FF “Secret Married” Part 3~ [Hyuk-Na]

 

FF  “SecretMarriedPart 3

 

AuthorKim Yeon Young~ (@DeanClouds)

Cast: LeeHyukJae(Eunhyuk), ParkJaeNa(OC)

SupportCast: LeeDonghae, ShinMinchan,HanGaeIn, Shindong. Lainnya temukan sendiri.

Genre: Married Life. Comedy(?) 

 

Ratting: PG-15

 

Ps :Typo….membuat mata sakit *plakkk

Maappppp kelanjutan Part 3 ini lamaaaa…. maklum-lah Author sibuk ngurusin suami yang lagi mau buka cafe baru *lirikYeye #disamberpetir-___-

Okelah dari pada banyak omong…. langsung saja…

Happy Reading……..

Sebelumnya………. 

 

HyukJae POV

 

Aku menoleh kearahnya saat aku akan berjalan meninggalkannya. Tunggu!! dia sepertinya akan………

“Akkhhhh……………….”

Buggggggggggg………….!!!!!!!!!

Tepat!!! Tepat sekali Lee Hyuk Jae..tepat sekali kau menangkapnya. Ya!! gadis ini sekarang ada dipangkuanku….saat dia akan terjatuh dari sofa. Sial!!kenapa dia menatapku seperti itu. Aku? Kenapa aku ini. Rambutnya menutupi sebagian wajahnya dan nafasnya terdengar agak berat. Dengan pelan aku menyingkap rambutnya itu. Sungguh!! ini skinship yang diluar kendaliku. Tidak!! naluri lelakiku tidak mungkin bergetar hanya karena gadis ini. Tapi, tatapan matanya yang begitu teduh membuatku tidak ingin berpaling, untuk berkedippun aku tidak mau.

“Park Jae Na”

“Mwo?”

Kenapa aku memanggil namanya…..Jinja!!! seorang Lee Hyuk Jae tidak mungkin terpengaruh gadis semacam ini. Tidak

Part 3

 

Author POV

Hyukjae, pria ini bahkan masih betah walau hanya sekedar menatap wajah gadis yang kini ada dipangkuannya. Memanggil nama gadis ini dengan sangat lembut bahkan tidak pernah terpikirkan olehnya.

“mwo?”

Jaena. Gadis ini malah menjawab panggilan Hyukjae padanya. Hyukjae menormalkan wajahnya. Ia tidak mau terlihat seperti tertarik pada Jaena. Ahh ani, bukan tertarik. Lebih tepatnya ia tidak ingin terlihat seperti pria bodoh saja didepan gadis yang dianggap kejam olehnya.

Hyukjae berusaha menyadarkan dirinya dari pengaruh buruk gadis ini. Menahan nafasnya agar ia tidak terlalu terpengaruh oleh wajah innocent gadis ini yang tiba-tiba saja bisa berubah jadi serigala.

“Tubuhmu berat”

Jaena mendelik seketika saat Hyukjae bilang tubuhnya berat. Hyuk juga begitu. Ia segera melepas kontak (?) kontak pelukannya. Jaena segera bangun dan menata wajahnya yang sedikit gugup. Hyuk hanya menahan senyum saat mengatakan itu. Padahal Jaena juga tidak gemuk. Bisa dibilang badannya sangat kurus. Makanya Hyuk sering bilang dia kurang sexy.

“Kau…Kau? Aisssh!!”

Jaena melongos pergi. Kemudian berbalik menatap Hyukjae. Rasa-rasanya ia masih kesal dengan Hyukjae. Akhirnya Jaena mendekat kearah Hyuk. Hyuk menatap Jaena. Ada apa dengan gadis ini? Begitulah pertanyaan yang muncul dibenaknya.

“Hyukjae-ya” panggil Jaena.

“mwo?”

Dengan sekuat tenaga Jaena menginjak kaki Hyukjae dengan kakinya. Jaena masih menggunakan sepatu. Hyuk membulatkan matanya. Ia sangat terkejut dengan apa yang Jaena lakukan sekarang. Ini sungguh sakit.

“Awwwwww……….” pekik Hyukjae kesakitan sambil memegang kakinya. Setelah puas menginjakkan kakinya Jaena mengeluarkan evil smirknya pada Hyukjae.

“Rasakan!! enak saja mengatakan tubuhku berat!!” Jaena berlalu begitu saja. Kemudian……..

“Gadis kejamm!!! mana ada gadis sepertimu. Dasar serigala!! aww appo… “ teriak Hyuk dan sambil meringis menahan sakit.

“Masih mengatakan buruk tentang diriku……..”

Jaena berbalik lagi saat Hyuk mengatakan dia adalah serigala.

“mwo?” Hyuk seperti orang ketakutan. Ia masih menahan sakit karena kakinya diinjak oleh Jaena.

“Awwwwww!!!!!!” Hyuk meringis kesakitan lagi saat Jaena menginjak kakinya lagi. Dan kini dua kakinya sudah lengkap dengan Injakkan dari Jaena.

“Itu karena kau sudah memasang foto menjijikkan itu! Ara!” kata Jaena dan meninggalkan Hyukjae yang merasakan sakit dikedua kakinya. Ia duduk disofa sembari memijatnya sendiri.

“Aigoo!! apa dia benar-benar wanita….. sulit dipercaya. Awas saja. Tunggu pembalasanku!” gumam Hyukjae sendiri. Sambil sesekali ia meringis.

“Jeongmal… aku besok ada latihan!! Eottoke? Aish!!!! Park JaeNaaaaaaa!!!!!!!!!” Teriak Hyuk dari dalam kamar.

JaeNa POV

Bagaimana bisa tadi aku sempat menatap wajahnya saat pria jelek itu menahan tubuhku. Aish jinja!! Andwee….

mengatakan tubuhku berat. Gadis kejam. Serigala. Memangnya dia apa. Dia itu pria paling jelek yang baru aku temui seumur hidupku.

