FF “You And I” Part 3

You & I

[ part 3 ]

Author : Kim Yeon Young 

Cast : Park Jungsoo , Lee Jihyeon

Support cast : Kim Jongwoon, Kim Yeonyoung, Lee Sungmin

 

Lenght : Continue

Rating : PG-15

Ps : banyak typo,?? Gaje juga..

 

Disclaimer : ff ini murni dari pikiran saya, seluruh cast milik Tuhan YME tetapi untuk Kim Jongwoon selain milik Tuhan juga milik saya Youngie~ kkkkkk

 

Note : Jangan lupa RCL wajib hukumnya

 

okey happy reading

 

Author POV

 

Jungsoo sedang mengamati layar ponselnya sesekali mengedarkan pandangan matanya ke penjuru airport, dia berharap ada Jihyeon mengantarnya ke Jepang, walaupun hanya seminggu tapi yang ia rasa kurang tanpa ada Jinyeon mengantarnya, ya gadis yang telah membuat hatinya berdebar kencang saat melihat senyumnya, gadis yang telah membuatnya tidak mampu berpaling dari gadis manapun

 

” kau sudah memberitahu Jihyeon? “ Tanya lelaki disebelahnya, sedang Jungsoo masih

mengamati ponselnya

 

” sudah kemarin malam “ katanya, tapi matanya terus menatap layar ponselnya

 

” wae? Kau mengharap sms darinya ?? sms aja kalau perlu telepon dia “ kata Jongwoon

 

” hahhh “ Jungsoo hanya menghela nafas panjang,

 

” tumben kau jaga gengsi, memang kau sudah menyatakan perasaanmu “

 

” tadi malam, mungkin Jihyeon mengira hanya gurauan, tsk aku memang pengecut “

 

” jinja? hey kau jangan begitu Jungsoo-ya “

 

“ ini waktunya aku serius dengannya Jongwoon-ah orang tuaku bahkan sudah menginginkan aku menikah dengannya “ kata Jungsoo

 

” ne?? bagus kau bisa segera menikahi Jihyeon, eumm apa Jihyeon tidak menyukaimu lagi?? “

 

” aku tidak tahu “ kata Jungsoo lalu Jongwoon menepuk bahu sahabat karib sekaligus atasannya itu

 

” ne aku tahu apa perasaanmu, tapi aku yakin kalian akan bersatu Jihyeon serahkan padaku, Youngi akan membantuku nanti eotteo? “

 

” ne gomawo Jongwoon-ah aku pergi dulu “

 

” ne hati-hati, oya sedia selalu uang receh disana kau tidak ada yang akan meminjamkan uang setiap saat “ kata Jongwoon menggoda

 

” Yaakk neo!! Ara kau tidak tahu seberapa kaya Park Jungsoo “

 

” kekekek~ “ Jongwoon tertawa saat melihat kelakuan bos nya yang salah tingkah,

 

” wae? Ada yang lucu hah ?? “

 

” anniya “ kata Jongwoon berkilah

 

” ciihh aku pergi dulu , urus perusahaan dengan baik Jongwoon-ah “

 

” siapp ahjusshi “

 

” yakkk “

 

* * *

 

Next day

 

Jihyeon sedang mengamati layar ponselnya, entah apa yang ada dipikirannya saat mengamati potonya bersama Jungsoo,

 

” kau rindu pada ahjusshi mu “ kata Youngi mengangetkan lamunan Jihyeon

 

“ ahh eonni, anniya “ kata Jihyeon berbohong, padahal ia sangat merindukan ahjusshi yang menyebalkan itu

 

” tskk lalu untuk apa wallpaper ponselmu Jungsoo oppa hah dasar “

 

“ …. “ Jihyeon hanya diam

 

” kau belum menelponnya “ Jihyeon hanya menggeleng mendengar perkataan Youngi

 

” sms , email chat “ Tanya Youngi bertubi-tubi , sedang Jihyeon hanya menggeleng terus

 

“ Yakkk kau bodoh sekali Jihyeon-ah “ kata Youngi menggeleng

 

” bukan aku yang bodoh tapi ahjusshi itu yang bodoh “ kata Jihyeon sambil mengaduk-aduk minuman yang ada didepannya, ya jihyeon dan youngi memang ada dicafetaria kampus

 

” Mwooo?? Apa maksudmu “ Tanya youngi menyelidik “ apa Jungsoo oppa berbuat macam-macam padamu ?? “

