FF ” My All Is In You ” 4th Sequel Of Our Love

My All Is In You “ 4th Sequel of Our Love

Author : Kim Yeon Young ( @DeanClouds )

 

Cast : Yesung Super Junior / Kim Jong Woon. Kim YuRa


 

Support Cast : Super Junior member’s. lainnya temukan sendiri😛

Leght : One Shoot lebih tepatnya Long Shoot deh😛

 

Ratting : PG-17

Genre : Married life, Romantic Comendy (?) -___-“

Ps : seperti biasa banyak typo, dan ini murni salah tangan saya okei….dan juga sedikit Yadong *plakkk

Terima kasih buat readers semua yang sudah setia menunggu Sequel ini muncul. Karena banyaknya komen dan meminta sequel lagi saya jadi semangat nulis FF ini. Walaupun mengecewakan dan belum memuaskan saya ucapkan terima kasih *ala oppadeul*

Okey Happy reading……….

Yura POV

 

 

Cuaca sore ini sangat cerah banyak orang menghabiskan waktu senggangnya diluar rumah, termasuk aku. Sebenarnya aku ingin ikut rombongan crew stylish ke Taiwan untuk SM Town tapi pada saat ini memang kondisiku sering pusing dan kurang enak badan. Makanya Yesung menyuruhku dirumah saja, menyebalkan. Apa dia pikir aku betah berdiam diri. Aku tahu aku dilarang ikut supaya dia bisa dekat-dekat dengan yeoja. Aish~ aku tidak habis pikir dia seperti itu.

Aku mengambil kkoming dirumah ibu mertuaku. Lalu aku mengajaknya jalan-jalan disekitar taman dekat apartemen kami. Belum lama aku sudah merasa bosan. Aku mengajak kkoming ke Sungai Han dan berjalan-jalan ditepian sungai, sangat nyaman. Berhubung ramai, Kkoming jadi suka, dia aktif bergerak. Tapi dia anjing pintar, karena sudah terlatih. Dan sifatnya juga aneh. Dia suka sekali saat aku menciumnya. Apa dia jelmaan Yesung. Molla -___-“

“ Kkoming-ah kau suka??!! Tapi sebentar lagi Yesung oppa sampai, kita pulang ya, ne!! “ kataku seraya menggelus bulunya yang halus.

“ Yura-ya” ada seseorang yang memanggilku. Aku menoleh, ternyata dia seniorku dikampus. Yoseob sunbae ( bayangin aja Yoseob Beast )

“ Yoseob sunbae “ kataku menundukkan badanku. Entah kenapa dia ada disini, apa dia jalan-jalan. Aku sedikit takut bertemu dengannya. Karena berulang-ulang kali dia meminta untuk makan bersama, aish kalau Yesung tahu. Pasti aku dibunuh olehnya.

“ kau tetap saja memanggilku sunbae. Panggil saja oppa, ne!!” katanya padaku. Aku hanya tersenyum simpul.

“ ne, Yoseop oppa. Umm aku mau pulang dulu “ kataku sedikit gugup padanya.

“ kau sering kesini rupanya?!! Aku tadi hanya sekedar lewat saja “ katanya, mwo hanya lewat. Ahh kelihatan tidak mungkin, bilang saja kau mengikutiku. Aku haanya mengangguk. Aish jangan sampai ada yang melihat aku dengan pria ini.

“ ahh Yura-ya kita makan bersama, kau ada waktu hari ini ” tanyanya padaku. Aish jinja orang ini tidak pernah putus asa. Padahal aku sudah bilang aku sudah punya namja. Apa belum puas. Lalu dia kesini apa dia tahu aku ada disini.

“ aku-aku sekarang sedang ada keperluan mendadak, lain kali saja ne!!” kataku lalu bergegas pergi sambil menggendong kkoming. Aigoo~ aku sesekali menoleh padanya dia memang manis sekali kalau tersenyum, tapi tidak Yesung oppa lebih apapun darinya.

Tiba-tiba ponselku berbunyi. Kulihat layar ponselku ternya Yesung oppa.

