FF “And I Love You” Part 20 ENDING ~~Make It….?~~

184561_563124907034608_611448906_n

FF “And I Love You” Part 20

Author : Kim Yeon Young (@DeanClouds)

Cast : Kim Jong Woon, Kim Yura

Support Cast : Kangin, Key, Eunhyuk, Etc…

Genre : Married Life, Comedy, Romance (?)

 

Ratting : PG-16

Ps : Typo! Jadi jangan salahkan mata anda karena kesalahan memang ada ditangan saya. Ingat. Tangan saya, bukan saya *PLAK * Ingat sedikit yadong -_______-”

Kyaaa!! Akhirnya sampai part 20… *sujud syukur * Huaaaaa…. Siapkan kantong plastik kalau sewaktu-waktu kalian muntah baca ini… !!!!!!!!

 

Part 20

Kita akan selalu bersama-sama
Hingga
akhir waktu

Hari demi hari
Tinggallah
disisiku,selalu
Tinggallah
dihatiku,dan mempesonaku
Menyinari
cinta dalam hatiku

 

AuthorPOV

 

Udara dingin makin menyelimuti suasana di kota Tokyo sekarang, Gadis itu kini masih setia menunggu seseorang yang datang karena memintanya menunggunya disebuah taman kota. Salju memang tidak turun malam ini. Walau begitu mantel tebal tetap menempel pada tubuh mungil gadis itu.

Matanya menatap kedepan, tampak beberapa pasangan mengumbar kemesraan mereka dengan bergandengan tangan dan juga berpelukan. Hal ini tentu saja membuat gadis ini berdecak kesal. Iri?? jelas sekali terlihat diwajahnya, tapi yang membuatnya kesal adalah orang yang menyuruhnya menunggu. Hingga sekarang saja belum ada tanda-tanda bahwa ia akan segera datang. Menyebalkan.


“Sudah dua jam… Aish! Jongwoon.. kau tega sekali!!” gerutu Yura yang mulai kesal dengan kegiatannya sekarang. Menunggu.

Akhirnya ia memutuskan untuk mencari minuman hangat. Pandangannya tertuju pada cafe diujung jalan. Kemudian ia melangkahkan kakinya menuju cafe tersebut. Kedua tangannya ia masukkan kedalam saku mantel yang cukup tebal, ia lupa membawa sarung tangan. Kebiasaannya tidak pernah hilang. Pelupa -________-”

Tak berapa lama Yura sudah keluar dengan membawa 2 cup coklat hangat. Yang satu untuknya dan yang satu untuk Jongwoon. Dengan senyuman simpul diwajahnya ia mulai berjalan lagi ketempat semula dimana ia menunggu Jongwoon.

Tapi.. Hal yang tak terduga tiba-tiba….

Brukkkkkkkkk!!!!

“Awww….. Isshhhh~” Yura mengipatkan tangannya karena coklat hangat mengenai tangannya. Kemudian ia menatap seorang pemuda juga terlihat kepanasan karena tumpahan coklat tersebut.

“Ahh…. Sorry….”

“Aishh!! Jinjaa….” gersah Yura karena memang tangannya kini memerah karena tumpahan coklat tersebut. Pemuda itu kemudian diam dan menatap Yura.

“Kau orang korea?” kata pemuda tersebut. Yura menatap aneh, dan pemuda itu segera membungkukkan badannya.

“Huumm…” jawab Yura dan tentu saja ia masih bingung.

“Mianhaee… “ kata pemuda itu. Ohh.. Ternyata dia juga orang korea.

“Gwenchanayo??” pemuda itu kemudian meraih tangan Yura kemudian mengusapnya agar tidak merasakan panas lagi. Tapi Yura buru-buru menarik tangannya dari pemuda itu.

“Gwenchana…” jawab Yura pelan. Kemudian pemuda tersebut menatap Yura intens dan terus menatap Yura menyebabkan Yura jadi sedikit risih.

“Kim Yura nuna??” Yura bingung kenapa pemuda itu mengenalnya.

“Kau?? Kau mengenalku?” tanya Yura ragu.

“Aku Kim Myongsoo!”

__oOo__

 

“Woaaa.. Ternyata aku sudah sangat terlambat ya nuna! Aish Jinja. Bahkan kau juga menjadi seorang ibu. Neomu daebaknika!” kata Myungsoo tersenyum pada Yura. (Bayangin L Infinite yaa, :P) Senyum yang manis.

Keduanya duduk ditempat semula, dimana Yura menunggu Jongwoon. Tapi sudah setengah jam sejak Yura kembali kesini Jongwoon belum menunjukkan kenampakkannya.

“Aigoo..! Kau berlebihan sekali. Tsskk entahlah kau kalah cepat dengannya!!” balas Yura dengan gurauan tentunya.

Myungsoo, tentu saja Yura kenal dengannya. Dia adalah sepupu Ryeowook yang kini ada di Jepang untuk melanjutkan studynya. Wajar bila Yura tidak mengenalinya, sekarang Myungsoo jauh sangat berbeda. Dia tumbuh menjadi pemuda yang sangat tampan.

“Umm.. Kalau boleh tau nuna ke Jepang untuk bulan madu?!” tanya Myungsoo dan seketika rona merah tampak dipipi Yura saat ini.

“Kyaa! Nuna-ya kau sangat cantik jika malu seperti itu.” sontak Yura segera menormalkan wajahnya agar ia tidak terlihat bodoh didepan Myungsoo.

“Anniya! Kami ke Jepang bukan untuk itu. Hanya saja ada urusan bisnis dan aku ikut dengan suamiku kesini.” jawab Yura apa adanya. Dan ini membuat Myungsoo gemas sekali pada Yura, Nuna yang ia kagumi saat Yura senang berkunjung ke rumah Ryeowook. Walau Yura kurang begitu dekat dengannya tapi setidaknya Yura pernah membuat Myungsoo berdebar jika setiap kali bertemu.

“Nuna benar-benar istri yang setia. Aku ingin sekali mempunyai yeoja sepertimu.” kata Myungsoo sambil tersenyum menatap Yura.

“Uh? Kenapa sepertiku…”

“Hemmm! Sepertinya asyik sekali mengobrol berdua.”

Suara itu Yura sangat mengenalnya. Tapi nada bicaranya sangat tidak enak untuk didengar. Yura dan Myungsoo sontak mendongak dan kini tengah menatap sosok yang sedang berdiri tak jauh darinya. Mantel hitam panjang telah melekat ditubuhnya. Terlihat tampan sekali dimata Yura walau sepertinya akan ada aura aneh yang akan ia rasakan.

“Jongwoon oppa..” gumam Yura. Jongwoon kemudian menatap pria yang ada disamping Yura. Yura sadar akan pandangan Jongwoon yang terlihat sedikit…. Mmm tahu sendiri bagaimana Jongwoon cemburu dengan Taejun sehingga Yura menyusulnya hingga ke Jepang. Apakah akan terulang lagi? Semoga saja tidak. =,=

“Emm… Jongwoon oppa, dia Myungsoo sepupu Ryeowook yang sedang kuliah di Jepang.” kata Yura sembari memperkenalkan Myungsoo. Myungsoo-pun sadar pria didepannya ini adalah suami dari Yura, ia kemudian berdiri dan memberi salam pada Jongwoon.

“Myungsoo imnida… bangapseumnida hyungnim.”

“Ne.. Jongwoon imnida. Aku suami gadis yang sedang bersamamu sekarang.” jawab Jongwoon sehingga membuat Myungsoo ini tersenyum geli. Jongwoon hanya ingin menegaskan bahwa Yura adalah istrinya tapi malah terlihat sangat lucu.

“Ne.. Kalian akan kemana?? Apakah aku menganggu…?” kata Myungsoo sambil menatap Yura dan Jongwoon bergantian.

Yura tidak bisa memutuskan. Ia takut salah bicara nantinya, ia hanya bisa menatap Jongwoon. Jongwoon sebenarnya ingin jalan berdua dengan Yura. Tapi pemuda ini seolah ingin ikut dengannya dan juga Yura. Menyebalkan -_____-”

“Umm.. Kami akan-”

“Baiklah… Sepertinya akan sangat menganggu. Aku pergi dulu.” Myungsoo tiba-tiba memotong pembicaraan Jongwoon.

“Jamkanman!” kata Yura tiba-tiba dan membuat Jongwoon terhenyak. Kenapa istrinya ini?? Tsskk…. Yura-ya bunuh saja aku sekarang juga. Batin Jongwoon yang memang sebenarnya tidak ingin merusak moment mereka. Tapi dasar Yura…. Gadis aneh….

__oOo__

“Nuna-ya. Kau sangat baik mentraktirku makan.” kata Myungsoo saat mereka bertiga sudah selesai makan direstoran khas makanan Jepang. Terlihat raut sangat puas dan gembira diwajah Myungsoo. Tapi, berbeda sekali dengan Jongwoon. Walau ia tersenyum tapi sebenarnya itu senyum palsu.

“Ne.. Cheonma. Sudah seharusnya kami melakukan ini Myungsoo-ya. Bertemu orang korea di negara lain terlebih lagi itu adalah orang yang kita kenal, tidak boleh menyia-nyiakan. Jarang sekali kesempatan ini bukan?”

Yura sambil melirik kearah Jongwoon yang sepertinya sangat tidak berselera sama sekali. Tapi Jongwoon sadar kata-kata Yura ini untuknya kemudian ia menatap Myungsoo dan juga Yura.

“Apa maksudmu menyia-nyiakan?” kata Jongwoon polos.

“Anniya.” jawab Yura singkat sambil mengalihkan pandangannya pada Myungsoo. Ia sangat hafal jika Jongwoon sedang cemburu dengannya. Memang ia memanfaatkan waktu yang seperti ini walau itu membuat Jongwoon merasa klimpungan. Dan itu membuat Yura puas sepertinya.

Myungsoo tahu Jongwoon sedang cemburu tadi, jelas saja Myungsoo dengan jujur berbicara tentang Yura saat baru mengenal Ryeowook. Betapa mempesonanya Yura dimatanya sebagai seorang kakak dan seorang gadis. Dan ia secara terang-terangan memuji Yura bahwa Yura sangat cantik didepan Jongwoon. Dan itu membuat Jongwoon kesal.

“Ahh.. kalian begitu lucu. Aku ingin sekali nantinya kalau berkeluarga seperti kalian ini. Begitu serasi.” seketika wajah Jongwoon tampak sedikit malu dengan pujian Myungsoo.

“Ne. makanya kau cepat mencari kekasih. Kau ini tampan.. jangan sampai kau tidak mempunyai kekasih hanya karena terus menunggu Yura.” goda Jongwoon.

“Mwo!” Yura terperangah dengan candaan Jongwoon yang langsung tepat sasaran.

“Ishh! Kau ini… Kau tidak lihat wajahnya memerah saat kau menatapnya.” balas Jongwoon.