 

” eonni kau bicara apa, anniya hanya saja sebelum berangkat ke Jepang dia… hah eonni tau kan orang tua Jungsoo oppa akan menikahkan kami “

 

” Jinja?? woaaa itu sangat keren Jihyeon-ah, kapan kalian akan menikah “

 

” Eonni !! “ kata Jihyeon berteriak, otomatis seluruh mata tertuju pada Jihyeon

 

“ sebaiknya kita bicara ditempat lain saja saengie eotthe ?? “

 

Didalam mobil Youngi tak henti-hentinya tertawa dengan apa yang diceritakan Jihyeon, bagaimana bisa seorang Park Juhgsoo menyatakan perasaannya seperti itu, tidak ada romantis-romantisnya

 

” eonni berhenti tertawa atau kita akan mati muda “ kata Jihyeon sembari kesal pada Youngi atas apa yang ia ceritakan,

 

” ne ara!! tenang saja eonni mu ini lihai dalam menyetir, lagian ini mobil Jongwoon oppa“

 

” oya apa Jongwoon oppa tidak cerita tentang Jungsoo oppa pada eonni ? “

 

“ anniya dia sibuk mengurus perusahaan mertuamu “

 

” Yaa aku kan belum menikah dengannya “

 

” tapi kan sama saja sebentar lagi kau akan menyandang status nyonya Park “

 

“ aish~ mendengarnya saja aku merinding eonni , aku takut “

 

“ Mwoo? Takut ? Jihyeon-ah menikah bukan hal yang menakutkan bahkan kalau kau menikah itu akan menambah kekuatan cinta pasangan masing-masing terlebih nanti kalau kau punya anak dijamin suami akan sangat mencintaimu “

 

” Mwo anakkk “ Jihyeon terkejut mendengar kata-kata Youngi eonni yang menyebutkan anak, bukannya apa dia masih takut melakukan ‘hal’ seperti suami istri,

 

” hey kau kenapa Jihyeon-ah “ kata Youngi yang mengetahui ekspresi terkejutnya Jihyeon

 

” anniya “ kata Jihyeon menggeleng,

” lalu kenapa Jongwoon oppa belum menikahi eonni ? “ Tanya Jihyeon lagi

 

Jihyeon POV

 

” lalu kenapa Jongwoon oppa belum menikahi eonni “ tanyaku pada Youngi eonni,

 

” setelah Jungsoo oppa menikah denganmu baru kami menyusul Jihyeon-ah “ kata Youngi eonni sambil menatap lurus kedepan dengan kendali setirnya

 

“ mwo? Wae eonni “ tanyaku menyelidik, aku curiga diantara mereka bertiga ada yang disembunyikan , aku hafal sifat Youngi eonni yang selalu ceroboh atau selalu keceplosan saat berbicara beda sekali dengan Jongwoon yang hati-hati menyembunyikan rahasia

 

” mereka berdua kan terikat perjanjian entahlah intinya Jungsoo oppa dulu yang menikah baru Jongwoon oppa, kurasa dulu si kura-kura itu kalah minum jadilah perjanjian bodoh itu “ kata Youngi eonni panjang lebar,

 

” Mwoo, berarti alasan Jongwoon mengenalkan aku pada Jungsoo oppa dulu adalah agar cepat menikah dengan eonni ?? “ kataku menyelidik bisa kulihat ekspresi Youngi eonni berubah dia menutup mulutnya, aiogoo Jongwoon oppa berdoalah agar kau selamat nanti sudah membocorkan suratku pada Jungsoo sekarang aku tahu semua, Tapi memang aku juga menyukai ah ani aku sudah mencintai Jungsoo oppa

 

” ahh Jihyeon-ah jangan salah paham “ kata Youngi eonni

 

“ eonni berdoalah Jongwoon oppa selamat araseo!! “ kataku berpura-pura mengancam, biar dia sedikit takut hahaha

 

“ Ya Jihyeon-ah jangan begitu bukankah karena Jongwoon oppa juga kau jadi menemukan tambatan hatimu “ kata Youngi eonni, ya memang benar tapi aku kan jadi malu

 

 

* * *

 

sudah lima hari ini ponselku sepi tidak ada sms ataupun telepon darinya siapa lagi kalau bukan ahh menyebut namanya saja aku berdebar apalagi kalau bertemu, tidak bisa kupingkiri aku sekarang merindukannya