“ Yoboseyo” jawabku

“ .kau dimana..aku sudah diapartemen, aish jinja”

“ Ne,aku ditaman dengan kkoming. Sebentar lagi pulang” jawabku. Aigoo dia kasar sekali, tapi aku senang dia pulang. Karena aku sudah rindu sekali dengannya.

“ ne ppali-ya “ Klipp dia mematikan sambungan teleponnya. Aish jinja!! tapi, bukannya tadi aku menggendong Kkoming, lalu kkoming dimana. Aigoo kenapa aku bisa ceroboh. Tapi saat bertemu dengan Yoseob sunbae aku masih menggendong kkoming. Ya pasti kepala besar marah besar denganku.

Kucari-cari disekitar taman kkoming tidak ada. Banyak orang sudah aku tanya satu persatu tapi kkoming tetap tidak ketemu. Sudut taman didepanjang sungahi Han pun juga tidak ada. Apa Kkoming masuk keSungai, kkoming sudah….??andwee

Lalu aku harus mencarinya kemana. YA!! Kkoming-ah…..kembalilah. Hari sudah larut, aku dengan sangat terpaksa pulang kerumah. Aku yakin Yesung pasti marah besar. Apa aku berpura-pura saja, iya sampai kkoming kembali. Aku tahu dia sangat menyayangi kkoming.

__oOo__

Aku dengan takut kembali keapartemen. Aku yakin Yesung pasti marah, kini bahkan sudah malam sekali, gara-gara aku mencari kkoming. Aku menuju ruang tengah ternyata Yesung juga tidak ada. Apa dia didapur, aku mengendap-endap agar dia tidak tahu. Ahh aman. Aku langsung menuju kamar untuk mandi. Kulihat dikamar juga tidak ada. Ahh mungkin dia ada dirumah Eomma. Syukurlah.

Braakkkkk……

Aku menoleh. Ternyata dia menutup pintu kamar kami, lalu dimana dia muncul, benar-benar misterius. Kulihat dia sudah menggunakan t-shirt putih dan celana pendeknya. Omo kenapa dia tampan sekali dengan itu semua dan rambutnya masih basah. Ya!! Yura-ya sadarlah. Tenang dan focus okey…

“ Yesungie oppa…kau sudah dirumah” kataku seperti orang yang ketakutan. Aigoo kenapa aku jadi gugup. Nah kenapa dia malah berjalan mendekat kearahku.

“ kau kenapa ketakutan seperti itu, apa kau baru melihat hantu?” katanya seraya menatapku intens. Ahh sebenarnya aku ingin menatapnya, aku rindu sekali, tapi aku takut berterus terang dengannya.

“ anniya..aku hanya kecapekan saja. Tadi habis jalan-jalan deng-“

Greepppppp… belum sempat aku berbicara dia sudah menarikku kedalam pelukannya. Dia menyenderkan dagunya dipundakku. Tangannya melingkar dipinggangku. Walau hanya beberapa hari tidak bertemu, tapi seperti lama sekali aku tidak bertemu dengannya, dikarenakan kami yang sama-sama sibuk akhir-akhir ini.

“ aku merindukanmu Yura-ya “ katanya pelan dengan suaranya yang khas. Dan aku menyukai suaranya yang seperti ini. Dia masih memelukku. Nafasnya sampai ditengkukku membuat aku bergidik. Aroma khas tubuhnya, membuat aku nyaman sekali. Aku juga memejamkan mata dan menikmati pelukannya, aku kini juga membalas pelukannya.

“ aku juga. neomu-neomu boghosipoyo” jawabku. memang aku sangat merindukannya. Semoga saja dia tidak bertanya dimana kkoming berada.

“ kau kemana saja saat aku di Taiwan,hum!! Jangan sampai kau kencan dengan namja lain. Awas saja” mwo!! Kenapa dia bertanya seperti itu. Seperti dia tahu ada laki-laki yang mendekatiku sekarang.

