jaena.

“Kau? Ingin melakukan apa?” dengan bodohnya Hyukjae bertanya seperti ini. Jaena tersenyum simpul dengan masih menatap Hyukjae, lekat.

“Aku ingin kau memaafkanku, jadi aku akan melakukan apa yang ingin kulakukan agar kau memaafkan aku!” tangan Jaena mulai ada diwajah Hyukjae, menariknya hingga mendekat kearahnya. Hyukjae, pria ini hanya tidak yakin kenapa istrinya menjadi seperti ini?

“Kau menggodaku? Jaena-ya?”

“Anniya… aku tidak menggodamu. Aku hanya ingin…” Jaena tersenyum simpul melihat wajah Hyukjae didepannya ini. Entahlah, wajah itu terlihat lucu dan menggemaskan.

“Hanya ingin…”

Jaena menarik tengkuk Hyukjae dan dengan cepat ia berhasil mendaratkan bibirnya diatas bibir Hyukjae. Memejamkan matanya dan mulai menekan bibirnya pelan, kemudian melumat bibir sexy suaminya ini. Hyukjae mengerjapkan matanya sejenak, apakah benar ini Jaena? Tapi, ini memang benar ciuman gadis ini. Ia akhirnya ikut membalas ciuman Jaena yang lembut dan terkesan sangat hati-hati… Hyukjae menarik wajah Jaena dengan satu tangannya, untuk mencium lebih dalam karena dirasa Jaena terlalu lambat.

Entahlah, Jaena merasa dirinya sudah gila sekarang. Bagaimana bisa ia mencium Hyukjae lebih dulu dengan menggodanya dengan kata-kata seperti itu. Memalukan… Ia tidak peduli, karena ia sengaja membuat Hyukjae ikut terpancing dan membalasnya seperti ini. Setelah dirasa cukup, akhirnya Jaena melepas tautan bibirnya dan menjauhkan wajahnya dari hadapan Hyukjae, tapi tidak bagi Hyukjae. Jaena tidak bisa lolos begitu saja, baginya gadis ini harus bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan padanya sekarang.

Sial, rencananya tidak berhasil. Jaena tidak bisa berkutik lagi, Hyukjae kembali menyatukan bibirnya dan melumat bibirnya dengan sangat cepat dan tanpa ampun, tangan Hyukjae bergerak kebagian punggungnya hingga ia sudah tidak sadar pergerakkannya sekarang, Hyukjae telah menepikan tubuhnya hingga pembatas sofa, yang membuat ia tidak bisa bergerak kecuali sesekali ia mengambil oksigen. Yang kini ia lakukan hanyalah menikmatinya dan menerima perlakuan Hyukjae padanya, sentuhan tangan pria ini ditubuhnya dan juga dibagian tertentu yang membuat pakaiannya sedikit bergeser, serta ciuman dari bibir Hyukjae yang semakin menuntut. Tidak mungkin… ini tidak mungkin terjadi sekarang…

Ting!! Ting!!!

Jaena membuka matanya yang masih terpejam, begitu juga Hyukjae yang kemudian melepas tautan bibirnya. Mereka saling menatap satu sama lain dengan deru nafas mereka yang terengah-engah.

“Ada tamu…” kata Jaena pelan. Dengan posisi mereka yang masih sama seperti tadi.

“Aku tidak ada janji dengan seseorang?” kata Hyukjae, “Mmm… kita lanjutkan lagi? Eotte?” Hyukjae tersenyum simpul kemudian mendaratkan bibirnya kembali, tapi

Ting! Ting!!

Jaena menahan wajah Hyukjae dengan tangannya, Sementara Hyukjae hanya menghela nafas. Sepertinya memang tidak bisa sekarang. Hyukjae bangun dari tubuh Jaena dan merapikan tatanan rambutnya yang sedikit berantakan karena ulah tangan Jaena.

“Biar aku yang membuka…” kata Jaena seaya membenarkan t-shirtnya dan juga rambutnya.

“Eum…” jawab Hyukjae, Jaena menatapnya dengan menahan senyum melihat wajah Hyukjae yang lucu.

Tanpa melihat intercom, Jaena langsung membuka pintunya.

Klek!!!

Jaena cukup terkejut karena yang datang adalah,

“Aigoo… Jaena-ya? Kau sudah sembuh? Kami mengkhawatirkanmu, kau sudah lebih__” Sora tidak melanjutkan kata-katanya, matanya kini sibuk melihat penampilan Jaena sekarang, seperti???

Shindong dan Michan mengernyitkan dahinya menatap Jaena didepannya ini. Semua tampak berantakan. Apakah mereka datang diwaktu yang salah? Aigoo…

“Mwo? Eonni-ya, Shindong, Michan, kajja masuklah…” kata Jaena berusaha membuat wajah senormal mungkin saat menatap mereka bertiga, yang mungkin saja sedikit terkejut dengan penampilannya yang seperti ini.

“Ah, ne…” ucap mereka bertiga bersama-sama.

“Siapa yang datang?” Hyukjae muncul dengan pakaian yang masih sama. Jaena tidak menjawab, ia tidak bisa jika menatap wajah Hyukjae apalagi sehabis ciuman seperti tadi. Bisa-bisa ia ketahuan oleh ketiga orang ini.

“Aigoo… Hyukie-ah!!” Shindong menahan senyumnya, entah apa yang ia ingin tertawakan.

“Hyukie oppa…” Michan kemudian menatap Jaena, gadis ini masih terlihat malu, “Aigoo… kalian berdua? Sama-sama berantakan? Apakah?”

Hyukjae menatap kesemua orang, bingung. Kenapa mereka tahu, padahal dia sudah merapikan rambut dan kemejanya. Apa mungkin?? penampilannya terlihat seperti…..

“Aigoo… maafkan nuna, datang disaat tidak tepat!”

“Yaa!! Eonni-ya…” pekik Jaena.

“Memang, kalan datang disaat yang tidak tepat!!!!” Hyukjae berjalan mendekati Jaena dan meletakkan tangannya dipinggang gadis ini, memeluk gadis ini dari samping. “Baru saja, proses pembuatan keponakan yang lucu akan segera sukses!” tambah Hyukjae lagi, membuat Jaena tidak bisa menahan malu.

“Hyukjae!!! kau benar-benar mempraktekan ilmumu yaa…. Aigoo!!! Daebak!” papar Shindong langsung mendapat tatapan tajam dari Jaena.

“Ya, Shindong-ah!!!” pekik Jaena.

__oOo__

10-11-2012

“Yaa… Hyukjae-ya, kau mengajakku kemana, pagi-pagi begini. Aigoo aku masih mengantuk…” Jaena tampak mengucek matanya dan rambutnya juga masih berantakan karena ia baru saja bangun tidur. Pakaiannya-pun masih dengan celana pendeknya dan juga kaos tanpa lengannya.

Hyukjae mendorong tubuh Jaena masuk kedalam mobil, dan gadis ini hanya menatap cengo pada Hyukjae, bahkan pria ini terlihat rapi sekali walau dengan kemeja lengan pendek, ia sangat tampan.

“Ya!! kau jawab dulu pertanyaanku. Kau mau membawaku kemana?”

“Diam saja nanti kau juga tahu.” jawab Hyukjae santai.

“Hhh… kau tidak lihat pakaianku? Bentuk wajahku ini, kau tidak lihat,huh?” Jaena menghela nafas panjang.

“Setidaknya aku bisa mencuci muka dan berganti pakaian?! Tsskk… awas saja jika banyak orang menertawakanku..” tambah Jaena sambil mengambil beberapa tissu basah didasbhord mobil.