“Kekek… Hyungnim. Kau sangat pengertian. Aku memang menganguminya sampai sekarang. Dan itu harus pupus setelah aku melihatmu.” jawab Myungsoo tak kalah tepat sasaran membuat mata Jongwoon membulat.

Kenapa pemuda ini selalu blak-blakan didepannya? Tidak takutkah ia dengan Jongwoon? Bahkan Myungsoo kini malah tersenyum membuat Jongwoon kesal saja.

“Mw-Mwo..Mwo!” kata Jongwoon sedikit gugup mendengar jawaban Myungsoo. Ia menatap Yura dan Myungsoo bergantian. Benar-benar menguji kesabarannya.

“Tapi.. Yura nuna jatuh ditangan orang yang tepat. Hyungnim kau sangat beruntung bisa bersama Yura nuna.” Myungsoo segera menjabat tangan Jongwoon. Jongwoon sedikit tersentak.

“Aku minta maaf telah menganggu acara bulan madu kalian.” kata Myungsoo pada Jongwoon. Dan kini matanya menatap Yura.

“baiklah.. Aku pergi dulu. Hyungnim, Nuna-ya.. jangan lupa hubungi aku. Ne?” kata Myungsoo saat berpamitan.

“Ne, hati-hati!” kata Yura pada Myungsoo. Kemudian saat Myungsoo akan berlalu dari hadapan Yura dan Jongwoon, tiba-tiba ia berbalik.

Greep…

Myungsoo memeluk tubuh Jongwoon. Jongwoon sedikit tersentak.

“Hyung… Maafkan aku.” kata Myungsoo.

“Ne. memang seharusnya begitu…” jawab Jongwoon apa adanya dan membuat Myungsoo terkekeh. Sesaat kemudian ia melepas pelukannya dan menatap Jongwoon.

“Arasseo…” jawab Myungsoo. Kemudian ia menatap Yura yang sedang tersenyum manis sekali dimata Myungsoo. Sebaliknya, Jongwoon tidak setuju Yura tersenyum seperti itu didepan pria ini, Myungsoo.

Baginya senyum itu hanya boleh untuknya saja. Tidak boleh pria lain melihatnya. Yang ada malah ia nanti semakin cantik dan membuat pria lain menatapnya dan ingin memiliki Yura. Sungguh pemikiran Jongwoon sulit untuk diterka…. -________-”

Myungsoo kemudian mendekat kearah Yura. Dengan sigap dia mencondongkan wajahnya. Dan…

CHU~

Myungsoo dengan cepat mendaratkan bibirnya tepat dipipi Yura. Jongwoon melihatnya dengan matanya sendiri… Yura, Yura gadis yang menjadi istrinya ini bahkan kini mengeluarkan semburat merah dipipinya. Ia terkejut saat Myungsoo dengan tiba-tiba mencium pipinya. Dan itu membuat Jongwoon harus menghirup udara sebanyak-banyaknya. Ia cemburu.

“Aku pergi……..!!!” Myungsoo segera berlari menjauh karena ia tahu pasti ia akan mati ditangan Jongwoon jika ia berlama-lama disana.

“YAA!! KAU MAU MATIII!!!!!!” Jongwoon melihat Myungsoo yang kini sudah jauh berlari dan sempat menengok kearah Jongwoon. Dan yang dilakukan Myungsoo adalah tertawa sambil melambaikan tangannya.

“Anniya.. Aku belum mau mati. Aku ingin menikah dulu!!! Kekekekke~ ” teriak Myungsoo dan masih terdengar ditelinga Jongwoon dan Yura.

“AISH!! Bocah itu…!” Jongwoon mendengus kesal.

Setelah itu, ia kemudian menatap Yura yang ada disampingnya. Yura hanya menggigit bibir bawahnya. Ia takut akan terjadi sesuatu padanya. Jongwoon sebenarnya sangat kesal. Ia kesal pada dirinya sendiri yang membiarkan Myungsoo begitu mudahnya mencium Yura. Walau hanya dipipi namun itu sangat menganggunya. Jelas…ia cemburu. Tapi ia tahu kalau Myungsoo bukan pemuda seperti yang ia bayangkan.

“Yaa.. berhenti membuatku ingin menciummu ditempat umum. Haasshh!!”

Jongwoon seketika menarik paksa pergelangan tangan Yura untuk membawa gadis itu mengikuti langkah kakinya. Yura hanya menunduk dan mengikuti kemana Jongwoon akan membawanya. Yura tahu, Jongwoon pasti sedang tidak enak. Tapi ini juga bukan salahnya. Myungsoo sendiri yang menciumnya. Walau hanya dipipi tapi… Ahh.. sulit untuk menjelaskan perasaan Jongwoon sekarang.

__oOo__

Aku berjanji untuk percaya padamu
Aku
akan selalu berada disisimu
Aku
akan memeluk bahu kecilmu dengan kasih yang lebih besar dari yang orang lain berikan
cinta
terbang kebagian terdalam dari hati sejak awal,dan membuat kumerasa hangat
getar
itu tak akan pernah berubah

Yura menatap Jongwoon kesal saat mereka baru turun dari taxi yang membawa mereka didepan hotel tempat mereka menginap. Yura menunggu selama berjam-jam dan hasilnya apa? Jongwoon sekarang hanya mengajaknya pulang lagi ke Hotel. Benar-benar menyebalkan.

“Yaa, ppali-ya!! Kau ingin berjalan sendiri dan orang-orang melirikmu?”

Yura bingung dengan sikap Jongwoon ini. Dasar, Yura tahu Jongwoon memang aneh dalam perilakunya. Tapi sekarang ia dapat menyimpulkan cemburunya lebih aneh dari perilakunya.

“Aish! Ini juga sudah cepat.” Yura menyesuaikan jalannya dengan langkah Jongwoon. Yura terus saja menggerutu didalam hatinya. Kenapa sekarang Jongwoon sangat sensitif. Sungguh sangat berlebihan sekali.

Banyak pasang mata yang menyaksikan tingkah Yura ini. Apalagi mata para lelaki, para pebisnis ataupun wisatawan yang sengaja bertemu atau berpapasan dengan Yura. Mereka selalu saja ada yang memuji Yura. Dan ini membuat Jongwoon semakin kesal saja.

Jongwoon menatap Yura dari samping sambil terus berjalan. Kemudian dengan sigap Jongwoon menarik pergelangan tangan Yura dan menyisipkan jari mungilnya disela-sela jari lentik Yura.

Tersentak, Yura terkejut dengan sikap Jongwoon yang selalu tiba-tiba seperti ini. Yura menatap Jongwoon, tapi pria disampingnya ini justru tidak sedang melihatnya. Seulas senyum tersunging dibibir manisnya. Jongwoon tahu, ini bisa membuat Yura merasa nyaman karena genggaman tangannya mampu membuat gadis ini selalu merasa diperhatikan.

Ting….

Pintu Lift terbuka. Mereka berdua masuk tanpa ada kata-kata lagi. Diam, bukan berarti Jongwoon tidak tahu gerak gerik Yura. Bahkan pria ini selalu memperhatikan Yura dari ekor sudut matanya. Baginya, tidak bisa jika berpaling dari wajah gadis yang kini ada disampingnya. Entahlah, ada sesuatu dari Yura yang membuat Jongwoon ini enggan mengalihkan pandangannya.

“Igee….” Jongwoon menyerahkan sapu tangannya untuk Yura. Yura tampak bingung dengan Jongwoon. Jongwoon menyadari, Yura memang sangat lambat dalam berpikir yang jauh dari penalarannya. -__-”

“Mwo? Buat apa?” tanya Yura. Jongwoon menatap Yura kesal.

“Yaa! Sini…” Jongwoon seketika menarik wajah Yura agar dekat dengannya dan dengan sigap Jongwoon mencium pipi Yura. Yura dapat merasakan bibir Jongwoon kini menempel dipipinya. Sesaat kemudian Jongwoon melepaskannya.

Jongwoon dengan cepat merubah posisinya untuk menatap Yura. Kini Jongwoon ada didepan Yura dengan tangannya ada menahan tubuh Yura yang tepat ia letakkan disamping tubuh Yura. Gadis ini belum sempat berkomentar tentang mengapa Jongwoon mencium pipinya dan membuat ia malu. Kini, ia dengan seenaknya menyudutkan Yura didalam lift dan hanya berdua saja tentu saja dengan tatapan mata Jongwoon yang tajam terus mengarah tepat dimata Yura. Sungguh Yura tidak bisa berkutik. Baik tubuh maupun pandangan matanya.

“Yaa.. Kau kenapa?” tanya Yura dengan mimik wajah yang ketakutan dan ini menambah semangat Jongwoon untuk semakin menggoda gadis ini.

Enak saja, dia dicium oleh pria lain didepannya dan terlebih lagi Yura bisa-bisanya mengeluarkan wajah yang sangat Jongwoon suka. Malu-malu.

“Wae? Kau tidak tahu.. aku membersihkan bekas bibir bocah itu. Kau tidak suka? Biar aku tarik kembali.”

Dengan cepat pula Jongwoon mencium kembali pipi Yura. Yura mengedipkan matanya sesaat saat bibir Jongwoon menempel dipipinya. Jongwoon melepaskan bibirnya kemudian menatap wajah Yura. Gadis ini terlihat sangat lucu. Jongwoon tersenyum simpul. Jarak wajah mereka jangan ditanya..bahkan debaran serta hembusan nafas keduanya datap dirasakan oleh Jongwoon dan Yura.

Jangan ditanya soal Yura sekarang, gadis ini seolah tidak bisa menopang beban tubuhnya sendiri. Sungguh ciuman Jongwoon ini, walau dipipi sanggup merusak sistem kerja syaraf otaknya hingga dia tidak bisa berfikir secara normal.

“Neo..” Yura tampak kesal Jongwoon membuat ia tampak bodoh.

“Mwo? Ohh.. Aku tahu Yura-ya. Sebelah sini belum aku bersihkan..” Dengan cepat lagi Jongwoon berhasil menempelkan bibirnya kepipi Yura yang saat ini sedang bersemu merah jambu ini.

Sesaat kemudian Jongwoon melepaskan ciumannya. Kemudian menatap Yura lagi. Gadis ini terlihat gelagapan. Yura tidak bisa memasang wajah normal seperti biasanya. Ia terlihat sangat menggemaskan dimata Jongwoon.

“Yaa Nappeun…!” pekik Yura karena Jongwoon memang sengaja menggodanya.

“Mwo! Nappeun? Yaaa giliran Myungsoo kau diam saja, kenapa dengan suamimu sendiri kau malah bilang seperti itu. Huh…? Kau ingin mempermainkan aku Yura-yaaa… hum!?” Jongwoon semakin giat menggoda gadis didepannya ini.

Ditatapnya Yura lekat membuat Yura sempat kehabisan nafas karena dari jarak sedekat ini, wajah Jongwoon benar-benar tampan dan ini sangat mempesonanya.