“ ahhh…anniya. Aku hanya dirumah. Hanya sesekali keluar ketempat Eomma, itu saja. kemungkinan dirimu yang kegenitan dengan yeoja. Aku tahu fotomu dengan member snsd “ jawabku, aku hanya mendengar kekehan kecil darinya. Apa karena rambutnya yang berubah merah jadi dia menjadi genit -___-“

Sebelum aku protes, aku merasakan hangat ditengkukku, Yesung sudah menempelkan bibirnya disana. Menciumnya bergantian disekitar leherku. Omona~ kenapa suasana menjadi seperti ini tapi kenapa justru aku menikmatinya. Dia melepas pelukannya, lalu menatapku. Pasti wajahku sudah merah, aku selalu seperti ini kalau yesung tiba-tiba menciumku. Aish!! Kini dia menatapku, kenapa dia diam. Aku paling benci suasana seperti ini.

Dia meraih daguku dan membuat aku mendongak, hingga aku bisa menatap tepat wajahnya. Dia tersenyum padaku. Tatapannya begitu lembut menenagkan hatiku yang sedang kacau. Perlahan dia mencondongkan wajahnya. Dia menempelkan bibirnya sangat pelan dibibirku. Sejenak kenapa dia tidak melumatnya. Perlahan Yesung melumat bibir bawahku dengan lembut. Ciuman sarat akan kerinduan yang kami pendam selama ini. Tangannya sudah ada dipinggangku untuk menipiskan jarak diantara kami. Aku ikut memejamkan mata lalu membalas ciumannya. Tanganku sudah ada dilehernya untuk memperdalam ciuman kami. Yesung kembali memiringkan kepalanya aku juga mengikutinya, aku merasakan tangannya sudah punggungku dan dibalik tshirtku. Apa dia akan melakukannya sekarang. Dengan tiba-tiba dia melepas tautan bibirnya. Membuatku seperti orang bodoh saja. Aku melihat dia menyeka sudut bibirnya yang sedikit basah. Aish Jinja!

“ tidak sekarang nyonya Kim “ katanya padaku. Mwo apa dia bisa membaca pikiranku.

“ Omo kyeopta, aku suka kau cemburu “ katanya mencubit pipiku. Nah benarkan, kenapa dia hoby sekali membuatku salah tingkah. Sejenak aku melupakan tentang hilangnya kkoming karena dia menciumku. Semoga saja dia tidak bertanya dimana kkoming.

“ kau tidak mandi dulu…mau aku mandikan. Umm apa kita lanjut dikamar mandi??!!” katanya mwo?? Gila. Dia mesum sekali

“ Ya!! Aku mandi dulu…” kataku lantas beranjak dari tempatku berdiri. Aish dia pandai sekali membuatku malu. Dari sini aku masih mendengar suara kekehannya dasar. Awas saja kau kura-kura millennium.

Aku menarik nafas dalam-dalam, lalu menatap wajahku dicermin wastafel. Mwo!! Leherku, yaa!! Kim Jongwoon!! Bagaimana bisa dia membuat tanda disini argghhh. Awas saja kau aku juga bisa membuatnya. Biar semua clouds penasaran.

__oOo__

Pagi ini Yesung oppa mengajakku ketempat Eomma, aigoo bagaimana kalau dia sampai tahu Kkoming hilang. Aku bisa mati dibunuhnya. Ya Tuhan lindungi kkoming, sampai aku menemukannya. Aku melihat Yesung sudah siap dengan Tshirt hitamnya. Omo dia kelihatan sangat tampan.

“ Yura-ya kajja….nanti keburu siang. Aku ada latihan nanti sore “ katanya lagi saat aku masih mengoles sedikit blusson dipipiku. Dia menatapku terus. Kenapa dia, bukannya aku juga sering melihat aku bermake-up

“ Mwo?? “ kataku dari depan cermin.

“ tsssskkk, sudah cukup. Tidak usah terlalu tebal. Kau kemertua apa mau menarik perhatian laki-laki lain huh” katanya lantas berlalu dari kamar. mwoya?? Dia kira aku wanita apaan. Aku berdiri dan siap untuk berangkat. Dia berhenti lalu menatapku dari atas sampai bawah. Aku juga ikut melihat diriku sendiri ada apa memangnya.ada yang salah dengan penampilanku.