“ahhh….” aku mengembalikan botol air yang telah aku habiskan. Setidaknya ini membuat aku lega dan berpikiran jernih lagi. Tapi. Apa kakinya tidak apa-apa? Aku memang menginjaknya terlalu kuat. Ya!! berpikiran apa aku ini. Anniya. Biar dia rasakan. Enak saja dia memasang foto menjijikkan itu. Didepan ranjang pula.

Aish!! menurutku dia juga tidak tampan. Potongan rambutnya. Aigoo!! blonde sungguh tidak cocok untuknya. Ya kenapa aku jadi memikirkan potongan rambutnya juga. -_______-

Okey. Fokus Jaena. Katanya dia akan mengantarkanmu ketempat appa. Tapi apakah dia mau? Akukan baru saja menganiaya nya… Ya Tuhan. Sepertinya aku akan menjadi budaknya lagi. Aku kangen Appa!! Oppa!!……….

Lebih baik aku kembali kekamar. Siapa tahu dia—

Sreeeekk………sreeekkkkkkkk

Suara apa itu.

“Kau… ?”

Aku terdiam saat tahu namja itu keluar dari kamar dengan menyeret kakinya. Ya Tuhan. Apa sebegitu parahnya. Dia menatapku tajam. Tatapannya membuatku takut saja.

“Kauu…. kau harus tanggung jawab!! Park Jaena..”

“mwo-mwo…. Aku?” aku pura-pura tidak tahu. Semoga aktingku bagus. Tapi kelihatnnya aktingku sangat buruk. Lihatlah Hyukjae memicingkan mata tepat kearahku.

“Jangan pura-pura!! atau kau akan kehilangan kegadisanmu!!”

Tunggu!! apa? Kegadisan? Apa itu…… Yak!! kegadisan.. apa dia mau?? mau melakukan sesuatu padaku…

“Yak!!!! Aish.. memangnya kau bisa…?” ancamku. Paling dia hanya bercanda, kau ingin aku ketakutan kan Lee Hyukjae. Hhh tidak akan bisa…..

“Siapa bilang? Kau mau bukti, huh!!?”

Sial dia mendekat kerahku. Yak!! wajahnya juga terlihat serius. Jalannya memang pelan sih. Sambil meringis kesakitan tentunya.

“Kau tahu. Didalam apartement ini hanya ada aku dan kau…Ara! Aku tidak mungkin disalahkan jika aku melakukan itu padamu. Yang ada kamu malah akan ditertawakan banyak orang Jaena-ya… kau tahu itukan?”

Kenapa dia mengancam seperti ini. Dasar!! Aigoo!! apa boleh buat…..

“Ne..Ne… Arraseeo!! cepat katakan apa maumu!!”

Akhirnya kau kalah lagi Park Jaena. Pria ini sungguh. Dia senang sekali membuatku ketakutan. Aku paling ngeri saat membicarakan hubungan suami istri. Apalagi sampai hubungan yang sebenarnya. Aish!

HyukJae POV

“memijitnya pelan-pelan” kataku. Pijatannya memang sangat enak. Tangannya juga lembut. Yak!!berhenti memujinya… Hyujae-ya.

“Ne.. ini juga pelan… Aish!” jawabnya.

Aku tahu dia sangat kesal. Menggembungkan pipinya dan berdecak kesal itu adalah hal yang sangat membuatku PUAS. Aku puas membuat dia kesal. Kalau dilihat dari sini. Memang dia kelihatan sangat manis. Tidak seperti tadi sangat menginjakku. -___-”

“Kalau besok aku tidak bisa latihan bagaimana?”

Kulihat Jaena sedikit mendongak. Dan menghentikan aktifitas memijit kakiku.

“Jinja? Ini tidak serius. Kau ingin membuatku merasa bersalah? Begitu?” katanya sedikit berontak. Peka sekali dia. Memang itu alasanku. Sepertinya dia bukan gadis yang bodoh seperti yang aku pikirkan.

“Yaaa.. memang kakiku sakit. Aku ragu kakimu itu bukan dari tulang. Kakimu itu besi. Kau tahu. Aish! Kenapa aku bisa hidup denganmu….sulit dipercaya seorang Lee HyukJae yang tampan ini menikah dan tinggal dengan gadis seperti ini”

Gerutuku sendiri… Jaena menatapku sejenak. Entahlah. Apa kata-kataku keterlaluan.

“Kau tahu itu. Aku memang seperti itu” jawabnya sedikit muram. Lalu ia menundukkan kepalanya dan memijat kakiku lagi. Kenapa dia tidak membalas ocehanku. Biasanya dia selalu tidak mau kalah. Memang kakiku sudah agak mendingan dari pada yang tadi. Gadis ini pandai memijit rupanya.

“Kau kenapa…?” tanyaku saat dia diam.

“Kau maukan mengantarkan aku ketempat Appa?” katanya menatapku. Sepertinya dia memang merindukan Appanya.

“mwo? Sekarang?” tanyaku memastikan

“Eumm…” Jaena mengangguk.

“Ta-tapi……..” aku sedikit ragu. Kenapa Jaena memasang Aegyonya. Dia mempunyai pribadi ganda atau bagaimana? Sebentar dia terlihat seperti gadis normal. Sebentar galak bahkan melebihi serigala yang akan memangsa mangsanya. Dan ini dia seperti anak kecil yang meminta mainan pada Eommanya. Aigoo!! ada yaaa gadis seperti dia.

“Ayolah… kakimu kan sudah lumayan membaik bukan? Lagian apa kau mau dicap sebagai menantu yang buruk oleh Appa?!” katanya lagi. Yakk!! dia berubah jadi manis kalau ada maunya. Dasar. Hyukjae-ya kau sepertinya akan mendapat masalah jika kau menolaknya. Baiklah. Untuk kali ini saja. Menuruti apa mau gadis ini. Lagian dia juga sudah membawakan aku bubur dan obat.

“Ne…tapi kau harus menuntunku!!”

“MWO!!”