“Kau percaya diri sekali? Mereka tidak akan menertawakanmu, mungkin hanya mengataimu gadis gila… hahhaha”

“Diam kau!! Kau juga gila, karena kau juga menikahiku!”

“Ya ya ya, kau gadis gila paling cantik, dan gadis gila yang bisa membuatku tergila-gila… Jaena-ya!!!”

“Gila… kau pagi-pagi sudah gila rupanya! Tsskk…” Jaena menggeleng pelan, “Ppali, marhaebwa? kita akan kemana?”

“Diam… sebentar lagi sampai…”

__oOo__

Jaena membulatkan matanya tidak percaya melihat apa yang terjadi dengannya… ya, sekarang dia ada dipesawat pribadi milik keluarga Lee Hyukae. Ia tidak percaya, Hyukjae akan membawanya berlibur, ahh entahlah, Hyukjae masih didepan berbincang dengan beberapa awak pesawat.

Pria ini suka sekali membuatnya takjub. Sungguh ini diluar dugaannya sama sekali, ia mengira tadi akan masuk kedalam pesawat yang seperti biasa, ternyata, pesawat ini, pesawat ini… ??? Jaena mencoba menyadarkan dirinya sendiri. Apakah ini mimpi atau tidak? Didalamnya hanya ada mereka berdua. Dan dengan ramahnya ada seseorang yang menyapanya ‘Nyonya muda’ ‘Nyonya Lee’

Seperti seorang yang sangat bodoh ia menanyakan kenapa memanggilnya seperti itu. Dan jawabannya dari orang tersebut membuat Jaena ingin pingsan. Nyonya muda, karena Hyukjae adalah bos mereka, jadi harus sopan memanggilnya, walau usia Jaena masih muda. Dan satu lagi, barang Ini milik Hyukjae. Pesawat ini. Astaga, kenapa pria itu tidak pernah bilang sebelumnya. Dasar~

“Pasang sabuk pengamanmu!” perintah Hyukjae pada Jaena. Entah sejak kapan pria ini ada disampingnya.

“Ahh… ne?”

“Ermm… kau mau mengajakku kemana dengan pesawat mewah seperti ini?” tanya Jaena ragu.

“Kita akan ke Maldives!”

“MWO!” pekik Jaena membuat Hyukjae menutup telinganya, “Maldives? Kau… kau serius Hyukjae-ya? Kau mengajakku berlibur kesana?!! Kyaaa… “ Jaena tersenyum senang ketika mendengar nama itu disebut. Negara yang sangat ia idam-idamkan ketika nanti ia mempunyai suami akan berlibur kesana.

“Anniya! Siapa yang akan berlibur kesana? Aku ada keperluan bisnis disana?!” jawab Hyukjae santai. Jaena menghentikan senyumnya yang ceria. Ternyata… dia menyebalkan sekali.

“Jinjayo?”

“Ehmm… untuk apa aku berbohong!”

“Aish!!!” Jaena menatap keluar jendela, Hyukjae hanya bisa menahan senyum melihat raut wajah kecewa Jaena.

__oOo__

Maldives.

“Kau tega meninggalkan aku disini sendirian? Huh!?” protes Jaena saat Hyukjae berpamitan akan pergi menemui seseorang dengan alasan, ada urusan bisnis disini. Baru saja ia sangat senang menikmati suasana negara kepulauan ini… udara yang cukup sejuk dan pemandangan pantainya yang indah sepanjang perjalanan tadi, kini dia harus sedikit kecewa.

“Aku tidak akan lama..” Hyukjae menempelkan bibirnya sekilas, “Hati-hati…”Hyukjae mengerlingkan matanya, membuat Jaena kesal saja.

“Eum..” jawab Jaena pelan. Ia menatap mobil yang Hyukjae kendarai mulai menjauh. Jaena berbalik kemudian menatap apa yang ada dibelakangnya.

“Seperti butik pakaian?” gumamnya. “Kata pria jelek itu, aku disuruh masuk saja… apa toko ini juga miliknya? Menyebalkan…” Akhirnya, Jaena menurut saja apa yang Hyukjae katakan. Saat Jaena membuka pintu,

“Jaena-ya… selamat datang…”

“Eon..ni..? Sora eonni… ke…kenapa?” Jaena terkejut saat melihat Sora ada didepannya dengan senyuman yang sangat cerah.

“Kajja…” Sora menarik tangan Jaena dan membawanya masuk kedalam, Jaena mengedarkan pandangannya. Ini semua gaun pengantin… untuk apa ini semua?? sungguh membuatnya bingung.

“Eon..eonni-ya, aku masih belum mengerti! Kenapa ini gaun pengantin semua? Apakah eonni akan menikah? Eonni akan membeli gaun ini?” tanya Jaena bertub-tubi. Sora hanya tersenyum mendengar adik iparnya ini.

Tangan Sora telah membawa satu gaun pengantin dan memperlihatkan pada Jaena.

white-strapless-chapel-train-wedding-dress-with-full-a-line-skirt

“Cantik, bukan?” tanya Sora. Jaena membulatkan matanya, gaun ini begitu cantik.

“Omo… cantik sekali gaun ini. Eonni, kau pantas sekali memakainya…” jawab Jaena tersenyum, walaupun ia masih saja bingung dengan situasi ini. Benar-benar sulit dipercaya.

“Ige… buatmu…” Sora menarik tangan Jaena, “Kajja, pakailah, waktunya tidak banyak!” tambahnya lagi.

“M..Mwo? Untukku?” tanya Jaena lagi.

“Eum… Untukmu, Hyukjae sudah menunggumu…”

“Jadi, aku akan menikah dengan Hyukjae? Em.. maksudku…kami, aku.. dan..” Jaena tidak tahu kenapa ia sangat gugup. Ada apa ini? Kejutan apa lagi yang Hyukjae berikan padanya. Gaun pengantin ini? Menikah lagi? Sungguh ini diluar pikirannya.

“Hahaha… kau lucu sekali adik ipar! Iya… cepat pakai… mau aku bantu?”

__oOo__

Hyukjae dengan tegap ia berdiri, menghadap hamparan laut biru dihadapannya dan juga deburan ombak yang ringan dipantai ini. Suasana pantai, inilah yang diharapkan Jaena. Impian gadis itu sejak ia masih kecil, ia hanya berusaha merelealisasikannya, karena ia sangat mencintai gadis ini.

Dengan balutan Jas berwarna hitam, sangat melekat pas ditubuhnya dan juga tatanan rambutnya, ia terlihat semakin tampan. Sesekali ia menoleh kebelakang, memastikan gadis itu muncul, tapi sampai sekarang bahkan gadis itu belum muncul.

Debaran jantungnya tidak terkontrol, entahlah ia sangat gugup. Bahkan saat menikah pertama dengan Jaena ia tidak seperti ini. Berulangkali ia menghela nafas panjang, mencoba untuk tenang.

“Woa… neomu yeppeo…”

Hyukjae mendengar gumaman seseorang dan ia segera menoleh kebelakang. Jaena, gadis itu tiba dengan gaun pengantin yang pas melekat ditubuhnya. Sangat cantik, dan juga elegan. Hyukjae tidak bisa berkedip saat melihat gadis itu mulai berjalan dengan Appanya yang menggandeng tangannya. Jaena tampak malu, dan pastinya ia terkejut melihat ini semua. Hyukjae tersenyum simpul padanya.

 do_hwe_ji_20100917_1155900769

__oOo__

Oahu_beach_wedding

Jaena membulatkan matanya tidak percaya saat ia melihat apa yang ada didepannya. Ini jauh diluar perkiraannya, ia mengira akan menikah digereja, tapi ternyata? Ini pantai? Ya Tuhan, apakah ini mimpi. Dengan gugupnya ia menatap Sora yang masih tersenyum padanya. Tiba-tiba muncul, Appanya dihadapannya.