“Bukan begitu…! Tapi.. kau menyudutkan aku seperti ini.” kata Yura pada Jongwoon. Jongwoon kemudian menatap posisi sendiri dan menatap Yura. Kemudian ia tersenyum. Yang Jongwoon rasa tidak ada yang aneh selama mereka memang hanya berdua didalam lift.

“Gwenchana… ini memang posisi paling nyaman menurutku!” kata Jongwoon enteng.

Yura membulatkan matanya. Kenapa Jongwoon menyebalkan sekali.. walaupun ia sebenarnya suka. Tapi ini membuat ia malu jika terus dekat dengan Jongwoon seperti ini.

“Kau gila.. bagaimana jika ada orang yang melihat!” Yura memberikan alasan agar Jongwoon segera menjauh dari tubuhnya.

Jongwoon menghardikkan bahunya dan hanya tersenyum lagi pada Yura. Kali ini Jongwoon sedikit memiringkan wajahnya sekedar menatap wajah Yura secara detail. Kenapa wajah ini begitu banyak menarik kaum pria bila Yura berjalan kemana saja.

“Aku memang gila. Dan itu karenamu… Tsskk kau bahkan tidak sadar kau telah membuatku sangat gila. Apa ada orang yang mencintaimu dengan sangat gila seperti aku? Hum”

“Anniya.. maka dari itu, aku takut sekali padamu!” jawab Yura.

“Kau menakutkan sekali Kim Jongwoon… “ tambah Yura lagi. Jongwoon hanya tersenyum simpul.. Istrinya ini benar-benar membuatnya kehilangan kesadaran jika sudah memperlihatkan sisi kebodohannya.

“Aneh sekali! Kim Yura.. kenapa aku seperti ini padamu? Kau bisa menjawabnya hum.?? Tolong beri tahu aku. Temukan jawabannya!?”

“Yaa.. mana aku tahu…. tanyakan pada dirimu sendiri. Aishh! Kim Jongwoon aku sesak sekali… Lepaskan ini sudah hampir sampai. “ kata Yura sambil menatap angka yang akan menunjukkan dimana mereka akan sampai.

“Biarkan saja. Aku ingin terus seperti ini… Enak saja kau bisa seenaknya lepas dariku. Apalagi.. kau sudah membuat aku seperti tadi dengan bocah itu. Kau pikir mudah menerima itu semua. Hum?” kata Jongwoon pelan namun ini menunjukkan sisi manjanya.

“Aigoo.. kau ini kenapa menjadi seperti ini? Hei.. kau Kim Jongwoon kepala besarkan??” goda Yura.

“Ne, Kim Jongwoon yang suka menciummu setiap waktu. Apa kau mau protes?” jawab Jongwoon lagi semakin memajukan wajahnya. Yura dia sudah tidak bisa bergerak lagi kemana-mana… Jongwoon benar-benar mengunci tubuhnya.

“Mwo?”

“Ne. Aku memang suka menciummu dan kau Kim Yura suka sekali dengan ciumanku. Benarkan apa yang aku katakan.”

Yura hanya menelan ludahnya seketika saat mata Jongwoon mulai menatap lekat wajahnya dan kini menatap bibirnya.

“Yaa….”
Jongwoon memang sudah tidak peduli lagi dengan protes Yura. Ia bahkan dengan mudahnya menggoda gadis ini hingga ia pun sekarang ikut tergoda juga -______-”
Matanya tidak lepas menatap gadis didepannya yang sengaja ia kunci tubuhnya agar Yura tidak bisa bergerak. Kenapa ia tidak bisa berpikir normal saat ini. Pikirannya kacau sejak kedatangan bocah itu. Kini yang ada hanyalah pembalasan dendam atas apa yang menimpanya. Yura harus membayar ini.

Saat mendebarkan bagi Yura sepertinya akan tiba ketika bibir Jongwoon mulai mendekati bibirnya. Hingga sampai saat ini Yura tetap saja merasa gugup dan seperti terhipnotis. Selalu saja tidak bisa berbuat banyak untuk menolak Kim Jongwoon.

“Aku tidak akan membiarkan siapapun menyentuh bibirmu selain aku..” ucap Jongwoon pelan. Yura semakin berdebar karena sikap Jongwoon ini membuatnya kehilangan kendali.

Mata Jongwoon terpejam saat mengatakan ini pada Yura, dan saat Yura juga mulai memejamkan matanya untuk menormalkan detak jantungnya yang terus berdebar hebat.

Ting……..

Pintu Lift terbuka!!

Yura dan Jongwoon mendengar sayu-sayu suara orang. Kenapa orang?? Orang?

Yura dan Jongwoon membuka matanya. Yura yang memang posisinya menghadap kearah pintu dia melihat ada beberapa orang yang kini sedang berdiri dan menatapnya dan Jongwoon. Dengan cepat ia mendorong tubuh Jongwoon, Jongwoon yang tahu kemudian membalikkan posisinya hingga ia dapat melihat orang-orang yang sepertinya memang terkejut dengan posisinya dan Yura.

Yura hanya mampu menekuk wajahnya. Sementara Jongwoon membenarkan mantel dan melihat memang ini adalah lantai kamar hotel mereka kemudian menarik pergelangan tangan Yura untuk keluar dari lift.

“Aigoo… “ Yura bergumam sendiri dan tentu saja ia sangat malu. Sangat malu.

“Kenapa orang-orang itu menganggu?! Tsskk…” gumam Jongwoon pelan, Yura yang mendengarnya hanya bisa bersabar menghadapi sifat Jongwoon yang satu ini. -________-”

__oOo__

Yura menatap Jongwoon yang kini masuk kedalam kamar mendahuluinya. Tsskk… sejak kejadian dilift tadi Yura merasakan aura aneh dalam diri Jongwoon. Seperti bukan Jongwoon yang ia kenal. Apakah ini efek setelah menikah menjadikan dia sedikit lebih posesif padanya??

Sikapnya yang terkadang dingin, seperti tidak pernah perhatian dengannya itu juga kadang membuat Yura resah, tapi dibalik itu Jongwoon memilki sifat yang tidak terduga dalam pikirannya. Selalu saja membuat Yura merasa terkejut sekaligus bahagia.

Yura masih memperhatikan Jongwoon yang melepas mantel panjangnya kemudian jas hitamnya dan kini hanya dengan kemeja putih saja dengan dua kancing atas telah Jongwoon buka.

Ini sebenarnya pemandangan yang biasa sejak mereka menikah, tapi bagi Yura memandang Jongwoon yang seperti inilah yang ia suka. Menggulung lengan kemejanya hingga kesiku tapi itu malah membuat Jongwoon lebih tampan.

“Kau lapar?” tanya Jongwoon tiba-tiba saat ia menatap Yura.

“Uh? Mm.. Sedikit.” jawab Yura. Jongwoon berjalan mendekat kearahnya yang kini sedang menonton televisi.

“Kau tidak ingin makan malam?” tanya Jongwoon pelan. Yura mendongak? Makan malam.. apakah maksud Jongwoon ini Yura kurang begitu paham.

“Mwo? Makan malam. Maksudmu?” Yura tampak kurang paham.

Jongwoon menghela nafas panjangnya. Ia harus ekstra sabar menghadapi kenyataan istrinya memang seperti ini. Sedikit lemot namun sungguh menggemaskan -______-”

“Lupakan! Aku mandi dulu….”

“Umm..” jawab Yura sembari menatap Jongwoon bingung. Kenapa suaminya ini. Apakah ada yang salah dengan kata-katanya. Aneh sekali.

“Kau pesan saja makanan untuk diantar kesini. Aku malas untuk turun lagi.” kata Jongwoon berbalik sambil melepas kemejanya. Dan itu Yura menyaksikan sendiri. Kemeja itu terlepas dari tubuh Jongwoon. Dengan jelas ia dapat melihat punggung Jongwoon yang kini sudah menghilang dibalik pintu kamar mandi.

Glekk……….

Yura berusaha menormalkan syaraf otak. Sungguh ia sulit untuk berpikir normal saat ini melihat Jongwoon seperti tadi.

“Aish.. Kim Yura. Eottoeke?”

“Suamimu benar-benar membuatmu gila.” gumam Yura sendiri.

__oOo__


Jongwoon keluar menatap sekelilingnya, tampak sepi. Dimana Yura? Dengan pakaian santainya ia mulai mencari Yura kebalkon hotel. Gadis yang ia cari ternyata ada disana, berdiri tepat menghadap pemandangan kota Tokyo yang indah.

“Kau tidak kedinginan diluar. Cepat masuk!?”

Yura berbalik dengan memperlihatkan wajahnya yang merengut. Kenapa dengannya?

“Kau membohongiku. Kenapa kau mempersiapkan makan malam tapi kau membiarkannya saja..”

DEG…

Sial… Yura tahu. Pasti pihak hotel ada yang memberitahunya bahwa ia telah menyiapkan sesuatu untuknya. Jongwoon memang memutuskan untuk membatalkannya karena tempat yang ia siapkan sudah rusak karena terkena salju yang turun walau tidak terlalu deras.

“Yaa.. Kim Jongwoon!” pekik Yura lagi karena Jongwoon hanya terdiam.

“Ne. Aku membatalkannya karena tadi saat akan mengajakmu, Kita pergi bersama bocah itu. Apakah aku harus egois? Saat aku akan membicarakan denganmu pihak hotel terlebih dulu menelponku karena semua sudah rusak. Jadi lebih baik tidak jadi!”

Yura terdiam. Kenapa Jongwoon suka sekali membuatnya merasa bersalah? Dengan caranya yang diam-diam ini justru membuatnya tidak bisa kesal atau marah berlama-lama. Yang ada Yura malah semakin mencintainya.

“Kau sadar dengan apa yang kau lakukan?”

Yura duduk disamping Jongwoon yang kini sedang memfokuskan pada layar televisi.

“Hum.. Sudahlah lain kali aku pasti akan mengajakmu makan malam.” jawab Jongwoon enteng.

“Tsskk.. Kau ini enteng sekali mengatakannya?! Arasseo sepertinya memang sifatmu yang aneh ini sudah semakin kronis Kim Jongwoon.”

Jongwoon berbalik menatap Yura. Gadis ini memang tengah kesal dengannya, karena ia telah menunggu lama untuk bertemu dengannya tadi dan makan malam yang ia persiapkan juga dibatalkan.

“Ne! Dan Kamu harus terbiasa dengan sikapku ini Kim Yura sayang.” jawab Jongwoon sambil menggoda Yura dengan tatapannya yang tajam sekaligus seduktif.

“Aigoo… sebaiknya aku pergi mandi.” jawab Yura kesal.

Jongwoon hanya mampu memandang Yura yang kini sudah beranjak menjauh dan hilang dari balik pintu kamar mandi. Dia sudah membuat Jongwoon cukup terperangah hari ini karena dengan pesonanya ia mampu membuat pemuda yang memang mengangguminya berani menciumnya di depan kedua mata Jongwoon.