 

sedang apakah si ahjusshi itu sekarang, kenapa dia juga tidak menghubungiku?? Apa dia marah padaku, apa sebegitu sibukkah dia!! apakah dia juga sama seperti ku? Aish~ kenapa aku jadi mellow sekali

 

aku membaca semua sms yang ia kirim padaku dulu, memang sengaja aku menyimpannya, dan sms terakhir sebelum ia ke Jepang dia tulis ‘ selama aku tidak ada jangan dekat-dekat namja itu, arasseo !!! jaga dirimu jangan sampai dia menyentuhmu lagi ‘

aku tersenyum melihat smsnya apa ini tandanya dia benar-benar menyukaiku? Karena dulu dia terkenal playboy aku takut dia hanya mempermainanku saja

 

 

Hari ini memang aku sedang ada dikampus sendiri, Youngi eonni sedang tidak ada mata kuliah jadilah aku kekampus sendiri. Kini aku pulang sendiri karena aku berniat ke perpustakaan kota, sengaja aku akan naik bus, saat aku dihalte depan kampus

 

” Jihyeon-ah “ ada seseorang yang memanggilku , aku mencari sumber suara yang memanggilku

 

” Mwo?? Sungmin oppa “ kulihat dia berjalan kearahku,

sebelum ia mendekat sebaiknya aku pergi, kuedarkan pandanganku kearah jalan Taxi!! Ya aku harus naik taxi tak seberapa lama ada Taxi yang mendekat Tapi tiba-tiba dari arah berlawanan?? Mobil ……

 

Tiinnn Tinnnn

 

” Jihyeon-ah awas “

 

” hey nona minggir “ suara teriakan orang-orang dan juga Sungmin oppa terdengar ditelingaku tiba-tiba

 

Brakkkkkk

 

semua tampak gelap dimataku, aku hanya dapat mendengar teriakan orang-orang disekitarku, lalu semuanya menghilang

 

Jungsoo POV

 

Baru di Jepang 5 hari rasanya sudah lama sekali aku berada Di Jepang, aneh memang aku sangat merindukannya, Jihyeon-ah sedang apa kau sekarang? Tidak ada candaan darinya, juga senyum yang terukir dari bibirnya, arggh aku merindukannya

 

Aku memang sengaja tidak menghubungi yeoja aneh itu, aku hanya ingin tahu apakah dia masih menyukaiku, kata Jongwoon akhir-akhir ini Jihyeon suka menanyakan aku melalui Youngi. Tapi kenapa sampai sekarang dia tidak menghubungiku, apa dia tidak tahu emailku?? Tidak mungkin dia bahkan hafal betul emailku? Apa dia kembali tergoda oleh namja yang bernama Sungmin itu , aigoo seperti nya aku harus menghubungi Jongwoon,

 

baru akan menelpon ternyata pemilik kura-kura aneh itu sudah menelpon, tumben sekali

 

” yoboseyo Jongwoon-ah “ jawabku mengangkat telepon darinya

 

” ….. “

 

” MWOOO!!! “

 

”…. “

 

” ne aku akan pulang secepatnya “

 

Clip, aku menutup teleponku, kakiku serasa lemas, jantungku serasa berhenti berdetak, Jihyeon-ah semoga kau baik-baik saja, segera aku memencet ponselku

 

” pak lee, uruskan aku tiket ke korea sekarang “

 

” ….. “

 

” ne?? malam ini “

 

” ….. “

 

” batalkan semua jadwalku besok!! Semua kuserahkan padamu “

clip aku memutuskan sambungan teleponku

 

Perjalanan dari Jepang ke Seoul kurasa sangat lama, biasanya ku buat untuk tidur, tapi kali ini sangat-sangat lama apa karena hatiku tidak tenang? Bagaimana bisa dia ceroboh sekali,

 

setelah sampai Seoul, aku langsung menuju rumah sakit tempat dimana Jihyeon dirawat

aku mengetahui semua dari Jongwoon, saat aku menuju kamar dimana Jihyeon dirawat, aku melihat namja itu?? Untuk apa dia disini, apa semenjak aku tidak ada mereka berdua ada hubungan? Ahh sekarang bukan waktunya untuk berpikir macam-macam

 

aku membuka pintu kamar dimana Jihyeon terbaring tak berdaya, ini membuat kakiku lemas, Jihyeon-ah kenapa kau bisa seperti ini, aku melangkah pelan dan duduk didepannya,