Gila!! Apakah membuatnya terkejut membuat pria itu senang, membuat pria itu puas?? Jaena menggelengkan kepalanya pelan. Entah, dia ingin menangis ataukah tertawa bahagia. Semua tidak bisa digambarkan saat ini.

“Appa….” gumam Jaena. Ia tidak bisa percaya ini semua.

“Kajja… Waktunya tidak banyak, kasian dia sudah menunggumu lama sekali!” kata Appanya sambil tersenyum pada Jaena.

“Appa… apakah semua ada disini?” tanya Jaena seakan ingin menangis.

“Mwo? Siapa yang ingin kau ajak? Temanmu? Mereka ada… Mertuamu? Tentu saja ada, tidak usah khawatir, pengantin prianya sudah pasti ada.”

“Aigoo… mimpi apa aku semalam…”

Tuan Park tersenyum, meraih tangan Jaena untuk dililitkan dilengannya. Jaena menatap Appanya, ia tersenyum, ada perasaan terharu yang sangat dalam saat itu dan ia harus segera memberi perhitungan pada Hyukjae yang telah membuatnya sakit jantung hari ini, karena kejutannya yang diluar pikirannya.

Pria yang memakai jas hitam, dan menatap kearah Jaena. Jaena hanya tertunduk tapi sesekali ia mendongak, entahlah gadis ini masih merasa malu dan berdebar. Rasanya tidak seperti menikah pertama kali, inikah rasanya pernikahan? Canggung, senang, berdebar, gugup, semuanya menjadi satu. Apalagi saat melihat Hyukjae, dia sangat tampan hari ini.

Jaena bisa melihat temannya yang hadir, termasuk Shindong, Nari, Michan dan juga kakaknya Park Jungsoo yang terus tersenyum kearahnya. Ini pasti dia yang membocorkan rahasia masa kecilnya tentang pernikahan idamannya, ya… seperti ini, nuansa pantai.

“Uri Jaena, neomu yeppeo!!” Jaena mendengar suara kakaknya yang jahil, siapa lagi kalau bukan Jungsoo.

Kini, Tuan Park sudah menyerahkan Jaena pada Hyukjae, dan saatnya mengucapkan janji suci pernikahan. Hyukjae tersenyum tipis melihat Jaena yang kini ada disampingnya, gadis ini sangat cantik luar biasa.

[Skip time]

Janji suci telah diucapkan oleh keduanya, dan kini Hyukjae akan memasangkan cincin pernikahan kejari manis Jaena. Gadis itu mengernyitkan dahinya, saat Hyukjae melepas cincin pernikahannya.

“Ini… cincin yang aku pesan, saat ponselku tertinggal.” ucap Hyukjae pelan. Jaena, mengerti. Inikah yang Hyukjae persiapkan jauh-jauh hari? Kenapa dengan bodohnya ia dulu mengira Hyukjae akan meninggalkannya. Dasar bodoh.

Aigoo… cincin itu begitu cantik dan pas dijari manisnya. Jaena tidak bisa berbuat apa-apa, yang ada ia hanya bisa kagum dengan pria didepannya ini.

“Silahkan berciuman…” kata pendeta tersebut pada Jaena dan Hyukjae. Langsung terdengar suara riuh semua orang yang ada disini. Yang paling bersemangat adalah Shindong dan juga Jungsoo. Suara mereka paling terdengar keras diantara yang lain. -_____-”

“Hyukieh!! tunjukkan ciuman terdahsyatmu!!!”

Dengan perlahan Hyukjae mencondongkan tubuhnya dan meraih wajah Jaena, Hyukjae tersenyum tipis saat melihat wajah Jaena yang sepertinya sedang gugup. Hyukjae kemudian memejamkan matanya dan mulai mendaratkan bibirnya dipermukaan bibir Jaena, kemudian melumatnya pelan. Hanya sesaat saja ia mencium Jaena, tidak elitkan mencium seperti yang ia lakukan sebelumnya didepan banyak orang…

Kemudian mereka mendengar suara tepuk tangan yang sangat meriah, keduanya kini saling tersenyum satu sama lain. Sorot mata yang penuh dengan kebahagiaan.

So as long as I live I love you
Will heaven hold you
You
look so beautiful in white
And
from now to my very last breath
This
day I’ll cherish
You
look so Beatiful in White.

What we have is time
My love is endless
And with this scream

I Say to the world
You’re
my every reason
You’re
all that I believe in
With
all my heart I mean every word

__oOo__

 honeymoon-to-maldivesmaldives-honeymoon-villas

Jaena berdiri dijendela kamarnya, matanya menatap hamparan luas lautan didepannya. Suara deburan ombak juga terdengar indah ditelingnya. Ya, Hyukjae memang sengaja menginap divila yang berada di atas perairan. Sungguh seperti mimpi, ia sekarang berdiri disini, impiannya kini menjadi kenyataan. Menikah dipulau ini.

Hyukjae, pria yang tidak disangkanya, telah begitu mudah masuk kedalam hidup dan mengusai seluruh lingkup hatinya. Tidak ada tempat bagi pria lain, tidak ada, hanya nama Lee Hyukjae. Tidak ada yang lain…

Semua ini, rela Hyukjae berikan hanya untuknya, dan ia bisa apa? Membalas dengan apa? Hanya mencintai pria ini dengan tulus dan tetap disisinya, itu yang ia bisa. Jaena memejamkan matanya sejenak dan memanggil nama ‘Lee Hyukjae, jeongmal saranghae… nan Park Jaena, saranghanda, Lee Hyukjae… yeongwonhie’

Tiba-tiba, ia merasakan sebuah tangan melingkar diperutnya, ia masih menggunakan gaun pengantinnya, setelah menikah dan makan bersama keluarga, ia belum sempat ganti pakaian. Sehingga, kini ia dapat merasakan hembusan nafas Hyukjae menerpa kulit bahu dan sekitar lehernya. Ia menoleh kesamping, dan dapat dengan jelas menatap wajah Hyukjae yang tengah menatapnya.

“Sora eonni, kemana?” tanya Jaena.

“Untuk apa kau menanyakannya?”

“Bajuku tadi, dibawa olehnya, aku sedikit risih menggunakan gaun ini…”

“Kau cantik menggunakan gaun ini, tidak usah ganti!”

“Ya!! tidak mau… apakah villanya jauh dari sini?” tanya Jaena lagi. Hyukjae terkekeh mendengar apa kata Jaena barusan.

“Mwo? Villa?” Hyukjae membalikkan badan Jaena hingga berhadapan dengannya, “Jaena-ya, Semua undangan, termasuk orang tuaku, Appa dan juga Jungsoo Hyung, semuanya sudah kembali ke Seoul!” papar Hyukjae.

“MWO!?” Pekik Jaena, “Katamu? Kita disini sehari saja dan kau___”

“Bodoh!” Hyukjae menyentilkan jarinya pada dahi Jaena, “Mana ada bulan madu sehari, apa kau lupa? Ini maldives? Surga dunia, terutama bagi pengantin yang ingin menikmati bulan madu…”

“Ka…kau?? tidak bercanda? Kita bulan madu?” entah mengapa Jaena bukannya senang, ahh anniya, dia senang tapi ada rasa takut menerpanya kini.

“Jaena sayang, kau tidak ingin mempunyai aegi, hum?” Hyukjae meletakkan tangannya dipinggang Jaena.

“Apa? Aegi?” Jaena melihat sorot mata Hyukjae yang sedikit aneh, “Hyukjae-ya. Aku belum siap!”

Hyukjae mengernyitkan alisnya, gadis ini selalu saja seperti ini.