“Walau itu hanya dipipi tapi itu cukup membuatku sadar. Kau memang terlalu indah untuk dilewatkan. Dan itu membuatku gila. Sangat gilaaa.”

__oOo__

“Besok kita berangkat jam berapa?” tanya Yura saat mulai mendekat dan naik keatas ranjang. Karena memang sehabis makan bersama Jongwoon, dari tadi tidak ada perbincangan yang mengarah untuk kapan mereka akan pulang.

Jongwoon yang kini sudah memakai kaca matanya dan sedang sibuk dengan layar datar yang ada didepannya itu, belum juga menoleh kearah Yura yang kini intens menatapnya dari samping.

“Yaa.. Teruslah sibuk.” Yura mengercutkan bibirnya.

“Aigoo.. Kenapa kau selalu ingin segera pulang. Aku masih ingin berlama-lama denganmu disini. Apa kau tidak mau berduaan denganku huh!” jawab Jongwoon tanpa memandang Yura. Sontak membuat Yura sedikit terkejut.

“Ya, kau menahanku disini. Tapi kau selalu menyebalkan! Aku tidak mau tahu, aku ingin pulang besok.” kata Yura bersikeras.

“Mana boleh begitu. Besok kau harus ikut denganku dulu… Aku besok harus datang diacara yang diadakan pemilik Hotel ini. Aku sudah terima undangannya, apa kau mau aku datang sendiri. Huh?”

Yura terdiam mendengarkan penjelasan Jongwoon, Selalu saja dia pandai sekali dalam mengendalikan emosinya. Jarang dan hampir saja tidak pernah ia menang dalam hal seperti ini.

“Memangnya kenapa kau mengajakku. Kau bisakan datang sendiri. Lagi pula nanti disana pasti membicarakan bisnis dengan temanmu dan aku sangat tidak betah dalam suasana seperti itu.”

“Kau ini bodoh atau apa, Hah?” Jongwoon menatap Yura kesal… Sedang Yura hanya mampu mengalihkan wajahnya dengan tidak menatap wajah Jongwoon yang ia tahu dari sudut ekor matanya, tatapan Jongwoon mengarah tajam kearahnya.

“Baiklah.. Kalau kau ingin aku dijodohkan dengan anak pemilik hotel ini. Terserah, Kau mau ikut apa tidak jangan tanyakan lagi statusku nanti sebagai suami dari salah satu pewaris Hotel ini. Lagi pula, aku ini sangat tampan. Aku yakin banyak wanita bahkan gadis-gadis muda yang melirikku.” dengan santainya Jongwoon menjawab seperti itu.

Yura memicingkan matanya mengarah pada Jongwoon yang kini dengan wajah tanpa dosanya mulai menutup laptopnya dan melepas kaca matanya, kemudian merebahkan tubuhnya diranjang. Sengaja Jongwoon lakukan ini, ia merebahkan tubuhnya dengan mempunggungi Yura. Tentu saja ia tidak memperdulikan Yura sedang sangat emosi dengan kata-kata yang ia buat tadi.

“Kau GILA!!!!” Dengan sekuat tenaga Yura menendang pantat Jongwoon.

“Menyebalkan!!” pekik Yura lagi dan menendang berulangkali bagian tubuh itu -___-”

“Awww…!!! Haasshh…… Neo?! Ya Kim Yura kalau aku jatuh kemudian lumpuh seumur hidup bagaimana, Huh?” Jongwoon memekik kesakitan karena Yura kesal hingga ia mendendang pantatnya berulang kali.

Jongwoon bangun dari tidurnya kemudian menatap Yura yang kini juga menatapnya kesal. Mirip sekali dengan perkelahian anak kecil. =,=

“Kau perlu dibalas Kim Yura.” desis Jongwoon. Yura hanya membalas dengan tatapan meremehkan pada Jongwoon.

“Suruh siapa kau menikah lagi tanpa seijinku. Kalau sampai kau menikah lagi dan selalu tebar pesona aku jamin, kau akan kehilangan sesuatu yang sangat berharga dari seorang laki-laki.”

Yura berkata seperti itu kemudian menatap bagian sensitif Jongwoon. Jongwoon yang sebenarnya kurang paham lalu ia sadar saat tatapan mata Yura mengarah kebagian tubuhnya. Dengan cepat Jongwoon menutup bagian itu dengan tangannya.

“Yaa! Kau menatap apa?!” pekik Jongwoon dengan wajah yang sangat sulit digambarkan, antara terkejut dan takut. Yura hanya membalasnya dengan kekehan kecil saat melihat ekspresi wajah Jongwoon.

“Tssk.. Kau mulai berani yaa?! Dari mana kau belajar kata-kata seperti itu. Hah! Malhaebwa. Ppali !” Jongwoon mulai bergerak kearah Yura, gadis itu hanya menggeleng sambil beringsut dan akan bergerak menjauh dari Jongwoon.

“Anniya! Aku berkata sebenarnya. Itu yang akan aku lakukan?” jawab Yura asal. Sebenarnya ia hanya bercanda, dan memang Jongwoon tahu itu. Tapi kenapa Yura bisa mengatakan hal itu, itu yang membuat Jongwoon gemas dengan gadis didepannya ini.

“Yaa yaa! Arasseo. Kau sudah ingin mengetahuinya bukan?” jawab Jongwoon dengan nada menggoda.

“Mwo! Mengetahui? Apa maksudmu?!” jawab Yura. Kemudian Jongwoon membalasnya dengan senyuman nakal dan tatapan seduktifnya pada Yura. Ini membuat Yura kelabakan.

“Yak Kim Jongwoon, aku hanya… hanya…” sialnya Yura malah semakin gugup dengan tatapan mata Jongwoon yang seperti ini. Sementara tubuh Jongwoon kini sudah ada didepannya dan ia sudah tidak bisa kemana-mana lagi karena tubuhnya sudah bersandar pada batasan ranjang mereka.

“Hanya apa? Hum.. Aku tahu pasti kau sudah tidak sabar, bilang saja padaku. Akukan suamimu, jadi apapun akan aku berikan padamu? Kim Yura sayang.”

Kata-kata ini memang terdengar menjijikan bagi Jongwoon. Ini memang bukan tipenya berkata seperti ini. Tapi ini adalah godaan untuk Yura yang kini sedang ketakutan. Salah sendiri ia berkata seperti itu, menyangkut masalah ‘terdalam’ seorang pria.

“Yaa.. Aku sudah mengantuk. Aku ingin tidur saja.” kata Yura mencoba mengalihkan tema pembicaraan, tapi Jongwoon segera menahan tangannya yang ingin menarik selimut.

“YA, apa-apaan kau ini.”

“Anniya.. Hanya melakukan yang seharusnya aku lakukan padamu.” jawab Jongwoon pelan.

Yura mengalihkan tatapannya, ia mulai tidak berani menatap wajah Jongwoon. Kenapa pria ini selalu saja membuatnya terlihat bodoh saat-saat seperti ini. Terlebih lagi, Jongwoon sudah tidak menghiraukan ketakutan Yura.

“Sebenarnya, aku hanya menggodamu saja. Tapi, kenapa aku malah tergoda olehmu, Hum?” Jongwoon mulai menyibakkan rambut Yura untuk diselipkan disela-sela daun telinga Yura. Seketika Yura merasakan ada semacam sengatan listrik yang menjalar ditubuhnya saat ini.

Yura menatap Jongwoon yang kini tengah menatapnya. Jongwoon tersenyum simpul saat tatapan mata mereka bertemu, Yura masih belum bisa menjawab perkataan Jongwoon. Entahlah, ia seakan sangat sulit untuk mengucapkan satu patah kata.

“Yura-ya.”

Jongwoon menarik wajah Yura untuk lebih dekat dengannya. Debaran jantung Yura sudah sangat berdebar hebat saat seperti ini apalagi kini Jongwoon mulai menampakkan keseriusannya. Sungguh membuatnya ingin mati saja saat ini karena udara sangat sesak didadanya.

“Yura-ya. Jawab aku…..” kata Jongwoon pelan.

“Mwo…?”

Jongwoon hanya ingin memastikan apakah istrinya ini baik-baik saja? Karena sedari tadi sejak Jongwoon mulai mendekatinya, ia terlihat gugup dan tidak bisa berkata. Dari jawabannya ini Jongwoon tahu kalau Yura sebenarnya…..?? Molla… hanya Jongwoon saja yang tahu bagaimana Yura saat ini. =.=”

Entah dorongan apa yang membuat tubuh Jongwoon sekarang posisinya malah berubah, demikian dengan Yura. Dengan reflek ia juga mengikuti perubahan posisi Jongwoon saat ini hingga tubuh Jongwoon sekarang mengunci tubuhnya yang sudah sudah berbaring.

Tak menunggu lama bibir Jongwoon sudah menyatu dengan bibir Yura, Jongwoon memegang kendali dengan menahan tangan Yura agar tidak bergerak-gerak karena memang ia tahu sikap Yura yang memang pemalu. Bibir Jongwoon bergerak sedikit menuntut dan Yura tahu akan hal ini segera membalas setiap lumatan bibir Jongwoon yang dirasa membuatnya lupa akan pertengkaran kecil mereka serta rasa berdebar hilang seiring nyamannya perlakuan Jongwoon padanya.

Yura dapat merasakan tangan Jongwoon sudah melepas genggamannya dan kini sudah beralih kebagian tubuhnya yang lain tanpa melepas ciumannya. Ia sedikit bergidik saat tangan Jongwoon mengusap kulit yang kini ada dibalik mini blousenya.

Tapi… Saat dirasa tangan Jongwoon akan melakukan hal yang cukup jauh. Yura mendengar bunyi ponselnya. Telepon? Segera ia menormalkan kesadarannya untuk melepas tautan bibir mereka. Jongwoon sepertinya tidak menghiraukan hal ini.

“Nghhhh.. Jongwoon oppa. Telepon…” ucap Yura. Jongwoon sepertinya tidak suka dengan cara Yura seperti ini.

“Aigoo.. Ahh.. kita lanjutkan saja.” tolak Jongwoon kemudian memiringkan wajahnya untuk menjangkau bibir Yura kembali. Tapi………

“Angkat dulu, Hum?” kata Yura lagi saat teleponnya kembali berdering. Jongwoon memundurkan wajahnya dengan raut yang sangat kecewa,

Yura menggigit bibir bawahnya agar Jongwoon tahu ia sebenarnya juga tidak ingin berakhir tapi siapa tahu itu telepon penting.

“Aish! Kalau itu Kangin hyung, aku pastikan ia tidak akan selamat!” kata Jongwoon sembari bangun dari tubuh Yura.

Gadis itu hanya tersenyum simpul mendengar keluhan dari Jongwoon ini. Lucu sekali. Yura kemudian meraih ponselnya yang ada tergelatak dimeja samping ranjangnya. Saat melihat nama yang tertera dilayar ponselnya Yura cukup terkejut.