 

” mianhae “ aku mendengar kata-kata yang meluncur dari mulut lelaki itu

 

” neo?? Untuk apa disini “ kataku tapi aku belum menatap namja itu, bisa-bisanya aku nanti memukulnya kalau aku memandang namja yang telah, ahh hampir memperkosa Jihyeon

 

” tadi Jongwoon-sshi sedang membeli keperluan, jadi aku yang menunggunya “ katanya

 

” pergilah!! Sebelum aku melakukan sesuatu untukmu “ kataku

 

” ne?? Jungsoo-sshi, sekali lagi mianhae tapi !! ”

 

” pergiii!! “ kataku, lalu kudengar derap langkah kaki menjauh dari kamar rawat ini, kenapa namja ini? Apa dia bersama Jihyeon saat kecelakaan? Berarti mereka sudah berbaikan? Ahh itu semua tidak penting yang penting sekarang adalah kesembuhannya.

 

aku mengusap-usap tangan Jihyeon yang terbelit selang infuse, dengan perban dikepalanya? ‘Jihyeon-ah ireona ‘ gumamku pelan ‘aku tidak akan memaksakan kehendak lagi, lakukan sesukamu, panggil aku ahjusshi atau pukul aku kalau itu bisa membuatmu bangun ‘

 

’jihyeon-ah apa kau marah,karena aku pengecut yang tidak mau mengakui perasaanku sendiri sehingga kau begini ‘aku terus berbicara sendiri seperti orang gila, bahkan airmataku tidak berhenti menetes, aku memegang tangannya terus kuusap pelan, kucium tangannya, kenapa saat aku akan serius kepadamu kau bahkan mendapat musibah apa kau tidak mau menjadi istriku? Apa kau sudah mempunyai cinta lain Jihyeon-ah

’ mianhae Jihyeon ’

 

Author POV

 

 Jungsoo masih berada dikamar rawat Jihyeon, rupanya dia tertidur semalam tangannya masih erat menggenggam tangan Jihyeon, Jihyeon masih belum tersadar karena ada sedikit luka dikepalanya yang menyebabkan dia tidak sadarkan diri

 

Klekkk

 

suara pintu kamarnya terbuka,

 

” Jihyeon-ah “ suara seseorang cemas saat mengetahui putrinya terbaring tak berdaya dikamar

 

” chagiya~ “ suara lembut eomma nya Jihyeon tak percaya anak putrinya terbaring tak sadarkan diri

 

Jungsoo tersadar dari tidurnya karena mendengar sayu-sayu suara kedua orang tua Jihyeon, memang sebelumnya orang tuanya berada di Inggris jadi baru bisa kembali ke korea setelah mengetahui Jihyeon kecelakaan

” ahh Jungsoo, kau sudah bangun “ kata eomma Jihyeon

 

” ne? mianhae aku ketiduran “ kata Jungsoo seraya bangun dari tempatnya

” ahjusshi ahjuma sudah lama berada disini ?? “

 

” kami baru saja tiba Jungsoo-ya, ahh terima kasih sudah menjaga Jihyeon “ kata tuan Lee

 

” ah cheonma , aku juga baru sampai tadi malam sehabis dari Jepang “

 

” Jinja? kau pasti capek sekali lagi gomawo sudah menjaga uri Jihyeon “ sahut eommanya Jihyeon

 

” permisi, kami akan memeriksa pasien “ kata Dokter yang bermarga Choi

 

” ne silahkan dokter “

 

tak berapa lama, dokter Choi Siwon telah selesai memeriksa Jihyeon

dan hasilnya Jihyeon sudah melewati masa kritis dan keadaannya akan membaik perlahan-lahan

 

Mereka tidak mengetahui ada seseorang tengah memperhatikan keadaan Jihyeon dari kejauhan, sungmin diam-diam mengamati Jihyeon dari luar kamar, memang sejak tadi malam sungmin tidak benar-benar pergi dari rumah sakit, karena dia merasa bersalah pada Jihyeon, dia harus segera meminta maaf atas perlakuannya ke Jihyeon

 

Keesokkan hari…..