“Belum siap?” terdengar seperti nada kekecewaan pada Hyukjae. Perlahan Hyukjae melepas pelukannya, dan menatap keluar… langit yang sangat indah, dengan suara deburan ombak kecil yang menenangkan hati.

“Kau marah?” Jaena mendekat kearah Hyukjae, “Hyukjae-ya…” Jaena menatap Hyukjae dan menarik lengannya.

“Kau dengarkan dulu penjelasanku!” kata Jaena lagi. Ia menahan senyumnya, karena suaminya seperti ini, yaitu dengan tidak memberitahunya sama sekali. Ini inpas, dia mengerjai Jaena, dan ia harus mengerjainya dengan mangatakan hal ini.. Itu baru adil.

“Tidak perlu, aku sudah tahu..” jawab Hyuk pelan.

“Kau belum tahu…” Jaena memeluk Hyukjae dari samping, dan menatap wajah Hyukjae, “Aigoo, suamiku tampan sekali…” Jaena tersenyum pada Hyukjae.

Hyukjae tidak bisa berlama-lama marah ataupun kesal pada gadis ini, dengan satu tarikan ia memeluk ganti tubuh Jaena dari samping, melingkarkan tangannya dipinggang Jaena. Sedangkan Jaena menyandarkan kepalanya pada dada Hyukjae.

“Aku mencintaimu…” kata Jaena tiba-tiba, “Aku sangat mencintaimu, Lee Hyukjae… pria jelek. Jeongmal gomawoyo, jeongmal-jeongmal gomawoyo! ” Hyukjae terkekeh mendengarnya.

“Arasseo! Pria jelek yang membuatmu tergila-gila karena ciumannya yang dahsyat!” goda Hyukjae. Membuat Jaena mengercutkan bibirnya.

“Mwo!? Ciuman? Tssk… kau ini mesum sekali… disaat aku berkata seperti itu seharusnya kau__”

“Aku mencintaimu!” potong Hyukjae, “Aku sangat mencintaimu, Lee Jaena, Gadis jelek! Aku akan terus mencintaimu!!”

Terdengar sangat menggelikan memang, tapi inilah cara mereka yang membuat hati mereka sama-sama merasakan kebahagian.

“Jangan tinggalkan aku lagi…” tambah Jaena. “Aku ingin hidup terus denganmu.”

“Aigoo… kau begitu mencintaiku?”

“Eum.. menurutmu??”

“Kau mencintaiku, dan aku mencintaimu, lalu kenapa kita belum mempunyai aegi?” kata Hyukjae, Jaena tersenyum mendengarnya. Pertanyaan macam apa ini, dasar Lee Hyukjae.

“Kau ini, apa hubungannya?” Jaena tertawa.

“Ada, apa kau mau bukti?” jelas Hyukjae.

“Anniya!” jawab Jaena singkat.

“Mau?”

“Anniya…”

“Disini, hanya ada kita berdua? Kau kira kau bisa melarikan diri? Hum!?” Hyukjae mulai menatap lekat wajah Jaena, gadis ini tampak santai, ia tahu sepertinya apa yang dimaksud Hyukjae.

“Lalu..? kau kira, aku tidak bisa kabur?”

“Tidak!” jawab Hyukjae singkat, “Hanya melepas gaunmu, lalu aku melarutkannya kelaut, jadi apa kau bisa kabur tanpa pakaian?”

“Ya!! kau sakit jiwa…” Jaena terkekeh.

“Tidak, aku hanya sakit bagian tertentu saja…”

“Hyukjae, penyakit mesummu sudah sangat akut…” Jaena menggelengkan kepalanya, “Sebaiknya, kita tidur, aku sudah lelah!”

“Baiklah…” Hyukjae memeluk punggung Jaena. “Selamat malam Lee Jaena..” ucap Hyukjae pelan sambil tersenyum pada Jaena,

“Mwo? Seperti ada yang aneh, denganmu…” Jaena mengernyitkan dahinya, “Ne, selamat malam Lee Hyukjae…”

Jaena tersenyum kemudian berbalik, dan hendak berbalik, menjauh dari Hyukjae, Jaena merasakan aneh dengan gaunnya.

“Ya!!! Kau apakan gaunku!! Ige mwoya… gaunku!!!” Jaena baru sadar gaunnya dengan mudahnya lolos dari tubuhnya, dan dengan jelas Hyukjae yang melakukan ini.

“Hyukjae-ya, bantu aku memakainya! Kau harus tanggung jawab!! atau kau akan merasspmmm…mppphh….” Jaena tidak bisa berkata lagi, karena bibirnya sudah dipenuhi oleh bibir Hyukjae.

=END=

Fiuhhhhhhhh!!!!! *Lap Kringet * Akhirnya, Secret Married-nya bisa END!!!!!!!!!!!!
*bakar
audi siwon :p * 😄 😄

Muncul-muncul dengan FFSM’ END!!!!
Endingnya
aneh banget *PLAK * ini awalnya , tidak aku publish… karena aku mendengarkan nasehat sasaeng dan saeonni (?) *diinjek * jadi, aku tidak tega jika tidak mempublish ini….

Yaaahh… Hyukjae-ya kau sudah tidak perjaka lagi…. TT__TT *nangis kejer

Honeymoon???? jangan harap ada yaaa…. ada palingan aku protect -.-”

 301771_343056319135517_965808646_n

284 thoughts on “FF “Secret Married” Part 14 ~END~

  1. Eonniee,knpa udh END??!..Hyukie,aigoo romantiiss bgt,jaena bruntglah drimu dpetin cnta hyuk..aq jga mauuu,.FF nya DAAaebaaKkk eon,ad sequelnya ga??ada yaa

  2. Hueeeeee td mlm udh bca sore ini q baca lg… Udh tau critanya tp pgen bc lg ^^ g ngebosenin ^^ bibir hyukjae berserakan(?) kkkkkkk~

    Teruslah berkarya chingu ^^

    Slalu ku tguu karya2mu yg daebak itu ^^

    We love u chingu ^^ hwaiting

  3. Kyaaa… Udh end. Aku udh bc d fb tp berhububg aku nggak bisa komen d fb krna kita blom berteman, jd aku.komen disini ajah….
    Huft. Akhirnya. Hyukjae berhasik ‘melakukannya’ dg jaena setlah berkali kali slalu ada pengganggu…😀
    klo d bikin sequel jgn d protect ya thor. Aku kan nggak tau hrus minta pswd lwt mana….
    Klo gda sequelnya, aku tunggu karya karya author selanjutnya…..😉

    • wkwkkw… ne, kalau gg berteman bisa komen kog, tapi berlangganan dulu kyknya gt, heheh

      klo berbahaya ya saya protectlah!

  4. hahahaha hyukjae memang benar-benar.. mesum -__________-”

    Itu tempatnya bagus banget eonnie O.O beneran padahal baru foto gimana aslinya.. huwaaa >.<

    Eonnie Sequel doongg.. satu part aja yah yah #kedip-kedip# tapi kalau ga mau juga ga apa-apa😄.. Eonn bikin NC version-nya tak?

  5. Mwoooo ending????

    sebenernya ga rela sih eon dah ending….
    Keundae…eonni musti kasih SEQUEL!!!!!! Wajibbbbb……#plakk~

    aigooo hyukkie oppa… Kenapa kau jadi romantis kyak gini????#mikir….-___-”

    cinta memang ajaib…!!!!