“Mwo? Eommonim?” pekik Yura. Jongwoon kemudian menatapnya.

“Eomma? Untuk apa menelpon malam-malam seperti ini. Aigoo!” Jongwoon tidak habis pikir eommanya akan melakukan hal disaat seperti ini.

“Yoboseyo eommonim.” jawab Yura tentu dengan nada ceria.

“Ne, Yura-ya, kau belum tidur?” tanya nyonya Kim pada Yura, Jongwoon kemudian mendekat kearah Yura untuk mendengar percakapan mereka.

“belum… ini aku juga mau tidur.”

“Ahh.. Jongwoon dimana? Apa dia ada disisimu.. Hum?”

“Wae eomma.. Aku disini, tepat disamping Yura.” jawab Jongwoon sambil meraih ponsel Yura. Ia gemas sekali dengan eommanya ini. Nyonya Kim terdengar tertawa kecil. Dasar.

“Arasseo. Eomma tahu kau pasti disamping Yura dan sekarang pasti kalian akan…..” Nyonya Kim tidak melanjutkan kata-katanya dan membuat Yura dan Jongwoon bertatapan.

“Ne, eomma tahu kami akan melakukan itu lalu untuk apa menganggu kegiatan kami…” ucap Jongwoon dan langsung mendapat cubitan dari Yura.

“Mwo!! jadi Eomma menganggu yaa.. hahahaha mianhae Jongwoon-ah, ini karena Key merindukanmu dia meminta eomma menanyakanmu.” kata Nyonya Kim beralasan. Sebenarnya ia hanya ingin memastikan mereka berdua sedang apa. Aigoo =,=

“Key? Aku tadi sore sudah menelponnya.” jawab Jongwoon. Sepertinya ia tahu akal-akalan eommanya ini. Yura hanya mampu menjadi pendengar yang baik untuk perdebatan kecil ibu dan anak ini. Sungguh mereka berdua sebenarnya sama saja.

“Ahh.. Ya sudah. Sepertinya aku mulai mengantuk. Eomma hanya ingin memastikan Yura baik-baik saja apa tidak. Itu saja.”

“tentu saja ia sangat baik eomma. Yura betah sekali disini, bagaimana tidak aku memberinya ciuman setiap waktu.”

Yura membulatkan matanya tidak percaya Jongwoon mengatakan hal ini pada eommanya. Jongwoon hanya terkekeh pelan begitu juga eommanya saat mendengar jawaban Jongwoon ini.

“Ohh… Baiklah… jjaljayo! Eomma tunggu kepulangan kalian.”

“Ne.. “

Dengan wajah yang sangat puas Jongwoon mengembalikan ponsel Yura. Sementara wajah Yura masih saja belum terima Jongwoon mengatakan hal yang tidak-tidak. Jongwoon menatap Yura kemudian mengusap puncak kepalanya.

“Kau pasti mengantuk. Lebih baik kita tidur saja…” ucap Jongwoon.

Keduanya kini sudah berbaring dan Jongwoon menarik tubuh Yura agar mendekat kearahnya.

“Kau masih marah aku bercanda dengan eomma tadi. Bukannya itu memang yang aku lakukan padamu.”

Yura masih merengut tapi kemudian ia merasakan dekapan tangan Jongwoon mulai terasa sangat erat. Hingga Yura bisa mencium aroma tubuh Jongwoon yang ia sukai.

“Tidak perlu mengatakan seperti itu pada eommonim. Akukan jadi malu.” jawab Yura pelan. Jongwoon terkekeh pelan saat mendengar betapa polosnya Yura ini. Untuk apa malu, toh wajar-wajar sajakan suami mencium istrinya?

“Ne Arasseo…” jawab Jongwoon. Sepertinya ia mulai mengalah dan tahu betul bagaimana perasaan Yura saat ini.

“Saranghae..” dengan cepat Jongwoon mencium puncak kepala Yura. Yura akhirnya bisa tersenyum simpul walau tidak menatap Jongwoon ia tahu bagaimana pria ini bisa sangat mudah mempesonanya walau dengan cara seperti ini.

“Tidurlah.. Aku akan memelukmu seperti ini hingga pagi.” kata Jongwoon lagi. Walau ia belum mendengar jawaban dari perkataannya ia sangat yakin gadis ini juga mengatakan ‘saranghae’ padanya.

Yahh begitulah Jongwoon, kalau ia sudah terganggu moodnya pasti ia mengurungkan niatnya. Ia yakin moment ini memang belum tepat. Lagi pula, ia juga tidak ingin terlalu memaksa Yura.

__oOo__

“Yaa.. kenapa kau tidak bilang kalau acaranya pagi? Aku kan bisa siap-siap. Mana aku tidak membawa gaun pesta kesini. Aish!” gerutu Yura saat tahu acara memang diadakan pagi hari oleh pemilik hotel ini.

Jongwoon sudah memaki kemejanya, kini tingga Yura yang belum. Ia masih duduk ditepi ranjang sambil menatap Jongwoon.

“Kau katanya tidak mau ikut?”

“Aish. Baiklah.. terserah padamu. Awas saja kalau kau tebar pesona.” ancam Yura.

“Ige..”

Yura mendongak saat Jongwoon menyerahkan sebuah kotak padanya. Ia tampak bingung…

“Pakailah. Kau tidak membawa gaun bukan?” kata Jongwoon lagi.

“Ini untukku? Yaa.. kenapa kau suka sekali membuatku terkejut……!!” Yura hanya menatap kesal pada Jongwoon yang selalu membuatnya terkejut dengan apa yang dilakukan pria ini.

“Aku memang suka membuatmu terkejut. Dan itu membuatku menjadi pria yang paling beruntung.”

“Aish…!” yura tersenyum mendengar jawaban Jongwoon ini.

“Cepat pakai! Apa perlu aku bantu memakaikannya?” goda Jongwoon.

“Yaa!!!”

Tak berapa lama Yura sudah siap dengan gaun yang sengaja Jongwoon belikan untukknya. Diluar dugaan Yura ternyata sangat cantik. Sungguh membuat Jongwoon enggan berkedip saat menatapnya. Gaun musim dingin yang memang sangat pas melekat ditubuhnya. Warna peach, panjang dan tampak sangat elegan.

Jongwoon segera menggelengkan kepalanya untuk berpikir secara normal. Sungguh ini membuatnya hilang kendali. Bagaimana bisa ia memilihkan gaun seperti ini. Walau memang tertutup tapi ia lupa kalau bagian punggung Yura memang sedikit terbuka??

‘Yaa.. Jongwoon-ah kendalikan dirimu’ batin Jongwoon saat melihat Yura sedang memoleskan sedikit make-up diwajahnya.

“Yaa sudahlah, tidak usah terlalu tebal. Nanti kita terlambat.” protes Jongwoon. Dia hanya tidak ingin Yura terlalu memukau. Bisa-bisa banyak pria yang meliriknya. Ini tidak boleh terjadi…..

“Ara. Aku hanya memakai make-up tipis.” Yura seketika berdiri kemudian ia menatap bagian kakinya.

“Oppa… Sepatu?” kata Yura.

“Arasseo.. aku sudah menyiapkannya.” jawab Jongwoon. Entah, Jongwoon bisa dibilang suka sekali membuat kejutan. Bahkan hal kecil seperti ini sudah ia persiapkan.

Yura tersenyum saat Jongwoon membawakan sepasang highheels untuknya. Warna yang senada dengan gaunnya.

“Duduklah…” pinta Jongwoon. Dan Yura segera duduk disebuah sofa yang ada didekatnya. Ia terus saja tersenyum.

“Biar aku saja.. Aku bisa-”

“Diamlah. Aku saja yang memakaikannya.” kata Jongwoon memotong perkataan Yura. Gadis itu hanya bisa diam dan pasrah dengan apa perintah Jongwoon.

Jongwoon dengan telaten memasangkan highheels dikaki Yura. Sunggu ini baru pertama kali ia melakukan pada seorang wanita. Yura cukup tercengang dengan sikap dan perhatian Jongwoon padanya. Dari atas sini, Jongwoon tampak begitu sangat mempesona dengan balutan jas putihnya serta tatanan rambut dan juga sikapnya ini.

Mata Yura terus saja menatap Jongwoon dan enggan berkedip. Jongwoon belum sadar jika Yura terus menatapnya kagum atas sikapnya.

“Chaa.. Neomu yeppeo..” ucap Jongwoon saat selesai memakaikan highheels untuk Yura.

Jongwoon mendongak untuk melihat ekspresi wajah Yura, tapi disaat Jongwoon mendongak ia malah mendapati Yura tengah menatapnya.

Yura segera tersadar saat Jongwoon tahu ia menatapnya terus. Tapi tatapan mata Jongwoon sulit sekali untuk dihindarkan, ia sulit berkedip. Jongwoon terus menatap Yura dari bawah dengan intens sedang Yura ia masih menatap Jongwoon dari atas. Dan itu semua tampak indah menurutnya.

Jongwoon menarik tengkuk Yura agar ia sedikit menunduk dan dekat dengan wajahnya. Dorongan dari mana, Yura juga tidak protes atau apa dengan sikap Jongwoon ini. Hidung mereka saling bersentuhan satu sama lain. Begitu juga nafa mereka saling beradu.

Jongwoon memiringkan wajahnya untuk menjangkau bibir Yura yang kini berwarna sangat menggoda. Gadis ini sunggun begitu cantik hingga Jongwoon sulit sekali untuk lepas dari pesonanya. Yura merasakan bibir Jongwoon sudah menempel dibibirnya dan mulai memejamkan matanya untuk merasakan bibir Jongwoon yang menelusuri lekuk bibirnya.

Entahlah, Yura juga begitu cepat membalas setiap lumatan lembut bibir Jongwoon. Sangat lembut dan intens. Jongwoon pandai sekali mengatur perasaannya. Yang ia lakukan saat ini hanya penyampaian perasaan cintanya pada Yura, Tapi seiring tempo ciumannya ia malah tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri. Ini terlalu sulit untuk dihentikan. Begitu juga Yura, ia juga sulit untuk melepaskan begitu saja

Yura tidak sadar dengan posisinya sekarang, Jongwoon telah merubah posisinya hingga ia sekarang sudah tidak bisa bergerak bebas karena Jongwoon ada tepat diatasnya. Yura seketika sadar saat pergerakan mereka terlalu jauh.

“Mhhh.. Jongwoon oppa…” Yura melepaskan tautan bibirnya. Terdengar nafasnya yang begitu berat.

“Pestanya..” kata Yura lagi.

“Masa bodoh dengan pestanya. Sekarang kau hanya milikku.”