__oOo__

Author POV

Jaena akhirnya mau menuntun Hyukjae. Walau sebenarnya ia sudah bisa berjalan. Tapi Hyukjae sengaja memanfaatkan moment ini. Entah untuk apa. Balas dendam atau memang ia suka membuat Jaena kesal.

“Aish pelan-pelan Jaena-ya. Kau ini jalannya cepat sekali.” gerutu Hyukjae. Jaena hanya mengercutkan bibirnya kemudian menatap Hyukjae.

“Yaa.. aku ini sudah sangat pelan. Apa kau sengaja membuatku kesal, huh?”

“Aish! Pikiranmu selalu buruk terhadapku. Sekali-kali kau itu lembut seperti gadis normal. Apa tidak bisa?!”

Jaena mengembuskan nafas panjangnya. Kemudian ia menatap Hyuk. Bagaimanapun. Ini salahnya. Ia telah menginjak kaki Hyukjae sampai seperti ini.

“Kau tau? Kita ini melanggar janji!! kau ingat. Kita tidak boleh ada skinship!” kata Jaena mencoba mengingatkan Hyuk tentang kontrak mereka saat mereka sepakat menyembunyikan identitas hubungan mereka yang sudah sah menjadi pasangan suami istri.

“Ne aku tahu. Baiklah kalau begitu. Aku tidak jadi mengantarmu!” kata Hyuk. Ia sadar ia menggoda Jaena. Sedikit menyembunyikan senyumnya. Karena Hyuk yakin sebentar lagi Jaena akan berubah pikiran.

“Aish!! kau ini selalu saja….baiklahh…. “

Jaena akhirnya menggandeng tubuh Hyukjae melingkarkan tangannya dipinggang Hyukjae. Dan mengalungkan tangan Hyuk dipundaknya.

DEG

Debaran jantung Jaena berdebar saat tangan itu kini menyentuh pundaknya. Memang ini lebih dari berdebar. Sangat berdebar. Ini bukan skin ship pertama bagi mereka tapi. Entahlah bagi Jaena kali ini lain. Hyuk menatap Jaena disampingnya. Kemudian Jaena juga menatap Hyuk. Dengan kesadarannya. Akhirnya Jaena mengalihkan tatapannya kearah lain. Dan menuntun Hyukjae menuju mobilnya.

Mereka tidak tahu ada yang mengintai mereka saat menuju mobil.

“Okey.. aku pastikan dia gadis itu. Jadi itu suaminya?”

“Bos harus segera tahu….” kata lelaki yang menggunakan kaca mata hitamnya.

“Hum.. pastikan kita tidak dicurigai. Ini apartemen mewah. Kau tahu itu”

“Ne. Ara!!”

__oOo__

Saat turun dari mobil Jaena sengaja duluan turun dan menunggu Hyukjae dan berniat membantunya lagi. Hyukjae dengan percaya diri keluar sendiri tanpa ada guratan wajah kesakitan sama sekali.

“Kau bisa berjalan sendiri?” JaeNa heran kenapa Hyukjae suka sekali membuatnya kesal.

“Kau kira aku mau seperti orang bodoh didepan Appa dan Oppa-mu?Huh?” Hyukjae seperti tidak mempunyai rasa bersalah sama sekali. Jaena dengan kesal hanya bisa bersabar. Setidaknya dia berterima kasih Hyukjae mau mengantarnya. -____-

“Appa………..” pekik Jaena saat melihat Appanya yang ada didepan pintu menyambutnya. Memeluk putri kesayangannya. Jaena merasakan rindunya sudah terobati walau hanya memeluk Appanya. Jaena sudah hampir dua minggu ini tidak bertemu dengan Appa dan Oppanya.

“Annyeong~ Aboeji..” Hyukjae menundukkan wajahnya saat tuan Park menatapnya dengan senyuman. Entahlah dia sedikit gugup atau apa. Ini pertama kalinya Hyukjae menginjakkan kakinya dirumah istrinya. Dan juga menatap langsung mertuanya ini. Semua tidak bisa diungkapkan. Ini jauh lebih menegangkan untuk seorang Lee Hyukjae.

“Lee Hyukjae…”

__oOo__

Makan malam ini terasa bagi Hyukjae. Jaena dan Appanya terus saja bercanda sedang Hyukjae. Ia seperti penonton saja. Jungsoo oppa-nya masih ada diluar kota. Jadi hanya ada Tuan Park, Jaena dan juga Hyukjae.

“Ehem… Hyukjae-ya”

“nde? Ahh…. Ne Aboeji..” jawab Hyukjae sedikit gugup. Hyuk terus menggerutu dalam hatinya mengapa ia terlalu gugup. Ini sebenarnya hanya makan malam biasa. Berulangkali ia harus menghela nafas panjang untuk menghilangkan kegugupannya. ‘Aboeji’ kata pertama yang paling ia merasa gugup. Ia tidak pernah memanggil siapapun dengan sebutan itu.

“Hahah.. kau terkejut ya.. mianhae” kata Tuan Park tertawa melihat sikap Hyukjae.

Sedang Jaena sepertinya dia puas membuat Hyukjae seperti itu. Terlihat dari tatapannya yang mengarah ke Hyukjae. ‘kenapa kau seperti tikus yang kecebor got Lee Hyukjae’ begitulah tatapannya.

Hyukjae tahu Jaena Puas membuatnya seperti ini. Ia juga menatap Jaena. ‘dasar Serigala!! mana ada tikus setampan aku. Bodoh’

Dan Yaaahhh. Mereka adu mulut lewat tatapan mereka. Tuan Park melihat Jaena dan Hyukjae bergantian. Lantas tersenyum.

“Hyukjae-ya” panggil Appa-nya Jaena. Dan Hyukjae langsung gelagapan. Kemudian Jaena tersenyum puas. Ia puas bisa balas dendam. Ya setidaknya kesalnya sedikit terbayarkan.

“Mmm.. Ne” jawab Hyukjae.