  6. udah last part aja, eon >< aduh hyukjae sosweet sekali *o* kapan punya suami macam gitu *plak*
    endingnya agak nggantung, eon. lebih enak kalau ada sekuelnya biar engga nggantung. kan proses pembuatan aeginya belum ditulis(?)
    daebak lah, eon. kisah hyukjae-jaena ini sukses bikin aku envy *o* pokoknya ditunggu sekuelnya u,u semoga ada kkkk~

  7. ya chingu, knp gk d lanjut ya..😦
    padahal pensarn bgt klnjutnny gmn?? *yadong mode on, hehehe

    padahl udah senang banget,
    hyukjae menikah..trus ada honey moon nya,
    tp kok gk d lnjut, kn penasarn,
    Hehehe, d tunggu loh klnjutnny,
    jgn smpe gak ya, hehehehe😀
    gomawoyo ;D

  8. eoni keren keren bangt
    so sweet bangt, ,,, daebak pokok‘y mh.. keren lah…
    knp g d lnjutin eoni,, aku penasaran k lnjutan‘y ampee buat eagy.. heeh
    sequel‘y y eoni…^^

  9. Annyeong..
    Reader baru nih..
    Abis baca maraton dr part 1 ampe part 14, mian baru komen disini..

    Aku suka bgt ff ini..keren..
    Tapi, envy ama jaena..
    Kan pengen juga dapet ciuman dahsyat dari hyukjae..wkwkwk
    *di kempit siwon*

    oh, ya. Kenalin, nicma Choi..91line…
    Senang bs dpt 1 blog hyukjae lagi..
    Semoga bkl ada cerita-cerita hyuk yg lainnya disini…

    Ijin jg ngacak2 blog ya..
    Gamsha…

    Nicma Choi -bini siwon paling kece-

  10. Hiiii hyuk jae keren bgt sihhh tiba2 bawa jaena k maldives….
    Ne couple seru bgt panggilan sayangnya t gadis bodoh, pria jelek atw apalah tp cinta mereke t besar bgt… Hyuk jae cool bgt sih klw lg cembokur…. Chingu nnt ada ff yg d protec apa????

  11. Muahahahaha,endingnya bikin aq ketawa.saking lihainya jari jemari si hyukjae,jaena mpe g nyadar lo gaunnya dah dibikin mlorot.kekeke
    Ayo,honeymoon’nya ditunggu.😀

  12. Romantis bgt hyukjae, dy mewujudkan impian pernikahan jaena di pantai. Gambarnya bgs bgt…
    Dibuat sequelnya ya, endingnya kurang puas nih hehehe. Honeymoonnya diadain donk saeng..hehe*yadong muncul.
    Gumawo ya n keep writing ya

    • Iya, makasih yaaa ^^~~

      honeymoon? pasti ceritanya juga ttg itu2, mau buat beda, masih belum ada ideeeee.. kekek ditunggu saja yaa eon..

  13. Huffffft….
    akhirnya dipublish juga, kirain gak akan ada lagi.

    Astaga, itu gimana cranya buka tuh baju sampai2 Jaena ga sadar. Aigo, Hyukjae kau sungguh mengerikan.kkkkkkkk

    Skrang tinggal nunggu Kyu-HiuHwi lagi deh

  14. Apa ini ?? Moro2 (?) udh end.
    Huaaaaa Hyukjae kau mengagumkan.
    Bisa2nya membuka gaun Jaena tanpa Jaena sadari.
    Trus knpa ga dilanjutin scene itu(?)nya *yadongkumat*
    Ada sequelnya kan thor ?? Harusss donggg

  15. Yah,eonn.
    Akhirnya kmu menepati jnji mu,
    Kekekekeke,end jga ni ff.
    Aku kira kyk bakal sinetron tersnjung.
    Akh,knp sukses x sih ni ff,
    Rasnya mau baca lg dri awal.
    Buat author mmuuaacchhh :*

  16. slam kenal eon………..
    q readers bru d sni….
    oh ya eon k udh end sich pdhl kn msh part14 msh krang………. squelx eooonnnn……… oh ya oen lw mw tw paswordx gmana ya cranya? n bsa g d krim lwt fb?

  17. Assa akhrnya part ending nya dadang juga…
    Onnie part ini manis…manis banget,.saking manis nya jdi pngen ngejilat*plakk..
    Di lanjtn ke part honeymoon nya onni biar tmbh asiek..^^

  18. woaaahhh …….
    sumpah romantis bangett
    lg suka2nya lagu beautiful in white … eeeee … keluar ditengah2nya .. terharuuuu
    keren banget pokoknya

    saya doakan smoga ada sekuelnya sampe hyukjae jadi appa
    amiiinnn

  19. Ini udh aq baca d fb mu thor,, tpi gk lengakp bgt dehh kalo gk baca skali lgi di wp *hehe*..

    Ya ampuunn itu hyuk licik bgt yakk yadong nya😀

  20. Huuhhh sudah selesai???
    Andwee!! Tiba2 muncul dgn part terakhir. Kau tega skali dean oenni!😦
    tp yahh aku suka bgt oenni dah mau ngepost dan mengakhiri masa penasaranku dgn pasangan ini!! Gomawo oenni *hug*
    ehh?? Nikah lg?? Maldives?? Aku mau!! Jaena yah kau membuatku iri!! Honeymoom honeymoon honeymoon!! *demo sama dean oenni!
    Ayoo oenni bwt!! Diprotect aku malah lbh suka, t berarti ada NCnya kan?? Kekeke *_* *ketauan yadongnya* #plak
    hahahaa oenni aku menunggu honeymoonnya :*

  21. Fiuh~ akhirnya tamat di part14 :)) itu sebenernya belum tamat,harusnya ada lanjutannya thor :p hehe ._.v DAEBONG! Bikin senat senut~ kyakyak! teruslah berkarya ^^/ lain kali dibikin novel~~😀

  22. Ternyata hyukjae bs sangat romantis Ÿªaãª.. Wajar klo jaena klepek-klepek. Kekeekekeee…
    Ada rencana sequel author??
    Bagus nih, ff nya,

  23. eon…dean eon…..
    bagus banget tuhh kamar yg dipake bwt hyuk ama jaena….
    impian terbesar tuhh eon bulan madu sama abang cho disana,,,,,wkwkwkw

    eon end nya kurang err dikit………tapi aku yakin eon pasti ada maksud tersembunyi kan…….hahahah *plak sok tau luuu….
    satu kata buat eon,,,,,,so cikitiu…..(so sweet maksudnya)😀

      • maksudnya yg iya” eon……masak kagak tau sihh….
        senggol eon…..:D

        iyaa eon waktu baca ini epep sambil merem melek bayanginnya gtu……
        wkwkwkwk……..

        eon org surabaya yaa…..aku juga loo eon….
        nodong eon,,,minta kenalan,,,,,,,:P

  24. Jiahhhh…hyukjae so sweattt..romantizzz pake banget….jd senyum2 sndiri baca FF nya..daebak thoor..bikin sequelnya…yachhh!!!

  25. hellooooo…akhirnya kelar juga ni kopel…ahay dance bareng hyukie…

    eon,tumben banget gag nyerempet NC…nyerempet seh tapi gag parah…tuh adegan ciuman yang di apartemen kasian banget dicut…

    gag perlu ditambahin sequel eon…;p

  26. Bagus banget ceritanya, sampe senyum senyum sendiri bacanya kekeke
    Tapi kenapa gak dilanjutin aja pasti jadi lebih seru
    Di tunggu sequelnya ya, kalo ga ada sequelnya aku tunggu karya baru tentang jaena lagi ya🙂

  27. dan akhirnya hyuk jae – jaena berakhir bahagia….
    bikin aegi yang lucu ya.. hehehe…

    junsu nya cuma lewat bentar doang.. tapi bikin hyuk jae cemburu juga,,

  28. Whaaa…
    Akhirnya setelah kebawa mimpi semalam, part 14 ada juga.. Bedanya di mimpi aku ada part 15juga..
    Aish.. Nyesek !! Ternyata malah -END-

    Kau keren Hyukkie.. !! Membuatku jatuh cinta dengan FF ini..