Belum menjawab kata-kata Jongwoon, pria ini sudah mendaratkan ciumannya lagi dan Yura tidak bisa menolak semua ini. Sulit baginya untuk menolak semua perlakuan Jongwoon apalagi saat ciuman Jongwoon berpindah pada lehernya. Ini mematikan syaraf otaknya. Sungguh, ini baru ia rasakan pertama kali bibir Jongwoon menyentuh bagian sensitif tubuhnya.

[SKIP]

__oOo__

Incheon Airport
Seoul….


Walau Seoul juga sudah memasuki musim dingin, tapi cuaca saat ini sangat cerah. Yaa.. mereka tiba di Seoul pada sore hari. Jongwoon memang sudah menyiapkan tiket kepulangan mereka. Mereka berdua juga tidak bisa menghadiri acara undangan pemilik Hotel karena suatu hal yang mereka berdua lakukan.
Jongwoon berjalan seiringan dengan Yura. Tangannya yang satu menyeret koper berisikan pakaian dan juga oleh-oleh untuk Key. Dan tangan satunya menggengam erat tangan Yura. Tak henti-hentinya ia tersenyum. Senyum yang bisa membuat setiap wanita tercengang melihatnya, karena ia begitu tampan. Ya, Style Jongwoon saat di Airport memang sangat mengagumkan.

Yura hanya bisa menundukkan wajahnya. Ia merasakan hal yang sangat lain. Tidak Biasanya ia begini saat disamping Jongwoon.

“Appa!!”

Jongwoon mendengar teriakan seorang bocah dan itu suara yang ia kenali. Jongwoon mengedarkan pandangannya, ia melihat Key. Key segera berlari kearahnya dan juga Yura.

“Appa! Eomma!!”

Jongwoon menggendong Key seketika saat Key menghambur ketubuhnya. Ini karena Key sudah sangat merindukan Appa dan juga Eommanya. Jongjin yang mengantar Key tampak tersenyum melihat pemandangan ini.

“Key-ya!” ucap Jongwoon mencium pipi gembil Key.

“Appa.. Eomma. Kenapa lama sekali?” kata Key manja.

“Aigoo! Key-ya.. sebenarnya eomma juga ingin pulang tapi Appa melarang jadi-”

“Mwo! Appa melarang eomma?” Key kini menatap Jongwoon dengan tatapan yang aneh. Kalau seperti ini pasti sifat Jongwoon menurun padanya.

“Key-ya, katanya kau ingin segera punya adik dari eomma, hum!?” jawab Jongwoon berkilah membuat Yura malu seketika. Wajahnya memanas karena mengingat kejadian tadi pagi.

“Jinja! Berarti Key akan segera punya adik?!”

Jongwoon hanya mengangguk mendengar Key yang sangat senang dengan apa katanya. Sementara Yura hanya dapat menahan senyumnya saja.

“Kakak ipar… Kenapa dengan lehermu?” tiba-tiba Jongjin berdiri dihadapan mereka dan menatap tepat leher Yura. Walau Yura sudah memakai syal dilehernya Jongjin kenapa bisa melihatnya. Yura buru-buru membenahi syal nya yang melingkar dilehernya.

“Mwo? Ini hanya syal biasa saja..” jawab yura pelan dan tampak sedikit gugup. Jongjin segera menahan senyumnya melihat tingkah Yura ini.

“Aigoo. Hyung.. Neomu Daebaknika!!!”

Jongwoon hanya bisa tersenyum simpul.. Ia tidak bisa menahan senyum malunya ini dan juga Yura, ia hanya bisa menekuk wajahnya. Malu.

“Key-ya. Sepertinya keinginanmu segera terkabul. Eomma dan Appamu sudah berhasil! Hahahah” Jongjin tak henti-hentinya tertawa. Sepertinya dia tahu betul dengan apa yang terjadi dengan kedua makhluk didepannya ini.

“Ne.. Key akan punya adik lagi… Appa!! daebak!” Key mengikuti kata Jongjin sambil mengacungkan dua jempol pada Jongwoon. Entah, ia tahu apa tidak artinya kata Daebak yang sebenarnya. Ia masih terllau dini untuk mengetahui hal semacam ini.

“Kakak ipar. Bagaimana Hyungku? Apakah dia sangat-”

“Ya! Kim Jongjin!! Berhenti kau………….!!”

=oOo=

“Mencintai seseorang yang tidak pernah aku duga sama sekali……… Aku bahkan sempat tidak percaya bahwa aku sudah mencintainya sejak dulu?? Saat bertemu gadis kecil yang menangis. dia ketakutan karena Oppanya meninggalkannya secara tidak sengaja di taman bermain……. Aku masih dua belas tahu waktu itu. Dengan sikap laki-lakiku aku bilang padanya, Aku juga ‘Oppa’nya dan akan melindunginya setiap saat janganlah menangis ada aku yang menjadi Oppamu, dengan bodohnya gadis kecil itu langsung terdiam dan memelukku untuk terus menjagaku walau dia sudah dewasa…… Kim Yura. Aku memenuhi janjiku. Aku akan melindungimu……”

“Tidak ada kata-kata terlambat untuk berusaha!! Aku membuktikannya.. sekarang! Kim Jong Woon, Walaupun aku menghilang dan akan berlari sejauh mungkin, aku akan tetap kembali padanya…. Tidak akan bisa berpaling darinya. Seperti ada janji yang telah melekat diantara kami hingga sulit bagiku untuk menghindari ini semua. Terima kasih sudah menjagaku dan melindungiku. Aku mencintaimu…….”

=END=

Kyaa!!!!!!!!!! ENDINGNYA.. Aneh banget… Wkwkwkwk…. Aigooo *lap kringet
Maaf yaa.. memang bukan keahlian saya membuat FF yang bagus, tapi kalau Ff yang aneh dan juga berbau yadong *PLAK * itu yang aku bisaaaa………..

Sudah tamat!! Jongwoon Yura bahagia.. Ya jelas mereka sudah ‘Ehem-Ehem’

Kekekek ~~^^

terima kasih yang sudah setia dengan YY Kopel ini.. Semoga mereka cepet dikaruniai seorang bebi yaa.. Amien!! -___-”

*bakar petasan (?) *
*Tumpengan *

Yang menanyakan Versi enceh… Saat ini belum bisa dipublish. Tunggu kabar lagi dari saya yaa.. Hahhaaahaa.. Hanya Di blog publishnya dan tidak sembarangan bisa membacanya. PW!! Sangat Ketat dan seleksi.. *PLAKK


Silahkan menanti enceh……. Aku hafal banget kog orang yang sering KOMEN!!!!!!!!!!😛

www.cloudyesung.wordpress.com Klik!!

242 thoughts on “FF “And I Love You” Part 20 ENDING ~~Make It….?~~

  1. Ahahahaha, itu sisi charmingnya Yura kuat banget ya.
    Aigooo sepertinya semua namja yang berada didekat yura always terpesona n klepek2(?).

    Eh, oh ada versi lainnya tho.. Hummm mau mau. Mau baca aksi jongwoon. Ahahahah

  2. kece thor kece~ cetar membahana lah😄 ~
    aigoo.. bopung gue kok seganas itu sh eon? biasanya lebh ganas kok klo sama saya(?) rawrr~ *apaini* =_=”
    yeee~ akhrnya stelah skian lama.. akhrnya tamat T.T jdi pgn balik ke masa2 part 6 u.u masa2 saya wktu jd silent readr *plak! #sakit eon u.u#
    pesannya~ terus nulis ya eon~ biar saya gak ksepian u.u *sambit eon dgn ciuman* ya udah it aja pesannya.. u.u saya mau k kamar. kasian yesung nungguin~ *tebar bra* annyeong~

    • Apa?? ganas bagaimna?? pasti itu bukan JW tapi kkoming yang nyamar jadi yesung😛

      kau mengakui itu.. silent rider jgn harap dapat PW AILY😛

      wkwkwkkw
      YAKK!! jangan lempar bra ke yeye, *CEKEK

  3. .kkkk~
    .cemburu’an banget + posesif ..
    .dLu Donghae trus Taejun trus Myungsoo .. Kkk~
    .JW terLaLu frontaL dLam kata n tindakan ..
    .egk ad tmpat Lain ap ? D Lift gitu ..
    .bataL k pesta . MLah bkin adik bwt Key .. Wkwkwk~
    .jdi ? HamiL ato egk ?
    .krg Greget END x ..
    .pasti ad sequeL x ! Harus ne ? AyoLah eon ????
    .d tunggu FF sLanjut’x .. Annyeong !!

  4. eon itu kata ‘mempunggungi’ nya ganggu banget .. Harusnya tuh ‘memunggungi’ maaf yah aku kritik , soalnya aku udah beberapa kali nemu kata itu ..
    Tapi semua ceritanya ‘Bagus BANGET’.

  5. Haaaaaa…. sudah tamat ternyata…
    G tau hrs senang or sedih…
    Biasanya semangat tiap hari nunggu lanjutan ni FF di publish…
    Happy ending yeeyyy…
    Chukae Ye-Ra couple,semoga Key cepat dapat adik kekeke…

    • Iyaa udh tamat -_-

      Heheheh.. ntar deh ada FF baru.. tenang aja, sewaktu masih bisa nulis ff disela-sela waktu kerja aku usahain😀

  6. udah ending ya?
    endingny mendebarkan, aku kira mereka lanjut ke pesta. Ga’ tw nya?? Hahay
    Walaupun aku jarang coment, tapi aku ngikutn perkembangan FF eoni yg satu ini… Daebak!!
    Ditunggu versi enceh ny eon *dijambak yeye(niru gaya eoni)…
    Jgn hate silent rider ya eon ~_~’

  7. whaaaaaaa….. eonni daebak….
    aku berharap endingnya pas si key udah dapet adik kecil….
    hehehehe…….
    jangan lupa bikin ff yesung yura couplenya lg ya…..
    kalo boleh bikin sequelnya AILY ya……

  8. Saaaeeng…………..deeebaakk.!!!!!!!!!!!((ikutan KeY))))

    gak rela kalo YeRa end!!
    buat squel nya deh…
    pasti lebih seru
    buat Yura hamil.
    teruuussss
    buat Yura nyiksa Jong woon …………

    fighting deh saeng….
    moga ilhamnya dateng .!!

  9. Hiks.. Hiks..
    aQ ketinggaLan baCa Ending’x😦
    eOnni-ya tega sekaLi..
    hehe

    Super Duper DaeBak ending’x eOn..
    Dari awaL nyaMpe aKhir’x seNyum” sendiri kya Orang giLa😛

    d tUnggu Ver.eNceh’x ya eOnnie..
    hahaha

    gOmawo daH buat FF yg Daebak n ga bkin bosen..
    d tunggu FF baru daRi YeRa CoupLe..
    tp sbLum’x seQueL donk eOn..
    hehe
    #figHting eOnni-yaaaa😉

  10. Annyeoong~ q reader baru~ *bow breng kyu*
    Akhirnya ending juga~ *lap2 ingus* #plaaak
    Sbnrnya g rela kl0 ending~ msih pngin baca.. ><
    Eonniiii~ bgus bngt FFnya.. d(^o^)b
    Mian bru smpet k0men *di injek*
    D tunggu FF yg lain ya..
    0H ya, update secret married jg d0ng *modus #pletak~

  11. Ending dech….
    Duuuh ternyata jong woon cemburuan bgt yaa….
    Yeeee akhir nya b’rhasil juga jong woon meruntuhkan pertahann yura…:D

  12. Ya udah tamat ga kerasa yah ngikutin dari yesung yg masih anteng2 z perasaannya ma yura sampai akhirnya mereka menikah.tapi ending ko agak gantung?adakah rencana dibuat sekuel?