“Kalian sudah tinggal berdua selama kurang lebih hampir dua minggu. Bagaimana putriku? Apa dia baik kepadamu? Mianhae dia kurang bisa memasak”

Kata-kata ini langsung disambut dengan tatapan Jaena kepada Appanya.

“Yak!! Appa-ya… !!” pekiknya.

“Hhh..itu. Aku sudah tahu. Gwencahana. Setiap hari aku makan ramen juga aku masih sehat sampai sekarang” jawab Hyukjae sengaja membuat Jaena disalahkan juga oleh Appanya. Dan berhasil.

“Yaakk… tidak setiap hari. Aku bahkan pernah membelikanmu bubur” jawab Jaena. Keduanya kini saling menatap tajam. Pertengkaran mungkin akan segera dimulai.

“Itukan karena aku sakit. Kalau aku tidak sakit. Pasti aku makan ramen lagi. Ne?” jawab Hyukjae tidak mau kalah. Sepertinya ia juga sengaja menjawabnya seperti ini.

Tuan Park bingung dengan sikap anak dan menantunya ini.

“Bubur? Sakit? Yaa.. jelaskan pada Appa. Jaena-ya??”

Jaena sedikit menunduk. Dan Hyukjae ganti tersenyum PUAS.

“Ne.. Hyukjae sakit” jawab Jaena pelan.

“Mwo? Kau masih memanggilnya Hyukjae?” kata Appanya. Sepertinya Tuan Park akan mengetahui banyak hal di malam ini. -___-”

Hyukjae senang sekali. Dan sepertinya ia akan mendapat dukungan penuh. Jelas saja mertuanya ini secara tidak langsung membelanya. Hahah!! Hyukjae jeongmal daebak. Kata Hyuk memuji dirinya sendiri. ==”

“Yaa.. Appa!! apa aku harus memanggilnya.. ..oppa?” jawab Jaena dengan sedikit merendahkan kata ‘oppa’

“Ne..!kalau kau bertemu Appa dan Eomma suamimu bagaimana? Lalu katanya Hyukjae juga sakit! Aigoo! Putriku kenapa, kau susah sekali menjadi perempuan”

Hyukjae tertawa dengan menutup mulutnya dengan tangan yang memegang sumpit. Jaena mendelik kearah Hyukjae. Tapi Hyukjae tetap saja tertawa.

“Appa!! sebenarnya aku ini anak Appa apa tidak?” Jaena kesal. Ia menggembungkan pipinya. Dan menaruh sumpitnya. Ia tidak selera makan sama sekali setelah Appanya terus-teruskan menyalahkannya.

“Baiklah!!! kau masih anak Appa yang paling cantik..dan paling Appa sayang. Setidaknya mengurus suamimu dengan benar Jaena-ya. Kau ingat apa kata-kata Eomma dulukan?”

Tiba-tiba Jaena merindukan Eommanya yang telah tiada. Kata-kata Appanya seolah menyadarkan Jaena bahwa ia sudah bersuami dan harus membawa keluarganya menjadi keluarga yang bahagia. Tapi bagaimana mungkin. Dia dan Hyukjae belum ada perasaan apa-apa. Setidaknya itu yang dia rasakan. Tapi untuk kemudian… Jaena juga tidak tahu.

“Ne.. aku ingat. “ jawab Jaena pelan. Hyukjae kini menghentikan senyumnya dan mulai menatap Jaena. Gadis didepannya ini terlihat sedih saat mengingat kata Eomma.

“Aboeji. Tidak perlu menyalahkan Jaena. Kami memang baru bertemu juga saat menikah. Jadi wajar kalau Jaena belum terbiasa dengan keadaanya yang sekarang. Aku tidak apa-apa. Jika Jaena memanggilku Hyukjae saja. “

DEG

Debaran jantung Jaena kembali berdetak saat kalimat yang sangat bijaksana itu keluar dari mulut Lee Hyukjae. Biasanya dia juga mengolok-olok Jaena. Atau ini hanya kepura-puraannya didepan Appanya Jaena.

“Mianhae Abeoji!… membuat anda cemas.” tambah Hyukjae lagi.

“Ne.aku tidak cemas. Hanya saja. Jaena kadang itu diluar kontrol. Appa sendiri juga kadang juga pusing” jawab Appanya Jaena.

“Appa!!” pekik Jaena lagi. Appanya kemudian tersenyum menatap Jaena.

“Jaena-ya. Kau beruntung mempunyai suami seperti Hyukjae ini. Appa minta maaf jika Appa terlalu memaksamu. Ini semua demi-”

Hyukjae tahu apa masalah keluarga ini sebenarnya hingga merelakan putrinya menikah dengan dia. Lalu menatap Jaena. Tangan Jaena masih digenggam oleh Appanya. Ini menunjukkan betapa sayangnya Tuan Park dengan anak gadisnya ini.

“Ahh.. Aboeji tidak perlu seperti itu. Menikah dan bertemu, mengenal Jaena memang tidak pernah terpikir olehku. Tapi kami akan berusaha membangun keluarga yang harmonis. Sesuai keinginan Appa Eomma dan Aboeji”

Jaena hanya bisa melongo mendengar kalimat ‘aneh’nya Hyukjae lagi. Dia makan apa hingga bisa berkata seperti ini. Otaknya juga bereskan belum bergeser. Jatuh dari kamar mandi juga tidak? Pikir Jaena.

Tuan Park tersenyum. Setidaknya ia lega mendengar Hyukjae begitu pada Jaena. Entahlah yang pasti setelah ini apa yang akan melanda Hyukjae. Tendangan lagi? Atau Injakan kaki lagi dari Jaena?

HyukJae POV

 

Entahlah. Aku juga tidak tahu apa yang ada dilidahku hingga aku mengeluarkan kata-kata yang menurutku langka dan aku tidak pernah mengatakannya sama sekali sepanjang umur ku. Jinja! Apa Jaena marah dengan kata-kataku?