“ kau keterlaluan Yura-ya “ katanya. Aku semakin bingung dengan kata-katanya. Aku menggeleng tidak tahu maksudnya.

“ keterlaluan cantiknya. Neomu kyeopta “ katanya lantas menari tanganku. Omona dia pandai sekali membuat aku seraya melayang dengan pujiannya.

Sepanjang perjalanan, aku selalu was-was. Aku takut dia menanyakan Kkoming. Aigoo kkoming-ah kau dimana. Aku sesekali meliriknya yang sedang mengemudi tentu saja menggunakan topi dan juga kaca mata hitamnya.

“ kkoming-ah aku merindukanmu “ ucap Yesung sambil mengemudi. Mwo?! Dia bilang apa, merindukan kkoming. Tiba-tiba keringat dingin keluar dari tubuhku. Bagaimanapun aku sangat bersalah akan hal ini, aku tahu aku sangat ceroboh. Aku lebih baik mati dari pada Yesung mendiamkanku. Aku hanya bisa diam diam dan diam. Lebih baik begini.

Author POV

Yura dan Yesung sedang menikmati makan bersama dikeluarganya. Suasana tampak tenang. Sesekali Yesung berdehem kecil, membuat Yura salah tingkah. Nyonya kim melirik Yura lantas tersenyum. Dan ini membuat Yura semakin takut akan kenyataan kkoming hilang atau bahkan sudah mati.

“ chagi~ kau makan sedikit sekali. Apa masakan eomma tidak enak?” kata Nyonya kim pada Yura dan membuat Yura mendongak.

“ anniya. Masakannya enak memang akhir-akhir ini aku kurang enak badan” jawab Yura sembari tersenyum.

“ Ne, kau jangan terlalu capek. Oya kemarinkan kkoming juga jalan-jalan denganmu. Kau pasti capek mengurusnya dirumah” seketika sumpit Yura jatuh mendengar mertuanya. Yesung menoleh kearah Yura.

“ bukannya kkoming ada disini “ tanya Yesung sembari mengunyah sedikit makanan dimulutnya. Yura menelan ludah seketika. Keringat dingin membasuh kulit tubuhnya.

“ bukannya Yura yang membawa kkoming jalan-jalan. Dan menginap ditempat kalian, benarkan Yura-ya” kata nyonya kim lagi. Yura hanya menunduk. Wajahnya panas seketika.Yesung kini menatap istrinya yang sedang menunduk. Ia tahu ada yang tidak beres. Kemudian Yesung menatap Jongjin dengan tatapan yang sulit diartikan.

“ Yura-ya kau tahu dimana kkoming,hum” tanya Yesung pelan. Dan Yura mendongak pelan ditatapnya wajah sipemilik anjing yang bernama kkoming itu. Bibir Yura tergerak pelan. Seakan berat untuk mengatakan sepatah kata dideapan keluarga suaminya itu.

“ saat aku menerima teleponmu kemarin aku masih menggendongnya. Lalu setelah itu, aku tidak tahu. kkoming hilang “ kata Yura pelan. Dan membuat yesung menatapnya tidak percaya.

“MWO!!!!!” teriakan Yesung sangat keras sehingga dapat memekakkan gendang telinga.

__oOo__

“ Jongwoon oppa, kenapa kau diam saja. Kau marah padaku “ kata Yura saat sampai diapartemen mereka. Jongwoon yang sedari tadi di mobil hanya diam saja. Lantas ia kekandang kura-kura kesayangannya. Mengeluarkan ddangko lalu memangkunya.Yura mengikuti dan duduk disamping Yesung.

“ aku sudah mencarinya kemana-mana. Tapi tidak ketemu. Tapi aku yakin kkoming akan kembali pulang atau kita membeli anjing baru saja ne” kata Yura tanpa henti dan membuat Yesung menoleh tajam kearahnya. Yura langsung diam ia merasa sangat bersalah. Ia tidak pernah mendapati yesung marah seperti sekarang ini.