  13. Baru pertama komen -___-”
    Speechless ahh, ga bis dijelaskan dengan kata2. Sampe walopun lagi jalan juga berusaha bgt yg namanya NAHAN SENYUM,😀
    Daebak thor, bisa kali sequel nya *puppyeyes~^^

  14. yeeeeaayyyy …
    ENDING YANG PERFECT !!

    NC.a jangan di skip dong .
    hohoohoh ..😀

    Bklan kangen sama tngkah lucunya Key😦
    eonni, sequelnya dong, bagian key sama adik brunya..
    hehe😀

  15. Boleh bilang gaaakkkk??????
    DDDDDAAAAEEEEEBBBBAAAAKKKK!!!!!!
    Bingung mau ngasih berapa jempol sama ff ini🙂

    Walaupun bias aku si epil tapi, aku suka ff ini!!!!! kebayang kalau kyuhyun yang jdi yesung disini😄

  16. Aduuu.. Udah end.. Padahal pengen banget baca pas baby yura sama yesungnya udah ada *eh… Kayanya key seneng banget mau dapet ade.. Mau ada versi enceh nya ya thor? Ditunggu ya…😀

  17. Akhirnya selesai juga. Aku suka endingnya.
    Sekarang tinggal nunggu Secret Married. Kekekeke,,

    Huwaaaaaaaaaaaaaa,,,, KJW, kau membuatku tergila-gila^^

  18. wah Dean, baru comment saya, padahal bacanya pas perilisan #dileparbakiak sama Yeye

    keren eonn, tapi kenapa End? huaaaa padahal kan baru mulai hidup rumah tangga mereka,,, ga ada rencana bikin sequelkah?

    apapun itu,,keep writing dean,,,,,, keren keren FFnya,, tinggal nunggu lanjutan secret merried sama FF terbaru Ye-Ra couple🙂

  19. daebakkkkkk ^^~
    udah ending aja :’
    padahal nunggu si yy couple punya baby.
    bikin after storynya ya thor😄
    di tunggu ff selanjutnya, secret married be awaited ^^

  20. eon!!! daebak eon,mantap ctarrr membahana *ehh
    kalo bisa bikin after storynya eon,kalo perlu nc *astaga* maunya buat sampe yura melahirkan eon.tpi mantaaaaaapppfffff

  21. Kyaaaaaa~ suka banget adegan (?) yang di dalam lift..
    Gak jadi ke pesta gara-gara begituan, ckckckckc… Yeye emang ganas (?), apalagi kalau mainnya ma saya *eh

  22. annyeong aku reader baru🙂 ehh udh abis yaa ?? hahaha mian telat komen ya ? hmm mau pnggl ditunggu yaa sekuelnya😄 bangapta ^^

  23. Aigoo keren banget thor >< banyak adegan kisseu nya deh YY couple kkk~ banyak kepergok pula kocak abis😀 yeye kisseu nya ga liat tempat nih #dilarang mengumbar kisseu sembarangan *plakk😀😀

  24. Sudah ber akhirkah?? Thor buat sequelnya ya thor…

    Thor aku minta pw ya.. Aku udah message ke fb mu.. Hehehehe *plak otak yadong..

  25. anyeong…
    kenalin ada reader baru ni…
    tau”x uda tamat aja hehehe… mav bgt telat komenx.
    sk bgt ma cerita ni n tinggal ngu ff secret married aje.
    thumbs up 4 u!!!

  26. kkeren bgt eon…..

    tp g jd prg pesta……aku ngakak bacanya…
    *padahal genrenya bkn.comedy…wkwwkwk

    support keep writing eon

  27. wiih .. itu pesonanya yura hebat banget ya .. waktu jalan aja semua cowok pada ngelihatin dia .. ckck daebak lah ! 2 tumbs de bwt chingu, udah sukses ngebuat aku terpesona dengan ff ini😀

  28. Akhirnya selesai jga bacanya…..
    .
    ..

    ….
    Huwaa…. Eonnie!!! daebak!! *niru Key*
    JW ssi, cemburunya gitu banget *mau…..*
    Yura ssi, knapa pesonamu begitu besar ampe si ikan, TJ ma L bsa suka…. *tarik si ikan, ssembunyiin*
    Unyuk akhirnya dapet peran penting jga *tepuk bahu unyuk*
    Ah…. Eonnie, ssekuelnya harussss ada…. Key pengen adik * pake puppy eyesnya Key*

    enceh nya pake PW juga 😦 😦
    Ntar lw minta dikasih ngga eonni???

    Lanjut bca unyuk dlu deh *nyari part 1nya*
    Tunggu koment slanjutnya …..
    Annyeong…….

  29. Whaaa~ endingnya diakhiri dengan adegan tak senonoh mereka -___-
    ekekke ….. gapapa, tapi keren banget … bikinin sequel nya doonnkk ….

  30. annyeong aku reader baru di sini,, aku baru nemu blog ini setelah berlama-lama mengubek ngubek internet mencari ff khusus yesung yg seSERU ini…
    author kau daebak buat aku ‘ngeh’ gitu wkwk…

  31. Waaah. .co cweet waktu masangin higheels nya^^

    Eonni mianhe,aku gg comen disemua part,cz aq on dihp jadi susah bgt,trus jaringan lemot bin ddangkoma:(

  32. kakak ipar ad ap dg lhermu,eh jwbnx kq ke syal sich yura,nylemor bgt dech..hahahahaha

    akhrx brhsl smga mmbuahkn hsil ya?kekekekd

    bgus bgt thor..hrus sequel nich..wajib hkumx*maksa*:D

  33. Bgus bgt..!!
    Jd ktgihan bc ff yg lainy ni,abis bgus2 ff dsni
    Jgn dpr0teksi d0nk ff ny kan ribet it,dh sng nemu yg bgs,eh pakek dipr0teksi

  34. FINALLY!!! huft~
    *kucekmata*

    hhee, Na bacanya ngebut nih. Jd komen.a sekalian gpp ya author? :)))
    Na suka sm alur, cerita, dan settingnya. Semua.a kerasa pas! ^^
    awalnya emang mungkin agak cepet alurnya. tapi lama” ngikutin.a jd brasa masuk bneran ke ceritanya.
    setiap scene nya, menguras emosi! Sedih, seneng, lucu, kadang sampe ketawa” sndri bacanya. Dimana liat tingkah yera yg bener bener…………
    yera brantem, jealous”an, dan akhirnya baikan lg dgn romantis. Ahh~ pokoknya semuanya PAS. Liked!^^
    keluarga yesung emang kayaknya aneh” ya? Dari penggambaran karakternya. Na ampe kadang ketawa” sndri bacanya. Seharian anteng baca AILY.
    Pkonya daebaklah! Suka suka sukaaaaaaaaaa~~~~~ \n.n/

    *ps: btw, key lucuuuu bangeettt. Pintar, cerdas, cute cute, dan JAIL pastinya! XDDD

    • Yaaaaaaa…. gag boleh😛

      yang bikin takut ya, yg bkin ketawa sendiri, asal jgn sampe gila aja yaa *plak

      mang keluarga aneh mereka, gag ada yg normal, plus menantu yg sedikit lemot, jadilah keluarga yg harmonis *eaaaa =,=”

  35. mian eonn aku langsung komen di part ending abis aku bca’a langsung ngebut, menurut aku dalam penulisan kata” bgus mudah dimengerti tpi msih ada sedikit typo, tpi gak pa” . . .
    aku suka jalan cerita’a . .

  36. feelnya dapet thor
    setiap baca ff yera couple selalu ngebayangin jd yura yg pastinya deg2an terus diperlakukan kaya gitu sm yeye….. waks~

    belum baca yg versi eNCeh nih.. minta PW lg boleh ya thoor >,<

  37. Annyeong eonni~~~ new reader here🙂
    salma imnida🙂
    mian aku baru komen d part ini, soalnya aku bcanya ngebut xD
    Cerita eonni bnr2 keren deh😉
    aku jd speechless nih -_-
    pokoknya DAEBAK deh, 4 thumbs for u eon🙂
    Fighting !! ^^

  38. ye。。。dah ampe part trakhir、:)
    g krasa eum
    yeppa cukkhae y dah brhsil ngelakuin itu ma yura。。kekekk😀
    Thor dtggu ff laeny y ^^
    AILY=》Daebakk!!!😉

  39. waaah daebak..akhirnya selesai jg baca ni ff,pokoknya keren bgt pa lg ma sifatnya bang yeye pinter banget klo ngerjain yura pa lagi ciumannya itu lho…^–^

  40. eonni…q reader baru….ff ini bener2 nyentuh bnget…q sampe bgadang mau baca sampe ending…ending nya bgus banget….eonie bener…daebak dech….*1000000 jempol buat author dan yera couple

  41. akhirnya aku menemukan part endnya disini

    gyahahaha Yeppa dibuat cemburu sama Myungsoo kekkkk
    Yeppa kau sweat sekali dg menyiapkan makan malam specia
    #meski g jdi

  42. Mf ya chigu bru komen d ending’a…..
    Abis pnasaran bgt ma ending nih cerita……
    Cerita nie hmpir mirip dgn kisah q T.T
    jd d awl2 part smpet gx konsen krn nangis…..
    Tp ff’a bgus bgt kok…..
    Oh ya chigu mnta PW NC’a donk….
    Hehehehehe

    gomawo ne chigu dh d blhin bca nih ff🙂

  43. aq baca nya dari kemarin2, tapi baru bisa komen sekarang…
    Tetap aja nie yah, si abg jongwon cemburuan tingakat kabupaten (?)

    itu juga myungsoo genit bgt, sengaja godain bg jongwoon yah…. *toel myungsoo*

    Keeeeeeeyyyyyyyy imut banget sih….
    Jadi pgn punya anak kyk gitu…
    ntar anak ku dan HAE bakal kayak gitu gak ya imut nya *mulai menghayal*
    *disiram air

    Nie FF bagus bgt, bangeeeeeeeetttttt *mulai lebeH

    sekali lagi..
    DAEBAK !!!!