Apa peduliku dia marah. Yang penting Abeoji percaya padaku bahwa aku bukan laki-laki brengsek itu saja.

“Kau … dari mana mendapat kata-kata seperti tadi?”

Rupanya gadis ini belum tidur. Yaa!! aku masih sibuk dengan laptopku. Tapi pikiranku melayang jauh dan teringat saat aku dirumah Gadis kejam ini. Aigoo! Lee Hyukjae. Ini benar kau-kan?

“tentu saja dari mulutku. Bodoh. Kau kira dari mulut Choco. Tidak lucu” jawabku masih menatap layar datarku. Kurasakan bed sedikit bergerak. Dan……

“Awwww” sebuah cubitan melayang dipinggangku. Aish! Gadis ini suka sekali menyiksaku. Aku menatapnya dan dia sedang duduk disebelahku dengan tatapan yang sulit diartikan.

Yaakk aneh.. tidak. Dia biasa saja saat seperti ini. Tidak cantik. Tidak. Aku menggelengkan kepalaku berulangkali. Aku ingin mengusir kata Cantik yang sempat mampir diotakku.

“Kau ini.. aku tanya baik-baik. Tskk!” gersahnya.

“Ne.. makanya kau jangan berpikiran buruk terus terhadapku. Kau kira aku bodoh apa? Ingat aku ini terlahir pintar dan tampan.” apa aku terlalu percaya diri? Aku rasa tidak. Ini kenyataan. -____-”

“Aish ~ terserah apa katamu! Tapi dimataku kau ini masih belum Tampan. Ingat belum Tampan!! mm.. dan satu lagi. Aku belum tahu kemampuanmu. Skil? Lalu nilaimu? Apa benar kata-katamu itu?”

Sial!! apa dia kira aku ini bodoh. Memang aku mendengar Jaena ini termasuk mahasiswi yang pintar. Kepribadiannya juga baik. Itu yang kudengar. Tapi yang terakhir itu tidak berlaku untukku. Dia sama sekali bukan wanita. Dia serigala -____-”

“Baiklah!! Park Jaena. Akan aku buktikan kalau aku ini mempunyai skil dan juga pesona yang hebat!!ARA!!”

Dengan menyentilkan jari telunjukku kedahinya. Dia hanya memasang wajah seolah-olah mengejekku. Dasar!

“ne.. Arasseo!!”

“Lalu imbalanku apa” tanyaku. Dia sedikit berpikir. Lalu berubah menjadi kesal. Apa dia kira aku menuntut yang macam-macam. Ya Tuhan. Bibirnya aku baru menyadari kami sedekat ini. Duduk berdampingan diatas ranjang. Ya!! Hyukjae. Jangan berpikiran macam-macam. Ingat! Gae in.. Ya Gae in……

“mm.. begini saja. Kau harus memasakkan aku masakanmu. Ne?” sepertinya tawaran yang bagus Lee Hyukjae. Gadis ini seperti matikutu. Mukanya sedikit terkejut. Ya!! terkejutlah Jaena-ya.

“Mwo?!! shirheo”

“Lalu. Ya sudah aku boleh menciummu?!” Aku yakin pasti dia akan sangat marah dan langsung menerima tawaranku. Yaa aku tahu dia paling sensitif kalau menyangkut hal seperti ini.

“Jeongmal…ini tidak adil!! baiklah… aku akan membuatkan makanan untukmu” jawabnya pelan dan pasrah tentunya.

Baiklah aku akan memenangkan Dance kali ini. Hahaha… membuatnya bingung, kesal dan membuatnya marah adalah hal yang paling aku sukai saat ini. Entahlah. Ini seperti kehidupanku yang baru. Aku menemukan kehidupan setelah bertemu dengan gadis ini. Itu tidak akan aku pungkiri. Menikah. Suami. Istri. Semuanya sangat mendadak aku rasa. Tapi semoga saja ini akan berjalan semestinya.

Author POV

“Akhirnyaa…. selesai juga latihan kita kali ini” kata shindong sambil duduk disamping Hyukjae. Peluh mengucur dipelipisnya. Tampak sekali ia bersemangat dalam latihan. Padahal sudah lama Hyuk jarang mengikuti Dance karena ia sibuk dengan Gae In.

“Kau sangat powerfull tadi. Keren!” kata Shindong pada Hyukjae. Hyukjae hanya tersenyum simpul.

“Yaakk Shindong-ahhh”

Shindong menoleh kearah suara yang memanggilnya. Kemudian ia tersenyum. “Michan” gumam Shindong.

“Siapa?” tanya Hyukjae. Kemudian ia juga mengalihkan pandangannya. Ia menatap dua yeoja sedang menuju kearahnya. “itu bukannya Jaena?” batin Hyukjae. Ia lalu memasang wajah normalnya seolah tidak kenal. Dengan Jaena.

“Yaa.. kau disini rupanya?” kata Michan sambil melirik Hyukjae. Ia sebenarnya ada maksud lain. Ia ingin melihat Hyukjae dari dekat. Bukan menyukai. Michan seperti fans berat Hyukjae.

“Ne..  Jaena-ya. Kenapa kau dibelakang Michan terus. Sini.. aku kenalkan temanku” kata Shindong. Jaena masih terus dibelakang tubuh Michan . Sementara Hyukjae masih belum menatap dua yeoja didepannya ini.

“Yaa.. aku saja Shindong-ah” pinta Michan.

“Aishh~ mmm.. Hyukjae-ya. Kenalkan ini temanku. Kami teman dari SMA” kata Shindong. Hyukjae mengangguk kemudian mendongak dan mendapati Michan dan Istrinya Jaena.

“Annyeong~ Hyukie oppa. Choneun Michan imnida. Bangapseumnida” Kata Michan tersenyum dengan sangat manis. Membuat Shindong ingin muntah melihatnya. Dasar. Terlalu berlebihan sekali Michan ini.