  29. yaaahh udang end ya?😦
    Akh g rela sih, tapi daripada kek sinetron..
    Deaaan eonniiii!! >,< ffmu bikin sesak napas. Aigoo..bgus bgt, gereget bacanya
    Ah mending g usah ada honeymoon daripada diprotect dan bikin pengen baca tapi g bisa..
    Itu itu kenapa endingnya kek gitu? -_-

    Aahh dua jempol deh buat eonni😉

  30. Yahhh Ga Rela(?) deh SMnya udh End aja . .
    Pasti bkal kilangan hyuk yg punya bi2r paling seksehh itu ..hehe *peluk hyuk
    Tpi tar buat Ff Hyuk-Na lgi kn Eonni ??
    ttp SMANGAT bwt nex ffnya ya …🙂

  31. aigooo akhirnya di post juga part akhirnya

    seneng banget happy ending
    jadi ngiri bulan madunya ke maldives🙂

    buat squelnya dunk pingin tau anknya
    mereka seperti apa lucu2 kali ya

    di tunggu ff selanjutnya pa lg yg merried by scandal

    hwaitiiing🙂

  32. Dan akhirnya Hyukjae hidup bahagia bersama saya. Ngehuehuehue *dihajar Jaena*
    Akhirnya setelah sekian lama Hyuk-Jaena mengalami liku-liku rumit, mereka hidup bahagia. Meskipun Hyuk tetep yaa maksa banget -__-

    Unnii~~~ Tapi ini ga selesai gini aja kan? Nanti buat kek cerita kehidupan rumah tangga mereka. Oneshoot aja, tapi ga rutin kayak gini, sesekali doang. Yaa~~ Kan sapa tau kalo kita kangen gitu sama couple ini mihihihi :3
    Unni kan udah bikin Kyu sama couple-nya itu, apa ada rencana bikin buat member lain? Donghae atau Siwon atau siapa sajalah? *kayak wawancara aja ini gue*

    Daebak, Unn. Ditunggu karya-karya yang lain ya.😀

    • sebenarnya karakter Hiuhwi ini milik saeng eon, kopel Kyu disini hyera, awal aku buat ffkyu heheh

      okelah, saran ditrima, klo ada waktu aku usahain buat lanjutannya😛 *nyengir

      ne, makasih^^

  33. Unnnn ini aku baca 2 kali lho un, enelan gegara frustasi gue ultah gak di kasi kado si evil, heung /garukddangko/ tapi daebak un, dilanjut ya unn, buatlah aku ngefly terus sma ffmu. Muah muah❤ sampe punya aegi!!! /kyu ayo kita buat/*abaikan*sarap.+_+

  34. Aaagrhhh…
    Gc enak gc enak kenapa ending sih :'(….
    Gc rela ff yg satu ini end…..

    Author tanggung jawab atas kekecewaan ku..
    Squeel squell@ demo bareng…

    Like this hyuk jae my nampyeon so sweet bgt…

  35. Authoorr pleasee jangan end..
    Ini ff yang aku suka bgt dri semua karya mu.. Gc rela end teh nangis beneran aku..

    Merried by scandal sama seperti ini 1 2 cerita.a daaaaaaeeeeeeeebaaaaaaaak bgt

  36. Ga kerasa banget udah abus. Pokoknya harus usahain sequel haha
    aku udah nunggu lama banget di facebook dan di bela-belain buka blog cuma buat komen doang
    haha kaka keep writing ya :*

  37. hyuk mesum nih udah ngak bisa nahan setelah nikah lg udah kelamaan munggu….
    happy ending n tu di ajak ke maldevis so sweet bgt kejutan y ditambah ada gambar2 y jadi iri m indah bgt….

  38. yeayyy… happy ending. nikah ulang trus bulan madu di maldives. maaaauuuu….
    annyeong, saya reader baru. maaf baru komen di part ini, soalnya kemarin pas nemu ini blog lgsung save2 aja, baru kelar baca tadi.
    ini ada sekuel kah? nanggung endingnya, hehe

  39. Yah Thor end’ny nanggung tuh,, kan m0 tau proses make baby’ny *yadong kumat*^^haha
    tp tetep daebak lah,, pokok’ny hrus ada after storynya *maksa* ditunggu!! Fighting!!^^

  40. Kyaaa…co cwittt… Hyaaa hyukie kau masih aja mesum.
    Aduh gak ada acara malam pertama *dasar reader pervert*
    Keep writing thor🙂
    Aku cukaaaa ff mu🙂

  41. astaga! Saiia telat X_x
    Huaaa, dah end aja yah…😦
    Hyukjae romantiss banget sih >,<
    Kereeenn dech…. Tunggu ff yg lain!🙂

  42. Waawww keren eoni..
    Romantis’y, benar2 romantis sekali,,
    Knp adegan’y g d lanjut eoni…#yadong’y kumat..
    D lnjut y eoni, sampe buat eagi n punya eagi.. “̮ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ ๑ˆ⌣ˆ๑ “̮ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇ƗƗɪ̣̇
    Daebak pokok’y mah keren..

  43. Hyaaa~ knapa ga dilanjut skalian eon?? *plakkk xD
    Haeuh(?), aku baca ini sampe nahan senyum, takut disangka gila coz senyum2 sendiri😀
    Aigooo~ disini Hyukjae romantis dan tampan skalleeee..
    Ngebayangin itu monkey yadong berdiri di tepi pantai pasti ganteng xD
    Btw, eon..
    Gila itu keren bgt tempatnya, eh iya Maldives itu belahan dunia mana yah? o.O

  44. Kyaaa !! Knp lngsunk The End ,pdhal sdkit lg “terjadi” #ktularan yadong hyukppa :p daebaaakkk critana (y) !!! akhirnya mreka brsatu dg SAH tnpa embel”… Mianhe bru coment🙂 hehehe😀 dtnggu crita” yg laen #dtimpuk author *gandeng hyukppa kkamar =..=v

  45. ya ampun! secret married emang bener-bener dah bagus bangeeet.. bingung sama yg bikin ni cerita! ko bisaa gitu bikin setting yg sebeginian rupa sampai2 bnyak yg comment dan rata2 bilang bagus banget,daebak, dan ada juga yg bilang pengen sequel nya lagi! inspirasinya tuh darimana siih! udah gitu tau banget kehidupan setelah pernikahan itu gimana! gamungkin kan kalo harus menikah dulu baru bikin ni ff kkk^^
    pas part ini. hyuk said “Yaa, kau kira apa? Bagian luar Jaena-ya? Kalau bagian dalam, ku pastikan kau tidak akan selamat! Yang ada kau malah akan semakin sakit!”
    itu sakit apaan yaa? ini pikiran aku yg yadong atau malah si hyukie yg yadong nya xD
    kisseu bertebaran (gpp lah org uda 17 ini) xD
    meskipun pengen tapi gamau muluk2 buat maksa unni buat bikin sequel lagi, soalnya kayanya pusingnya bikin cerita itu segimanaaaaaaa gitu
    salut sama unni yg suka sama Yeppa yg uda bikin cerita sejauh ini!
    jgn pernah lelah untuk nulis ff yg seperti ini lagi. Hwaiting!! ^^

  46. kya~~ aku telat huhuhu

    eonni daebak, tapi…. knpa hyuk makin yadong ? hohoho oh iya org sma istri sendiri ya gpp hehehe.
    oh ya eonni mksh bgt udh buat lanjutan ff ini smpai end . eonni harus tanggung jawab krn ff ini ngantung hehehe. cpt” punya aegi yang banyak kalau bisa kembar hehehe😀

    daebakkkkkk buat eonni dean ff nya kece kece, smoga ff hyuk bisa dijadikan novel🙂