  44. annyeong..naneun deaby imnida
    saya readers yg baru kemarin sore menemukan blog anda eonni,gomawo eonni berkat FF mu aku jadi tertarik dg sifat yesung oppa..^^
    di tangan eonni yesung oppa benar” daebak!!!!!!!!!!!!
    kira” ada sequel gak eon ??
    nanggung kalau g ada.
    di usahan ada ya??
    aku akan jadi pembaca setia YeRa couple..
    *BTW,kita tetangga lho eon..
    #modus biar akrab
    tetep hasilkan karya YeRa” yg lainnya ne??

    • Annyeong, selamat datang^^

      tetangga apa? sama-sama sby kah?

      sebenarnya ditanganku citra dia makin aneh dan mesum *eh?

      Oke deh thankyu ~~^^

  45. Daebaaaaaaaaaakkkkk…..!!
    Aku senang baca Ff YY Couple, So Sweet…
    Tapi di part 20 ini sedih harus berpisah dengan Mereka..
    Aku tunggu FF YY Couple selanjutnya…😀

  46. okey tarik napas sebelum beri komen. Kekeke
    daebakkkk aku segaja kasih komen di part akhir ini. Karena aku baca ff ini dari pagi sampe dini hari kaya gini.
    Dari part pertama sampe terakhir aku baca udh kaya orang gila dikamar. Dari mau nangis sampe cekikikan sendiri bacanya. Bagus banget ff nya thor. Semangat semangat untuk membuat ff yg lbh bagus lagi ne.

  47. sorry bru ngasih komen di akhir, setelah ngabisin waktu seharian bwt baca ni ff dari awal mpe akhir
    bnr2 bkin deg2an n ngakak satu paket wkwkwk
    cuma satu bwt bang yeye, akhirnya kesampean juga “cita2″nya
    uhuyyyyyyyy……..

  48. hahaha yura cari pekara sendiri..haha mancing mancungnih ceritanya..
    aiisshhtt eoma yepa kepo bnget….

    loh kok eunhyuk ku ngak muncul di sini.. sedihh..
    aahh eoni aku mau PW nya.. please .. aku udah krim pesan dari kmaren.. please..

  49. Woow
    Kerwn
    sempr gg minar krna xastnya yeppa bukan kyuppa cos aq,kan sparkyu .ehh tenyta keren pisan atuhhh .
    Mnta pw nc yaa bleh gg !!

  50. Wah min bagus bngt

    tpi akhir.a hyena gmna min? Jdi bingung

    ada sequel.a ngga min?
    Aq mnta PW.a yah min klo ad yg special hehehehe😀

  51. chingu,, bikin edisi special dong,, pengen tau kerepotan kim jong woon saat yura ngidam!! hehehe,,, ditunggu bgt!.. gomapseumnida buat crita’y yg menarik^^

    choi fara

  52. *sengaja nih muncul di part ending* kyaaaaaaaaa daebak bgt ff inii! Salut sama authornyaaa *cipok* bole minta pw part nc ga miin. Please aku readers baru min, suka bgt sm couple ye-ra.. Min yg baik bagi pw nya plisss *nyengir kuda*

  53. eonniiieeee….. om jongwoon keren sekaleeeeeeeeeeeee… mesti bahagia banget ya Yura bisa nikah sama om jongwoon. wakakakakakak… love when she mads at him, love when he patiently face his wife, love when they share their feeling to each other, and love the way that they keep their love grow up in each other’s heart❤

  54. Wahhh…. Thor… Itu kok malah skip sih!!
    Nanggung banget!!
    Hihihi XD!!
    Thor,, FFmu neomu daebakk!!*peluk author…
    Hahaha aku tnggu karya2mu selanjutnya!!

  55. Daebak thor,,,,keren abiz
    ,‘Ήм̣̣̥̇̊мм̣̣̥̇̊‘♌⌣ .̮ ⌣♌ akhirnya rmpung J̶̲̥̅̊υ̲̣̥G̲̣̣̣̥α̩̩̩̩̥ bca ff ini,,,ckup dg wktu 2hri aj
    Salam knaL aj Ƴɑ̤̥̈̊ª thor
    Nie q msih reader baru d bLog ini
    Tyuz bru ff AILY ini yg bru q bca,,,
    N mnta ijinya Ƴɑ̤̥̈̊ª thor buat ngacak2 ff2 Ɣªήğ lain ☀̤̣̈̇ː̖́=))ђåαª(*)ђåαª(*)ђåαª(*)ђåαªː̗̀ \=D/☀̤̣̈̇ː̖́

  56. anyeong aku readers baru .
    mian baru coment di part terakhir.
    thor jalan ceritanya menarik.aku suka ama yesung yg jahilin yura

  57. Heheeheeeeeee jongwoon oppa daebak…jeongmal

    Waaahhh gak nyangka udah smpai part trakhir bacanya..(⌣́_⌣̀) padahal ini keren………(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩) mau dooong jadi kim yura………

  58. hyaaaa…..deabak…..

    ffny bagusssss bnget….tpi q ketnggalan yaw???udah setaun yg lalu sich*ketinggalan brita loe…tpi gag p”….hehehe…

  59. Hai
    Saya reader baru
    Mian baru bisa komen, gak tau kenapa setiap komen selalu gak bisa nempel komen nya..

    Part ini myungsoo dtng trus berani cium yura di depan yesung..
    Wah, yesung gondok banget…
    Yesung gak jadi pergi ke pesta, malahan ngelakuin itu tuh…
    Yura pasti malu banget di bandara, garagara yesung dgn pede nya bilang akan buat adik tuk key… Jongjin ngeledek di liat tanda kissmark di lehernya yura..

  60. Kyaaaaa…. Daebak thor!
    Mian baru komen,, pdhal udah smpe baca after story.a,, mlahan aq baca Aftr Story.a dlu bru baca dri part 1,, kekeke
    kereeenn thor! Aq suka banget,, kyak.a baru ini aku bca epep yang ampe 23 part (trmsuk sequel)😀
    aku gak prnah sanggup sblom.a,, tpi krena epep.a author nh gak ngebosenin,, bisa selesai deh baca.a😀

  61. Mian eon dr part 11 ampek 19 gk ninggalin komen cos kouta menipis. Hehe mian
    Tp cerita ini keren bnget
    1000 jempol buat eonni

  62. Annyeong…aku reader baru hihii *bow* baru kelar baca semua seri AILY dan aku suka banget karakter yesung disini😀

    Eum..ijin acak-acak ‘kamar’nya ya kak hihii..

  63. Akhirnya selesai baca ni ff yeah *bungkukbuatauthor
    Makasih bgt udah bikin ff yg g bikin bosan buat baca. Gara2 blog ini jadi cari2 info tentang SuJu😄
    Mau nanya ini cara buat dpt pw gmn ya? Kan udah g blh lagi minta pw lewat fb. Makasih

  64. Mm,. seruuuuuuuu!!! dah g’ bsa koment cmn 1 kata “daebak!!”. perknalkan sya reader baru d’sni (baru ngubek2) hehe^.^

  65. Akhirnya selesai jg baca story ini slma seharian ini..dr part 1 ampe 20…tp sequel nya di protek..gmana cara nya dpt PW tuk sequelnya..jjebal…dksh yach…gumawo

  66. anyeonghaseo..
    aku balik lagi, seperti yg aku bilang sebelumnya aku sebenernya readers lama, tetapi aku baru bisa comment skrng. mianhae.. ^~^
    alasannya, aku baru tw caranya comment..
    hehe.. :p
    oh ya, aku hampir lupa tujuanku. aku cuma pngen bilang kalo ff kamu tuh ‘DAEBAKK’ itu juga slah satu alasannya aku ga pernah comment ff mu.!!. seperti biasa..
    hehe.. (O,O)v
    mungkin nnti aku hnya bisa comment ff mu diakhir cerita deh, soalnya aku udh terlalu telat buat comment ditambah cerita ff mu bnyak. aku baru tamat bca yg our love, sma ini doang. skrng aku lgi bca after story our love.. hehe mianhae..🙂
    ye-ye couple nya aku suka, yera atau park hyo jin itu slah stu ulzzang favoriteku.!!. xD
    oke kyaknya sudah cukup, mianhae kalau aku bawel..
    keep fighting ya.!!.
    baibai.. ~ ^o^ ~

  67. thor jjang laah ini ff nyaaa hihii >< mian baru coment di chap 20 yaa abis serius baca sih hehee oiya aku juga reader baru, aku baru nemu ff ini 2hari yg lalu dan langsung baca aily ini huuaaa telat yaa ??? pokonya jjang yaa buat ff ini xD

  68. Myungsoo myungsoo.. kau buat yesung cemburu saja wkwkwk
    Myungsoo sama aku ajah deh sini *plak😀
    Akhirnya mereka melakukannya(?) Tp kenapa di skip thor? Haduh, seharusnya lanjut ajah.. *pikiran yadong kumat😀
    Jongjin selalu saja buat yura merasa malu, hahaha
    Seneng banget deh akhirnya yy couple berakhir bahagia..🙂

    Jalan cerita ff author keren banget, aku selalu ketagihan nih buat baca ff milik author😉 aku jg mau baca ff milik author yg lain🙂
    Ada sequel gak thor? Aku pengen baca sequelnya deh..

  69. Aaa omo >< bang yeye itu setia bangett dan sayang banget sama yura, jarang di dunia ini orang seperti bang yeye ^^
    aaa sweet moment mele, ngiri gue ama yura ahhh?
    Akhirnya key bakalan dapet dedek wkwkw akhirnya berhasil juga.bya walaupun author skip wkwkw

  70. hahaha… Kak inih apa bedannya sma yg Part 20 ending di atas..
    wkwkkw.. kirain inih ada Ya**ng nya.. nyahha.. smpe aku minta PW segala deh hahha..
    kyurang…………..

  71. Secara ksluruhan chap seru bgt…

    Daebak bda dr ff lain,ku jd ikut ngerasain prasaan jg saat bacanya smpai slesai…

    Di tunggu kryanya yg lain…

  72. Oppaa, oppaaa…
    Mana ada jatoh dri tempat tidur trus lumpuh seumur hidup??? Emg tempat tidurnya setinggi namsan tower???
    Hahahaha..
    Ini pasangan kocak romantis bgt yaa..
    Sukaaaaa bangeeeeet sm couple ini…
    Cepetan punya aegi dooonggg.. Pengen tau anaknya bakalan mirip siapa??
    Hahhahaa.

  73. pasangan aneh, lucu, somvlakk tapi romantis uhh bikin iri
    seneng bs lht Jongwoon Yura bahagia, apalagi klo udah adik Key pasti makin seru pasangan itu
    g rela dh ff ni berakhir ^^
    makasih kak udah buat ff keren ini (y)

  74. ya ampun rasanya ga rela banget ff ini udh tamat aja😦
    suka banget sama semua ff yeye couple..

    ditunggu ff yeye couplenya lagi kakak ^^

  75. maaf reader baru…aku baru tau kalau ff itu sangat menyenangkn tp sayang ff yg bagus2 d protec,dn pengen minta pw nya malu…sadar diri aku orang baru…buat author terus berkarya…semangattt!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s