“Ne.. nado bangapta. Hyukjae imnida”

“Jaena-ya…” panggil Shindong pada Jaena yang dari tadi terus seperti ini. Bersembunyi dibalik tubuh Michan. Bukan malu atau apa. Ia hanya tidak mampu menghilangkan rasa berdebarnya saat ini. Karena ia takut identitas mereka diketahui oleh temannya ini. Jaena paling tidak bisa menyembunyikan apapun. Aktingnya sangat buruk -____-”

“Ne.. Park Jaena imnida. Bangapseumnida” kata Jaena sambil membungkukan badan tanpa menatap Hyukjae sedikitpun. Hyukjae menatap lain pada Jaena. Gadis ini begitu lain jika sedang bersandiwara.

“Ne.. Hyukjae imnida. Nado bangampta Jaena-ya”

Kata-kata ini membuat Jaena mendongak menatap Hyukjae. Hyukjae tersenyum pada Jaena. Senyum yang sepertinya bisa membuat Michan pingsan. Lihatlah Michan bahakn tersenyum sendiri. Tapi bagi Jaena. Ia hanya berhenti bernafas sesaat. Ya hanya sesaat tidak lebih. Yang dia inginkan adalah pergi dari ruangan ini dan menghirup banyak oksigen.

“Woaa.. kalian bertatapan terus. Apa Jaena begitu mempesonamu Hyukjae-ya?” Goda Shindong pada Hyukjae. Hyuk dan Jaena kemudian sama-sama mengalihkan tatapan mereka kearah lain.

“Jaena-ya!!!!” suara yang tidak asing ditelinga Jaena.

“Donghae-ya” gumam Jaena. Donghae dengan semangat menghampiri Jaena.

“Ahh!! kau disini rupanya.” kata Donghae saat sampai didepan Jaena. Hyukjae menatap laki-laki yang bernama Donghae ini dari atas hingga bawah. “inikah namjachingu Jaena?” begitulah pertanyaan yang muncul didibenaknya. Kenapa dia baru mengetahui Jaena juga bisa membuat pria mempesona.

“Ne.. ada apa?”

“kemarinkan kau menolak ajakanku. Nanti sore kau harus mau yaaa… Ne?” tawar Donghae. Jaena tidak habis pikir. Ini bahkan dihadapan teman-temannya. Michan menyenggol lengan Jaena agar menjawab permintaan Donghae. Semenata Hyukjae. Matanya terus menatap Jaena.

Jaena. Jangan ditanya. Saat mata Hyuk menatapya ia seakan takut mengucapkan kata ‘Ya’ pada Donghae.

“Ne.. nanti sore. Kau tunggu ditempat biasa” jawab Jaena berusaha tersenyum pada Donghae.

Donghae tersenyum puas. Kemudian mengusap puncak kepala Jaena. Ini memang kebiasaannya jadi Jaena dan juga yang lainnya tidak heran. Berbeda dengan Hyukjae. Namja ini hanya sibuk menggerutu didalam hatinya. Seolah ia tidak rela melihat pria ini menyentuh Jaena.

“Aku pergi dulu… ada kuliah sebentar lagi!! Annyeong” Donghae memberi salam pada Shindong dan juga yang lainnya. Sementara Hyukjae. Ia mengambil botol air mineral dan meminumnya. Seperti orang kehausan.

“Jaena-ya. Kau tidak merasa jika Donghae menyukaimu?”

Pertanyaan Shindong seketika membuat Hyukjae menyemprotkan air yang diminumnya hingga ia tersedak.

“Uuuhhhuk……….!!”

“Hyukie-ah gwenchana?” tanya Shindong. Sementara Michan mengambil tissu dari dalam tasnya dan mengusap air yang membasahi tubuh Hyukjae.

Jaena menatap Hyukjae dan begitu sebaliknya.

“Gwenchana” jawab Hyukjae kemudian pergi dari hadapan Jaena, Shindong dan juga Michan.

“Dia kenapa berubah seperti itu” tanya Michan saat melihat Hyukjae nampak begitu dingin. Shindong hanya menggeleng. Jaena hanya bisa diam diam dan diam. Ia tidak tahu harus apa tadi sehingga ia begitu mengiyakan ajakan Donghae. Tapi bukankah mereka telah sepakat bahwa urusan pribadi tidak boleh saling mencampuri.

Hyukjae terus melangkahkan kaki keluar ruangan. Tanpa menoleh kearah Jaena.

“Molla” jawab Shindong.

“Michan-ah… aku lapar. Kajja kita kekantin” ajak Jaena mengalihkan suasana.

“ne.. aku juga sangat lapar!! kajja….!!!”

“Yaak!!! aku ikuttttttt!!!!!” teriak Shindong saat tahu tempat favortinya. Ya Kantin. Tempat makan. Segala hal yang berbau makan. Dia pasti semangat.

HyukJae POV

 

Tidakkkk!! pemandangan apa ini. Hyukjae tidak mungkin seperti ini. Tssk!! apa itu. Mengusap puncak kepalanya. Benar-benar kekanak-kekanakan. Aku tunggu ditempat seperti biasa?? berarti mereka sudah lama saling kenal?Aish!! apa peduliku. Andwee!! Ya memang dia istriku. Dan sepakat tidak mencampuri privasi masing-masing. Tapi- laki-laki itu… Arghh!!

Apa benar apa kata Shindong? Shindong? Lebih baik aku tanya padanya. Diakan dekat dengan gadis kejam itu.

“Hyukie oppa”

Itu seperti suara Gae In….

“Gae in-yaa” kataku saat dia ada disampingku. Kemudian dia dengan lincahnya melingkarkan tangannya dilenganku.

“aku merindukanmu…” katanya sangat manja. Bagaimana ini ya. Jujur aku memang sangat mengharapkan dia kembali lagi padaku. Tapi. Aku sudah beristri. Entahlah sejak mengunjungi rumah Jaena aku sedikit berpikir. Pernikahan bukan hal main-main. Tapi. Bukankah aku dan Jaena juga terpaksa. Setidaknya bersenang-senang dulu juga tidak apa-apa.