  47. wahhhh baru baca nih eon, telat bgt, -_-
    ceritanya keren eon, suka hyuk yg perhatian, hyuk yg cinta mati ama jaena, hyuk dg yadongnya yg suka kisseu dimana2😀 semuaaaaaa suka ..
    dan akhirnya mereka menikah dg sah dan dg dasar cinta pula #eaaaaaaa, pokoknya 2 jempol buat ff u eonn, daebak daebak daebak ……. d^^b
    tp kecepetan endingnya eon, kenapa ga dilanjut tuh adegannya o.O *muehehehe
    ditunggu kalo ada sequelnya ya eon, klo mau post kirim telepati ke q eonn, biar ga telat lg😥
    keep writting ya eonn ^^9

  48. Lama gak buka blog in,,,
    Eh,,pas buka SM dah ending………..

    Tp ending’y keren banget chingu,,di tnggu seq’y………

  49. Wah tgl berapa ini?? Hik telat bgt bacanya.. pdhal udah lama nggu endingnya. Bner2 daebak chingu.,, tpi hrusn’y emank tmbah dkit lgi biar tuntas (?) plax.. em pkoknya dtunggu lnjutannya.. klo diprotect ksih tau y🙂..

  50. Akhirnya ending juga, walau part 12 n 13
    buat aku nangis.
    Seedih banget liat mereka pisah, sebel bnget.
    Tpi sekrang terobati end yg bgus n tak terduga bnget.
    Deabak deabak …. Eonnie, kamsha! !!!

  51. ah..akhirnya slesei jg bca ny,, crita ny bgus eunhyuk karakterny kren abizzz…mian bru dpet comment skarang…trus brkrya ya thor…fighting:-):-):-):-):-):-):-):-):-):-)

  52. Akhirnya 。。。part end jg、🙂

    da senengnya, trharu pas acara nikahany dpantai nd sdih jg alny ff ny dah slsai😦

    daebakk thor bwt ff ny😉
    dtggu ff keren laeny ya ^^

  53. Omigoooodd…. Setelah berbulan-bulan nyari *lebay
    Akhirnya ketemu lanjutan nya.. Dari source aslinya pula.. hhahaaaaaaaa
    Daebak thor.. Suka bgt ceritanyaaaa
    (sebenernya karna ada eunhyuk nya)
    hhaaaaaaa
    Bikin sequel nya dong thor… Ato gak after story deh -_-” *sama aje ituh
    Keep writing thor.. ditunggu ya sequel nya.. ato after story nya.. ato apapun itu yg penting tokoh nya mereka
    hhahaaa *maksa bgt nih org
    Can’t wait for that ^^v

  54. Eunhyuk oppa bener2 jahil deh .
    Untung jaena udah cinta mati sama eunhyuk , kalau belum cinta aku jamin pasti jaena bakalan marah besar bajunya di gituin sms eunhyuk oppa

  55. Hahahahha…
    ni abg, istri lagi sakit pun masih bisa2nya ciuman seGANAS (?) itu…
    Jaena pun sama aja -___-

    mereka sama2 mau…

    thor, yg ini juga buat sequel nya lah thor, setelah buka baju nya jaena, mereka melakukan itu y thor *tiba2Yadong

    aq suka banget ma FF ini, pa lagi cast nya suami q HyukJae *ditabokin JEWELS

    ditunggu thor, FF cast HyukJaenya,,,

    Keren nie authornya…
    DAEBAK…!!!!

  56. yakk!! eonnie ya kenapa gantung(?)*bakar menyan,,,,

    igeee apakah ada sequel’a(?) huwaaa!! eonnie kw tega aku sdh menunggu disetiap part’a ada malam pertama tp apah*goreng choco u,u

    ok ok sekian dulu cuap” saya paiii paiii…..

  57. Jinja?? Nich Epep Keren bGettt,,
    HyuK So sWeet Bgt_
    Ini niH tipE suAmi Idaman Q,,, Ehh Tipe IdamAn JaenA Jg Ceyyy,,,
    Kekekekeke
    Ditunggu After Story nya ya Dean,,

  58. So sweet banget…
    Astaga si monyet mesum bener-bener….. Wk~
    bagus thor ff nya. Dari awal gk pernah bosen bacanya!
    Bahasanya juga mudah di mengerti :’)
    overall DAEBAAKKKK~
    author jjang!

  59. IGE MWOYAA??! udah end kah? kenapa gak dilanjutin thor😀 hihi *yadongkumat* TOP BGT deh, aku neomu neomu suka😀

  60. haaah selesai juga bca dari part 1-14 nya :3 keren thor! ini ada sequel after story nya gak? dibikin dong thor bagus nih kalo ada lanjutannya

  61. aigoo.. seandainya suamiku.. lirik (kyuhyun) sperti hyukjae oppa.. sungguh bhgia’a diriku.. aisshh jaena eoni kw sunggug sgt beruntung. aigoo
    #envytingkatakut

  62. aiishh,, kok tamat sih? Mana mereka belum punya aegii.. Aissh,, padahal lagi seru-serunya baca… #demo#.. Author akan kutuntut jika tdk membuat sequel ff ini… Hahah#sadis#

  63. Huuuaa END😥 …
    3 hari ini aku sibuk ngusek2 dikaar cuma buat baca ff ini,,, Memuaskan. Wooo suka banget… HYUKJAE *chuu :*

  64. Huahahaha, jadi hyukie pake cara ‘P’ yah?? Dengan cara ‘paksa’! Bukan ‘pria’ kkk~
    Ya ambrukk thorr junsu’a gmna?? Hae keluar negri dah gga ada kabar’a??

    next acak ya thorr..😉

  65. daebak, ff’nya bgus bnget thor, aku ska jlan crita dan konfliknya, aku jga jdi tmbah suka sma yadong oppa ini
    #abaikan
    ya udah ku tunggu karya author yg lainya ne:)

  66. Annyeong aku reader baru. mianhae aku tak commen pada ep sebelumnya…
    ceritanya bagus aku suka banget.. aku salut ama kisah cinta mereka,,, kuat banget… padahal udah hampir 2 tahun gak ketemu tapi malah bertambah cintanya.. btw gimana nasip donghae apakah donghae oppa dapet pengganti jaena dan juga gimana hubunganshindong ama nari dan juga oppanya jaena ama michan apa mereka akan menikah,,, kayaknya kurang penya thor,, kasih lanjutannya donk…. kayak nggantung ceritanya… kasih after ceritanya donk… *puphy eyes ala sehun*

  67. ini bahkan aq sdah membaca kedua kalinya
    gx bosen bosen rasanya
    baca ff ini
    yg mau aq ucapkan adlah
    jeongmall daebakk

  68. aku baru baca. dan ceritanya menarik aku sengaja gak coment di ff pertama sampe 13 disini baru aku coment. Ada squelnya kah? Hmm butuh sangat T_T Endingnya gantung banget tapi tetep Seru. Daekbak buat author!!!!

  69. BAGUSSSS eonn^^ semua FF eon udh akuu bacaaa berulang2😀 yg ininih, secret dan MBS, adain lagi dong eon sampai punya aegy^^ haha!! Eon cetar membahana membabi butaaaaa, DAEBAAAKKKKKK!! Ahahaha

  70. maap banget.. bener2 minta maap.. kenapa adegan honeymoon nya mirip banget punya salah satu author FF jg? bukan bermaksud nuduh atau semacamnya, tapi adegan di atas terkesan cuma di poles dikit supaya agak beda.. sekali lagi maap banget..