“ Mianhae. Jeongmal mianhae Jongwoon oppa. Aku akan mencari kkoming besok pagi“ kata Yura lagi. Tangannya hendak memegang tangan Yesung tapi Yesung berdiri sehingga ia tidak bisa memegangan tangan mungil suaminya itu.

“ tidak perlu minta maaf. Aku latihan dulu kau makan malam dulu juga tidak apa-apa “ katanya datar sekali seraya beranjak dan menuju pintu keluar. Yura menatap punggung yesung yang menjauh darinya. Aigoo apa ini marahnya Yesung. Aku benar-benar takut Batinnya.

Keesokan paginya Yura bangun dari tidurnya mendapati dirinya tidak dalam pelukan yesung membuat ia yakin Yesung benar-benar marah padanya. Ia melihat Yesung tidur memunggunginya. Yura bangun dan lantas membuatkan sarapan entah nanti Yesung mau memakannya apa tidak. Ia mulai mengiris sawi dan sayuran lainnya tapi tiba-tiba kepalanya sedikit pusing. Ia hentikan sejenak. Tapi ia tetap melanjutkan aktifitas memasaknya.

“ kalau begini bagaimana aku bisa mencari kkoming?” gumamnya pelan. Ia kembali beraktifitas menanak nasi seperti biasa. Waktunya membangunkan Yesung, batinnya. Ia bergegas kekamar untuk membangunkan Yesung.

Dilihatnya Yesung sudah mandi dan kini sudah memakai Tshirt tapi masih memakai celana pendeknya. Yura mendekati Yesung yang sedang bercermin.

“ kukira kau belum bangun “ tanya Yura pada Yesung lalu dengan diamnya Yesung lantas berlalu keluar kamar. Yura yang sadar Yesung marah denganya hanya diam menyaksikan Yesung. Dirasa kepalanya semakin berat lalu dia menidurkan dirinya kembali keranjangnya. Memejamkan matanya perlahan-lahan hingga rasa sakit itu hilang dengan sendirinya. Air matanya menalir dari sudut matanya tanpa ia sadari.

Yesung POV

Aku mengacuhkannya dari kemarin. Kulihat dia sedang memasak didapur, aku menatapnya dari pintu kamar. terlihat dia seperti kurang enak badan. Aku sebenarnya tidak tega mendiamkannya hanya karena kkoming hilang. Tapi ada factor lain dia terlalu banyak teman laki-laki dikampusnya. Sebenarnya aku hanya mengerjai dia saja. Tapi kelihatannya aku keterlaluan, padahalkan kkoming…. Ahh Yura menuju kesini. Aku lantas masuk kembali didalam kamar.

Aku menata rambutku didepan cermin kulihat dia menghampiriku. Aigoo~ aku ingin memeluk tubuh itu. Tapi aku tetap teguh pada pendirianku.

“ kukira kau belum bangun” katanya padaku. Dari sini aku melihat wajahnya yang capek dan sedih aku jadi tidak tega. Tanpa menjawabnya aku lantas berlalu dari hadapannya. Pasti dia sangat merasa bersalah. Tapi bukan Jongwoon kalau tidak memeberi kejutan. Hehehehe

Aku menuju dapur. Kulihat semunya sudah selesai Yura memang istri yang baik maka dari itu dia tidak boleh pindah kelain hati dia hanya milikku apalagi bocah itu Yoseob. Aku menantinya makan dimeja makan tapi dia tidak kunjung datang, apa mandinya lama sekali. Aku bangun dari dudukku dan menuju kamar.

Aigoo aku melihat Yura sedang terbaring apa dia sudah tidur. Omona dia sudah terlelap bahkan pakaiannya masih sama, apa dia belum mandi. Kudekatkan wajahku kearahnya, kulihat ada sisa air mata dipelupuk matanya. Pasti dia tadi menangis. Tanganku tergerak menghapusnya lalu kukecup dahinya, kubiarkan bibirku menempel lama disana. Apa dia sangat sakit terhadap kelakuanku.