“Aku juga” balasku tersenyum padanya.

“Kita kekantin. Aku sangat lapar” Ajaknya.

“Ne..baiklah”

__oOo__

“Hyukjae-ya!!!” aku mengedarkan pandanganku kepada sumber suara. Ternyata!! shindong. Ada Jaena juga disana??

“Ne.. kita kesana saja?” ajakku pada Gaein.

“Tapi-”

“Tempat ini penuh apa kau tidak lihat..” sepertinya Gaein tidak suka aku bergabung dengan Shindong.

Author POV

“Woaaa… kalian kemana-mana berdua yaa” kata Shindong menggoda. Sementara Gaein tersenyum senang. Begitupun Hyukjae juga tersenyum dengan manisnya. Membuat Jaena menatap dengan smriknya.

“Kalian sangat serasi” ucap Shindong lagi. Langsung mendapat tatapan mematikan dari Michan. Jaena seolah tidak mau tahu. Ia menatap kearah lain.

“Ne… gomawo” jawab Gaein tersenyum. Kemudian Jaena hanya mengalihkan perhatiannya dengan iphone ditangannya. Ia hanya menyibukkan diri. Supaya tidak muntah melihat pasangan didepannya ini. Entahlah. Dia juga tidak tahu. Ia kesal saja melihat Gaein.

“Jaena-ya!!”

Sungmin sudah ada dibelakang Jaena. Namja ini tampak begitu senang bertemu Jaena. Hyukjae mendongak dan menatap laki-laki yang memang ia mengenalnya.

“Wooa.. ada Hyukjae juga” kata Sungmin. Dan Hyuk hanya tersenyum. “kenapa Jaena juga mengenal Sungmin? Banyak sekali teman laki-lakinya” Batin Hyukjae saat menatap Jaena.

“Sungmin oppa… ada apa?”

“Hmm… berhubung pekerjaan kita belum selesai…. umm bagaimana jika mengerjakannya dirumahmu!! Eotte?”

“mwo? Dirumahku?” Jaena seolah tidak percaya dengan apa kata Sungmin. Bagaimana bisa. Ia sudah menikah dan mempunyai suami. Kalau terbongkar dan seluruh mahasiswa tahu?? lalu…. bagaimana. Hyukjae dan Jaena terus bertatapan.

“Ne.. Ide bagus. Aku juga mau kerumah Jaena. Aku lama tidak main kesana” tambah Michan lagi…

Gawat!!

“Andweee!!!!!!!” Pekik Hyukjae dan Jaena bersamaan.

Kini semua mata tertuju pada Hyukjae dan Jaena. Kenapa mereka berteriak bersama?!!

 

=TBC=

 

Nyahahahahha~Part 3 yang aneh…….-____-*ditabok😛

Baiklahhhh~setelah ditagih. Akhirnya selesai juga part 3 ini.

Bagaimanakah part selanjutnyaaa……….

Apakah terbongkar? ?kekekek😄

 

117 thoughts on “FF “Secret Married” Part 3~ [Hyuk-Na]

  1. waaaahhh, benar2 mendebarkan….. Mreka ketauan gak ya??? Malu bgt tu jaena sm eunhyuk….
    Bikin penasaran nih…. Buruan eon next part nya, gak sabar nih…. *maksa

  2. asiiiikk,, makin seru aj ceritany.. hmm,, kayakny ud pd mulai cmburuan nih.. ud mulai ad benih cinta2 sptny.. eh, itu si hyukie oppa bs jg ngmong bijak gt d dpan appa jaena,, pke dbelain lg istriny..ehm..ehm..
    kira2 mrk curiga gk y, klo hyuk-na ad hub..
    Lanjut y eon..

  3. Kereen…Ceritanya makin seru!!
    Aigoo…mereka ktauan gk ya??!

    Yaaak, knapa TBC disitu sih…eonnie emang jagonya buat org pnasaran..tanggung jwab loh eon, next part hrus cepet d publish…kkekkeke #maksa

  4. haha.,kompak bgt teriaknya hehe,..aduh emang hyuki oppa apa ga bisa romantis?suasana lg mendukung eh malah dirusak dgn mengatakan jaena berat aigo,,jd z jaena marah dan nginjak kakinya jaena emang pasangan yg lucu

  5. Wahhhhh makin seruuuu…
    Aduh Jaena waspada donk ama Hae…
    Kayanya hae itu bs berubah jd kejam banget deh…
    Hyuk ama Jaena masih malu2 gimanaaaa gitu…
    Bilang aja kl sudah mulai saling suka kekeke
    Lanjutannya jangan lama2 ya thor😄

  6. Wahh.. wahh..
    aKhir’x nOngoL jga paRt k-3..
    d kiRa pas jatUh tuH bkalan aDa Kissing’x..
    Mungkin bisa LebiH paRah daRi Kissing aLa” Yeppa meNgingat HyuKppa agaK yaDong..
    Kkeke..

    Ayo d tUnggu Part seLanjut’x Chingu-ya..
    Jgn Lama” yaaaa..
    hheheh
    #figHtingg !!!!😉

  7. huwaaa…..,udah rilis ea part 3x…kekeke
    .hubungan oppa am jaena kapan ketahuan???
    .penasaran gman reaksi tman” mereka…. >,<
    eonnn….,FIGHTIING 😀

  8. terbongkar gag y smw.y ??
    Penasaran. Pake bgd. Tp hnya eonni en tuhan yg tahu .. Kekkekke~

    apa donghae uda tw y hyukjae suami jaena? Secara mata2.y uda memastikan.y .. Jd dy manas2in hyuk td y .. Ah~ knp kau bgtu donghae oppa~??

  9. Aaaaaaa…. Kyknya ada yang mulai “cemburu”
    #lirik eunhyuk…

    Benarkah…benarkah…

    Apa yg bakal terjadi selanjutny??
    Gmana law mereka tahu law jaena ma eunhyuk udh nikah??