 

Sungmin sengaja datang kerumah sakit, dan menunggu Jihyeon beruntung tidak ada Jungsoo disana hanya ada nyonya Lee dan Youngi jadi dia bisa menunggu Jihyeon siuman

 

” kau temannya Jihyeon ?? “

 

” ne ahjumma, “

 

” katanya Youngi kamu yang membawa Jihyeon kemari?? Ahh jeongmal gomawo “

 

” cheonma, boleh aku menunggu Jihyeon disini “ Tanya sungmin

 

” tentu saja, “

 

 

Jihyeon POV

 

 

aku berusaha membuka mataku, berat sekali dan aku mendengar suara, memanggilku?? Apa aku mimpi? Atau jangan-jangan aku, ?? aku kembali mengingat kejadian sewaktu aku tertabrak mobil!! Lalu aku sekarang ada dimana, apa aku berada dialam lain, ahh tapi kenapa suara itu begitu jelas,

” Jihyeon-ah “ kata eomma sewaktu aku membuka mata

 

” eomma “ kataku, lalu eomma memelukku, aku melihat Youngi eonni tersenyum padaku

 

” eonni “ kataku, kuedarkan pandanganku kepenjuru ruangan mencari-cari namja yang aku rindukan, tapi? Yang kulihat kenapa Sungmin! Mwo lalu dimana Ahjusshi apa dia tidak khawatir padaku? Sudah kuduga

 

” Jihyeon-ah “ kata sungmin oppa “ syukurlah kau sudah siuman “ katanya lagi,

 

” … “ aku masih diam, mengingat apa yang dia lakukan padaku

 

” saengie sungmin oppa yang membawamu kerumah sakit, kalau dia tidak cepat membawamu mungkin lain lagi ceritanya “ kata Youngi eonni, apa jadi dia yang menolongku, memang Youngi eonni tidak tahu kalau sungmin oppa telah melakukan hal seperti itu padaku, karena aku belum menceritakannya kejadian dimana dia menciumku dengan paksa.

 

“ ne? “ kataku

 

” Jihyeon-ah aku mau bicara, boleh “ tanya sungmin oppa padaku

 

” bicaralah “ kataku masih ketus

 

” sepertinya serius eomma akan menemui dokter dulu, ayo Youngi “ kata nyonya Lee, sepertinya mengerti situasi, hanya Youngi yang agak bingung atas sikap ketus Jihyeon pada Sungmin, yang Youngi tahu dulu Jihyeon sangat akrab bahkan terlalu dekat dengan sunbaenya itu

 

 

* * *

 

ini sudah hari kedua aku setelah aku siuman, dokter mengatakan aku harus disini satu hari lagi, aigoo rasanya aku sudah tidak betah bau obat sana sini, apalagi kalau melihat jarum suntik , untung luka dikepalaku tergolong ringan jadi tidak perlu lama-lama aku disini, hanya kakiku saja agak sulit untuk digerakkan.

 

setelah mengetahui penjelasan dari sungmin oppa, dan ia benar-benar minta maaf, aku jadi memaafkannya, dia juga sering datang menjengukku, dia berjanji tidak akan mengulagi lagi, dia sangat menyesal atas perbuatannya.

 

Tapi ahjusshi itu kenapa tidak muncul-muncul, apa dia benar-benar marah karena aku belum menjawab? Apa dia sudah menemukan wanita lain, ya Jihyeon-ah jangan berpikir macam-macam, biarlah kalau dia sudah tidak peduli padamu, karena kamu sudah tidak ada yang mengganggu lagi , batinku

 

ahh aku bosan, mana eomma dan appa sedang dicafetaria lamanya minta ampun, Youngi eonni sibuk, tiba-tiba

 

Klekkk pintu terbuka, kulihat dia datang OMO!! Kenapa aku sulit mengontrol detak jantungku,

 

” kau sudah siuman “ hah? Pertanyaan macam apa itu dasar!! Aku kira dia akan memelukku dan menangis maafkan aku Jihyeon, ternyata dia ?? kenapa dia malah duduk disofa bukannya disampingku

 

” seperti yang kau lihat “ jawabku datar

 

” …. “ dia diam, hey kenapa malah diam

 

” kau baru tiba dikorea? “ tanyaku, kenapa dia aga berubah tidak seperti saat sebelum pergi ke Jepang

 

” sudah dua hari yang lalu aku tiba, bagaimana hubunganmu dengan sungmin “ kenapa dia bertanya tentang sungmin, apa dia tahu sungmin oppa sering kesini ??