Pasti dia merasa kurang enak badan. Aku menarik selimut untuk menutupi sebagian tubuhnya, kebiasaan selalu memperlihatkan sebagian tubuhnya tanpa selimut. Ini kan bisa membuat aku tergoda untuk…errr..

Perlahan aku memiringkan kepalaku, mendekatkan bibirku untuk menciumnya. Dengan sangat hati-hati aku menempelkan bibirku kebibirnya lalu menekannnya sedikit dan melumat pelan bibir bawahnya yang sedikit pucat itu. Yura-ya aku harap kau merasakan rasa cintaku ini melalui ciuman ini. Aku tidak sungguh-sungguh marah padamu.

Yura POV

Aku menggeliatkan badanku, serasa nyaman sekali. Aku bangun dari tidurku lalu kupandangi sekelilingku kulihat jam dinding. Mwo!! Aigoo~ kenapa sudah sore. Apa begitu pusingnya aku sehingga aku tidur terlalu lama. Lalu yesung oppa, aku bukannya menemani dia sarapan kenapa malah tidur. Lalu kkoming aku kan berjanji mencari kkoming pagi tadi. Aish pabo-pabo Yura-ya. Pasti Yesung marah besar padaku. Bagaimana aku bisa begitu bodoh.

Aku berjalan keruang tengah tampak sepi. Pasti yesung sedang latihan, aigoo aku benar-benar tidak tahu bagaimana cara mengembalikan kkoming. Aku meraih mantel lalu aku keluar untuk mencari kkoming.

Aku menelusuri sepanjang sungai Han dan taman disekitarnya. Tapi hasilnya tetap saja kkoming tidak ada. Kondisiku sekarang juga sangat lemah. Aku juga belum makan dari tadi pagi. Aku duduk disebuah bangku taman lalu aku hirup dalam-dalam udara bebas memasuki rongga hidungku. Aku merasakan ada yang duduk disebelahku. Aku menoleh, ternyata dia Yoseob. Orang ini lagi.

Author POV

 

Yura menatap laki-laki yang duduk disebelahnya. Berjuta pertanyaan muncul dibenaknya kenapa dia selalu mengikutinya.

“ Yoseob sunbae, ahh Yoseob oppa kenapa ada disini lagi” tanya Yura pada laki-laki yang tersenyum manis sisebelahnya itu.

“ akukan sudah bilang aku sering kesini. Aku yakin ini tidak kebetulan. Aku kesini sedang ingin mencari sesuatu, sepertinya kau kebingungan” ucapnya pada Yura. Mereka tidak tahu ada empat pasang mata menyaksikan Yura dan Yoseob.

“ Yoseob sunbae. Aku memang mencari sesuatu yang berharga” tangan Yoseob tiba-tiba menggenggam tangan Yura. Yura sedikit tersentak. Sementara orang yang diam-diam mengintipnya mengepalkan tangannya dan memendam amarahnya “sabar hyung~ aku yakin Yura tidak semudah itu tergoda laki-laki semacam itu “ ucapnya menenangkan hyungnya.

“ Yura-ya kau kesini mencariku. Aku yakin kau juga mempunyai rasa yang sama padaku iyakan” kata Yoseob. Dengan sigap Yura melepas tangannya dari tangan Yoseob. Ia kemudian tersenyum pada laki-laki itu.

“ aku mencari anjing. Anjing suamiku yang aku bawa kemari kemarin. Yoseob oppa “ kata Yura sedangkan Yoseob tampak terkejut mendengar Yura sudah bersuami. Ada sebua senyuman yang terukir dibibir orang-orang yang mengintipnya. Senyuman kemenangan.

“ kau….suami?? berarti. Aigoo~ “

“ ne aku sudah bersuami, jadi aku mohon jangan berharap lagi padaku. Aku permisi dulu. Annyeong“ kata Yura lantas berlalu dari hadapan Yoseob. Yura tersenyum akhirnya ia bisa berkata ini pada laki-laki yang terus berharap padanya.

__oOo__

Yura masuk keapartemennya. Dia melihat sekelilingnya masih sepi apa yesung belum pulang, batinnya.