  10. .mian Eon .. Aq bru bca ..
    .aq kaget . Wktu Eon Post udch Part 7 ..
    .yg q ingat . Aq bru bca 2 Part .. Brarti , aq teLat … -____-” ::
    .aq terLaLu fokus am Yesung-Yura .. Kkkk~
    .mian skaLi Lgi ..
    .aq mau coment ..
    .ehm ehm ..
    .emmm .. Mnurut q , scra fisik n hati . mreka udch pux perasaan .. Tpi , scra pkiran . Mreka menoLak ..
    .mreka udch muLai egk suka Liat 1 sma Lain dket am org Lain .. Cieeee ..
    .Hyukppa bijaksana banget ktemu am Mertua .. Jae Na ajja sdikit meragukan keadaan otak Hyukppa ..
    .wduhh .. Gae In .. Kya uLar ajja .. Ng.LiLit tangan x Hyukppa ..
    .hush hush sana ..
    .pkok x JempoL .. /apa’an coba? Kkkk~
    .Lanjutttttt …

  11. jaena ma hyukjae bakal ketawan kah????
    seneng hyukjae y dah mulai cemburu ngeliat Jaena ma donghae,,,, gmn klo tau ternyata sungmin juga suka sama istri y n bakal kerja bareng gt hyuk bakal meledak nih cemburu y….
    bakal sibawa lerumah ngak ya temwn2 Jaena????
    hyuk jae dah mulai ngeluarin kata2 diluar kendali dia nih….

  12. Huuaaa benih2 cinta sudah terasa di antara mereka..
    Ciyeee…

    Aishhh hyukjae kenapa kau juga berteriak andwe…
    Membuat semua org curiga..
    Ck..

    Ap ini termasuk rencana donghae mengajak jaena kencan??

    Makin seruu

  13. Andweee!!!! Mereka bKLan alasan apa???
    Duh. Jd deg degan niih….
    Tuh kan jaena juga mulai lope lope M a hyukjae….
    a hyukjae…

  14. Huuaaa bner2 keren eoni,,,
    Adech bang dapet kta2 itu dr mna?? Sungguh bijak pisan,.. Ђёђёéђёђё
    Seperti’y sudah mulai muncul benih2 cinta nich,, Ђёђёéђёђё
    Mkin seru makin tambah penasaran..
    Lanjut bca lag.. Ђёђёéђёђё

  15. terkadang kesal ama onge yg seperti itu,,,tapi terkadang kasihan karna cinta’a bertepuk sebelah kaki ralat tangan yg benar…

    jaena benr” serigala betina beringasnya minta ampun dhhh,,,,hyukjae sabar ya masss nnti dia akan takluk ko wwkkkkwkkk…

  16. weeehh JaeNa beruntungnya dirimu . Ada bang enyok , ikan asin , ampe umin jga ??…

    Tpi kyuhyun ttp punya saya ne !!!
    ppllllaakk…
    aaww…..
    #ditabokSparKYU

  17. kyaa hyukjae dewasa kata-katanya, tp kadang malah berantem lg sama jaena haha. dua-duanya saling menutupi, tp donghae udah tau kebenarannya ya? go publik aja hubungan hyukra (?)

  18. Hahahahaha si hyuk ma jaena keceplosan teriak bareng tuh😀 wah bisa mencurigakan orang tuh..aigo sepertinya mulai tumbuh getaran2 anek di hati mereka nih😀

  19. hyuk jae sma jaena kya pasangan yg lucu
    coz tanpa mereka sadari mereka melakukan hal yg membuat org curiga…
    wkwkwkwkwkwkwk

  20. Andwaeeeeee!!!!!
    Nah lho, nah lho, Hyukjae – Jaena…
    Hahahaha, couple aneh bin ajaib, kkk…
    Benih-benih cinta mulai tumbuh diawalai kecemburuan satu sama lain…
    Hehe…

  21. Hyuk jail banget, senang banget godain Jaena. Tapi kayaknya Hyuk udah mulai ada perasaan nih ke Jaena, krn dia sendiri kesal kalo liat laki2 lain dekat dgn Jaena..
    Next part ^_^

  22. yaa,, enyuk oppa kenapa ikutan teriak,, bisa terbongkar nti rahasia kalian,,, km bodo amat.. hahhahaaa
    biar dah main rahasia2an,, biar sm2 sadar sendiri kalo mereka slg cemburu,,
    apa haeppa udh tau suami jaena eunppa?

  23. Itu makhluk berdua sama” odong.. Maen rahasia kog treak barengan -,-”
    hae bkal ngapain hyukna y?? Itu yg jaga didepan apartemn kyag e org suruhannya
    Masih ada beberapa typo dan pnempatan tanda baca yg salah tp secara keseluruhan suka..

  24. Iiihhh, geli bgt sam gain.. Lebay banget siiihhh??
    Naaaah loooh, ngapain teriaknya berduaan??
    Awaas ketahuaaan…
    Knapa gak ngerjain di rumah appanya jaena?
    Gak ada foto pernikahan mereka kan???
    Trus appanya bknnya kerja???

  25. Naaahh…looo…si hyuk reflek ikutan treak…otomtis bkin smua b‘tny“ dunk??? hahaha
    tu b2 sling g suka saat psnganny brsma dg yg laen..cm msih lom nydarin n ngakuin ajj..iisshh

  26. Hadeuh hadeuh ke ceplosan kan mulut nya , hayoo gimana ??!
    ehh seru deh kek nya kalo ketauan , haha
    hae jahat kan ???!
    keluarga dya kah yg bikin kluarga jaena bangkrut ????
    hyuk jae banyak saingan nya , kkkkk

  27. Wkwkwkw kenapa malah teriak berdua kan malah jadi ketawan. Aduhh couple ini makin seru deh, mereka udab mulai cemburu satu sama lain nih makin seru. Penasaran pas saling nyatain perasaannya satu sama lainn><

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s