 

” mwo? Sungmin oppa?? A..aniyo dia hanya meminta maaf padaku “ jawabku, ya kenapa aku malah gugup,

 

” mm lalu “ katanya, ya kenapa ahjusshi malah bertanya macam-macam,

 

” lalu? Apa maksudmu “ tanyaku, dia masih duduk disofa ahh kalau aku sembuh akan aku tending dia, aku benci suasana seperti ini

 

“ lalu kau memaafkannya dan menjalin hubungan dengannya “ tanyanya, aigoo tatapan matanya, aku sampai tidak berani menatapnya

 

” yak kau ini kenapa?? Bilang saja kalau kau cemburu “ ucapku asal, ya kenapa aku malah berkata seperti ini

 

” memang, waeyo ?? “ ya kenapa jawabanya seperti itu, OMO!! Dia berjalan kearahku

 

” eung kau kenapa “ ahh pertanyaan macam apa ini, bodoh Jihyeon-ah, sekarang dia beralih duduk bersamaku ditepi ranjang , aigoo kurasa jantungku mulai kambuh detakannya mulai tidak teratur

 

” Jihyeon-ah apa aku lelaki yang tidak baik menurutmu?? Aku memang sering mengganggumu, mengejekmu bahkan aku egois padamu, apa kau sekarang membenciku “ tanyanya panjang lebar, aigoo kenapa dia serius sekali aku jadi gugup ya Tuhan bantu aku

 

Jungsoo POV

 

Dia mungkin terkejut aku berbicara seperti ini, memang aku harus tahu apa pendapatnya tentang aku, aku siap dia menolakku dan membatalkan acara pernikahan kita aku tidak mau kepura-puraan dalam menjalani pernikahan yang sacral menurutku,

 

dia masih diam belum menjawabnya, inisiatifku sendiri aku berjalan mendekat dan duduk tepat disampingnya dari sini aku dapat merasakan perasaan cintaku yang begitu dalam terhadapnya.kalian belum tahu aku melakukan ini karena

 

— Flasback —

 

” Mwo Jihyeon sudah siuman?? “ kataku saat aku menerima telepon dari Youngi,

 

”….”

 

” ya aku akan kesana , gomawo youngi-ya “ clippp aku menutup sambungan telepon lalu tanpa berpikir lagi aku mengambil kunci mobil menuju rumah sakit

 

saat aku akan masuk keruangan Jihyeon, kulihat dari kejauhan, betapa terkejutnya aku namja itu kenapa dia berpelukan dengan Jihyeon?? Jihyeon juga memeluknya

 

kakiku serasa lemas tidak ada tenaga untuk berdiri bahkan masuk kekamarnya pun, kurasa aku bukan lelaki yang diinginkan Jihyeon, aku terus menatap mereka, Jihyeon tersenyum, ya senyum yang biasa ia berikan padaku kini dia juga memberikannya pada namja itu

 

aigoo~ apa yang harus kulakukan?? Apa aku harus menjalani pernikahan sepihak

akan aku coba besok datang lagi aku harus menanyakan padanya yang sebenarnya

 

kenyataannya sama, namja itu ada lagi disisi Jihyeon, ahh rupanya aku datang tidak tepat, segera kuhubungi Jongwoon, seperti biasa dia akan dapat tugas memata-matai apa hubungan sungmin dengan Jihyeon, ya dari Youngi tentunya

 

setelah aku tahu yang sebenarnya aku berani memutuskan untuk menjenguknya apa aku ini egois??

 

— Flasback end —

 

” kenapa kau bertanya seperti itu “ kata-kata itu keluar dari mulutnya

 

” aku hanya tidak ingin kau dekat dengan namja lain selain aku, memang aku egois tapi kali ini aku benar-benar ingin memilkimu Jihyeon-ah aku mencintaimu aku tidak ingin menjalani pernikahan dengan adanya paksaan dariku aku ingin kau juga mau menikah denganku atas dasar kau juga mencintaiku, apa kah aku sudah terlambat “ kataku panjang lebar, aku menatapnya lekat,

 

” apa kau sungguh-sungguh “ jawabnya, jihyeon kini menatapku kulihat

 

” apa kau kurang yakin padaku, lalu bagaimana aku bisa membuatmu percaya? Kau bahkan boleh memanggilku ahjusshi kalau kau mau? “ dia tersenyum kepadaku, apa aku sangat bodoh hingga begini caraku meyakinkan orang yang kucintai agar mau menikah denganku?

 

” oppa, mulai sekarang kau mempunyai hak akan diriku, “ katanya tersenyum kearah ku, apa ini tandanya dia juga??