  71. Aihh , author aku udah baca ini 3 x loh . . Tp aneh’ny gak bosen” yang ada malah jd terbawa suasana ff ini . . .kkk~ suka bgt sama hyuk disini

  72. Kyaaaaaa hebat benar2 cinta yang hebat…melebihi kisah cinta romeo juliet Kkkkkk~

    Hmmmmmm rasanya iri sekali dgn couple jaena….(^_^)

    Buat author, mian baru meninggalkan jejak di part terakhir..karena aQ fokus k̶̲̥̅̊έ cerita2 pada part2 sblumnya…….sungguh cerita Ɣƍ mampu mnghanyutkan sgala rasa di hatiQ….( ⌣̩_⌣) jd trharu……….. Bikin sequelnya dong thor…..Kkkkkk~ gomawo….jeongmall gomawo

  73. Waaaahhh..
    dah berkali2 baca ff ini gx bosen2….
    suka banget sma karakternya nae yeobo aka eunhyuk d sini
    Pengen dech gantiin jaena…
    pokoknya ceritanya keren bnget dech…m

  74. Woooaaahhhh Hyukjae oppa luar biasa romantis, daebaaaakkkkk

    Aigoo author jht sekali sama readers, ending ny ngegantung, hrsnykn smpe mmmmm gitu dehh, kkkkk

    Åðå sequel gak?

  75. Huahhhh….
    akhirnya tamat jga bacanya.. *lap ingus* jorok -_-”
    wkwkwk,, kessian hyukie,, setiap mau kya gtu (?) slalu ada gangguan.. malang sekali nasip mu.. -,-
    tpi itu udah bisa kan ??
    Huwaaa…. critanya seruu. . . .
    daebak..

  76. PROKK..PROKK.. ^T^
    DAEBAK Thor,,
    Aku suka bgt cerita ny, knp junsu ny cuma segitu thor?
    Kirain aku bakal konflik lg, tpi kg, ya baguslah
    Boleh kali d lanjutin..?
    Maaf bru coment soal ny aku baca ff ny langsung babat abis,, ^^v

  77. Akhirnya kelar juga baca FF ini, walau sambil kerja dikantor. hehehehehe…
    Authornya daebakk bisa buat cerita seperti ini…. ^_^

  78. Annyeong aku reader baru disini😀 mianhae baru RCL di part ini😦

    Ceritanya bagus,seru,geregetan sendiri sma sikapnya Hyukjae disini >_<
    Kenapa udah ending aja? Ahh padahal berharap tdi end si cewenya hamil kkkk~

    Btw, ada sequelnya kah? aku harap ada😀

  79. Yg awalnya sama2 kabur,ga menginginkan pernikahan
    sampai akhirnya lambat laun tumbuh cinta diantara mereka
    tp cinta’a tidak berhenti d uji,mereka harus berpisah,menahan semua gejolak,rindu untuk mencapai kedewasaan n kemandirian n cinta yg begitu luar bisa
    sampai akhir’a kembali bersama,mengucap kembali janji suci d tempat yg diinginkan keduanya
    hmmm
    romantis bgg
    tp ga suka suamiku daini dy jadi jahat,hmmmm

  80. Bagus ceritanya eon.. Aku baru aja baca eon.. Tp aku lansung lompat ke part 14 nya… Bsk baru aku baca dr awal… Nggk papa kan eon??

  81. Hore happy ending xD

    Aku suoa bamget dama alur ceritanya eon romantis tapi konfliknya juga dapet dan sukses buat aku nangis juga pas bagian hyuk pergi u,u pokonya daebakkk deh eon ^^

  82. lagi seru-seru kak, eh end-___-
    mereka nikah lagi tapi beda, mereka saling mencintai /anjass/
    mana nikah nya dengan nuansa pantai aduhh sweet nya Hyukjae. Tapi tetep aja mesum, kkk~ lagi ‘begitu’ di apartement ada aja yang dateng selalu mengganggu😦
    padahal pengen baca pas mereka udah punya anak ;3 pasti makin sweet duhhh hahaha

    keep writing ya kak ^^ suka suka suka sama fanfict buatan mu …

  83. loh loh.. kenapa eennd.. ituuh harusnya lanjuut #protes kekeke😀
    yah… padahal sering ketunda. adaaa aja, sora eon lah, epmma lah, tamu lah kkk😀
    ni couple emang ga biasa.. konflik.a juga ringan ga seberat nothin on you.. oiya aku tunggu lanjutan nothin on you .. fighting !!!

  84. Keren banget FFnya author ini, bahasanya juga keren yah walaup ada typo *manusiawi*😀
    FFnya sukses bikin nangis, ketawa, macem2 deh, sukses terus author..

  85. kyaaa, kyaa, kyaa
    bisa dibilang aku reader kudet #plakkk
    gimana engga, ff keren gini baru baca sekarang T.T
    tapi suempppehhhh… ff ini keren buanget
    pas sedih2nya tuh sampe netesin darah diidung :v #becanda. feelnya disini dapet banget. dari awal ff ini muncul sampe ending behhhh… acunginn jempol deh ^^

    andai ada sequelnya yah :v #modus😀
    hehe… berkarya trus thor… fighting
    harumkan nama baik couple enhyuk dan jaena >_<

  86. Yaampun,, hyukie oppa,, aku juga mauuuuuuu…
    Aahhh,,, knp di ff ini enyuk oppa romantis bgt, lebih dr yesung di our love ato pun aily?
    Ga keliatan yadong sm sekali,, kkk

  87. Yahhh..
    Padahal klo pas bikin aegy selalu aja ada kendalanya sekalinya jadi(?) kog malah itu tulisan ‘end’ yg nyempil😦
    Gk ada lanjutannya khh?? Pengen tau hubungan mreka klo uda ada aegy nya..

  88. Huwahahahhahha, ngakak bagian akhir pas gaunnya jaena melorot..
    Kok bisa???? Yaaa! Oppa! Mesum sekali kau??
    Hahhaaha, gpp deh, buruan punya aegi yg lucu lucu…
    Ditunggu ff ff selanjutnya ya dean eonniiii….❤❤🙂

  89. Haish bulan madu ?? Hahaha…

    Author karya mu daebak, bisa ngebuat donghae jadi pria jahat… Trus nasibnya donghae seperti apa ??

    Ini pernikahan nya… Benar”… Daebak !!!

    Ditunggu ff yg slnjtnya…. Terima kasih author…

  90. Wetssssssss
    Daebak daebak daebak
    Ff nya keren bangettttggt
    Nggak niat dijadiin buku eonni?

    Nunggu banget sequelnya ampe punya aegi..

  91. Hyukie…neo jeongmal daebak…
    kirain mo rncnain apaan tauny..wujudin prnkhan impian jaena..waaahh…so sweeeettt..
    hyuk..ni mncing“..sbnrny dy yg pikktor pi pntr bngt ngelesny..aiiihhh…

  92. ommona ,, sempet curiga sama junsu ,, kirain mau rusak hubungan nya jae na ama hyukjae ,, sekalinya aku salah sangka ,, junsu maafkan aku ,, hehe ,, ommo ,, honeymoon di maldives ? ,, hiyaa ,,aku aja adiknya hyukjae gk dibawa ,, hyukjae jahat ,, #lari lambaikan tangan ,, nice ..

  93. Udah senyum2 gaje di part 14 ,,,ehhh tau taunya malah end 😔😔😡😡 di tunggu sequels nya

    But bagus banget ffnya feelnya dapet banget 👏👏👏

  94. Wuahh aku juga mau ke Maldives diatas air trus berenang bareng pasangan aiss romantisnya klo ama pasangan liat air,…disana ada ombak g sih,…maklumlah saya katro’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s