” nado saranghae oppa “ dia tersenyum kepadaku

 

deggg

 

jantungku seraya berpacu lebih cepat dari biasanya, aku memeluk tubuhnya sekarang kuhirup dalam-dalam aroma tubuhnya, dia juga membalas pelukanku, aku mengusap pelan punggung Jihyeon, memeluknya seperti ini ada rasa dalam diriku seperti ribuan volt mengalir dalam darahku yang selama ini aku tdak pernah merasakannya dengan yeoja manapun kecuali dengan Jihyeon.

 

aku melepas pelukanku kini aku menatapnya, lalu tangan kananku beralih kelehernya aku mendekatkan wajahku perlahan-lahan hingga hidungku bersentuhan hidungnya dapat kurasakan nafasnya diwajahku, kemudian aku menempelkan bibirku kebibirnya melumat pelan bibirnya bergantian , rasanya ciumanku kini bukan karena aku bernafsu untuk memilikinya tapi syarat akan kerinduan dan rasa cintaku yang mendalam terhadapnya, cinta yang terbalaskan oleh yeoja yang sangat aku inginkan untuk mendampingi hidupku selamanya.

 

semakin lama aku memperdalam ciumanku, Jihyeon juga membalasnya bahkan tangannya kini beralih kedadaku, setelah agak lama

” eunggghhh “ jihyeon melepas ciuman kami, aku melihat bibirnya yang memerah akibat ciuman kami yang begitu dalam

 

” waeyo ? kau tidak suka “ tanyaku

 

” kau ingin membunuhku, aku kehabisan nafas “ katanya polos, aigoo kyeopta Jihyeon-ah aku semakin gemas melihatnya begitu

 

” oww mianhae, mari kita lanjutkan lagi “ kataku,

 

” ya ini rumah sakit oppa, nanti kalau ada yang tau kita mmphhh….mmph “ tanpa basa-basi aku kembali menciumnya aku melumat lagi bibirnya yang sudah merah itu, aku meliriknya bahkan dia juga sudah memejamkan mata berarti dia juga menikmati ciumanku, bibirku semakin melumat bibirnya lalu aku memiringkan kepala kekanan untuk menciumnya lagi Jihyeon juga memiringkan kepalanya kekiri kami kembali terbuai oleh ciuaman yang membuatku lupa akan tempat dimana Jihyeon sekarang, kurasa kami sudah terbawa oleh ciuman yang semakin panas,

Tiba-tiba

 

Klekkkk suara pintu terbuka,

 

” kalian?? “ kata seseorang yang baru datang, aku belum menoleh karena posisi ku dan jihyeon ah ani maksudku bibirku masih sempurna menempel dibibir Jihyeon

 

” Jungso-ya?? “ kami menoleh seketika, aigoo~ betapa malunya aku

 

 

— TBC —

 

Jiahahahahah akhir yang agak ehem yadong #plakkk

gimana ciuamannya Jungsoo jihyeon-ah, sudah hot?? Hahahaha

 

kalau mau lanjut, Coment plissss chingu-ya atau LIKE wajib itu !!!!

 

akankah mereka jadi dikawinin?? Tunggu part 4 ya

 

gomawo ^^

 

59 thoughts on “FF “You And I” Part 3

  1. sekian lama nunggu akhirnya dposting kkkk ~ jihyeon sma jungsoo ahjussi ,sungmin alone tuh eonn ,aku bawa pulang aja yah kkkk~😀
    dtunggu yah next partnyaa🙂

  2. Kyaaaaaaa……
    Kenapa eonni hobi banget bikin orang penasaran???? -__-”

    ceroboh,suka keceplosan(?)…itukah sifat youngi eonni yg sebenernya o_o ?????wkwkwk…#dipaculyeyeoppa>__<

    • selain menjamah yesung ya inilah hoby eonni. suka bikin orang penasaran. -____-”

      Bukannn….. kalau ceroboh sih iya.. keceplosan?? kkkkk~ sedikit *plakkk

  3. waaaahh..

    sypa tuh yang masuk ?? eommanya jihyeon ?? atau malah youngie eonni ??😀
    penasaran bget ><

    jangan lama-lama ya eonni lanjutnya.. ^_^

  4. eon
    lanjutin ceritanya iyah
    aku suka sama couple ini, eon bener-bener daebakkk
    cerita yg ada di blog ini semuanya baguss🙂
    aku suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s