“ sudah tahu sakit malah kluyuran.” Suara itu mengagetkan Yura. Seketika ia menoleh ternyata Yesung sudah berdiri tak jauh dari tempatnya. Ia melihat yesung tampak dingin tidak seperti biasanya. Otomatis Yura sedikit takut.

“ aku-aku…”

“ bagaimana kalau kau pingsan ditengah jalan. Lalu untuk apa kau keluar tadi, apa kau ada janji dengan seorang lelaki?” jantung Yura seakan berpacu cepat bagaimana yesung tahu.

“ aku tadi mencari kkoming. Lelaki tadi hanya temanku saja, sungguh. Kau tidak percaya padaku ” ucap yura matanya sedikit memerah menahan air mata karena kata yesung yang ketus tadi.

“ aish jinja!!!” Yura lalu mendekat ke Yesung. Ia ingin menjelaskan yang terjadi sebenarnya.

“ sungguh aku tidak bohong. Aku tahu aku salah, aku minta maaf. Jongwoon oppa kau dengarkan aku dulu. Aku tidak sengaja menghilangkan kkoming” mata Yura berkaca-kaca melihat ekspresi Yesung sambil berkacak pinggang.

“ lalu temanmu itu ….?” Yesung menatap Yura yang sudah mengeluarkan air mata. Yura diam belum bisa berkata apa-apa dia terlalu sensitive dan hanya menangislah yang ia bisa. Yura memang tidak ada hubungan apa-apa dengan Yoseob.

“ kenapa kau diam. Kau menemuinya ditaman sampai malam apa itu yang kau lakukan dibelakangku “

“ Yesungie oppa kau tidak percaya padaku. Tidak seperti itu, kau tidak tahu aku mencari kkoming seperti orang gila. Aku dengan Yoseob sunbae tidak ada hubungan apa-apa. Sungguh “ jelas Yura air matanya tumpah seketika melihat suaminya sendiri tidak mempercayainya.

“ jeongmal mianhae. Apa yang harus aku lakukan agar kau memaafkanku” kata Yura menyesal.

Yesung mendekat kearah istrinya yang sedang menangis. Yesung menahan senyum sebenarnya tapi ia tahan.

“ kau mau aku maafkan. Tapi ada syaratnya “ kata Yesung. Yura mendongak mendengar Yesung berkata padanya.

“ tutup matamu“ kata Yesung

Yura POV

“ Tutup matamu “ katanya padaku. Apa dia akan menciumku, ahh diakan sedang marah tidak mungkin dia melakukannya padaku. Sedikit ragu-ragu aku menutup mataku. Sekian detik aku memejamkan mataku. Ada apa ini kenapa Yesung tidak. Tunggu ada sesuatu yang menempel dipipiku, tapi kalau bibir Yesung oppa tidak geli seperti ini.

Tanpa aba-aba darinya karena aku penasaran. Aku mulai membuka mataku perlahan-lahan. Dadaku bergetar hebat ternyata yang menciumku.

“ kkoming-ah “ gumamku. Aku menatap yesung dia tersenyum padaku sambil menggendong kkoming.

“ Jongwoon oppa sejak kapan kkoming ada padamu” tanyaku padanya. Kemudian dia menarik pergelangan tanganku. Entah dia mau membawaku kemana tengah malam begini. Tangan mungilnya meremas jari-jariku aku tersenyum melihatnya. Ternyata dia tidak seperti dugaanku. Nyaman saat tangannya menggenggam tanganku.

__oOo__

Aku menatapnya yang duduk disebelahku. Kalian tahu dia mengajakku kemana, dia mengajakku disebuah bukit dari atas sini aku bisa melihat Namsan tower dengan lampunya yang begitu indah terpancar dimalam hari. Walaupun dia belum pernah mengajakku kesana tapi aku yakin suatu saat pasti kami akan kesana. Udara malam ini tidak terlalu dingin seperti biasanya. Kami duduk disebuah batu besar yang terletak disana. Sepi. Aku tidak tahu dia tahu tempat seperti ini.

“ jadi kau diam-diam menyuruh Jongjin mengawasiku,ne!!”

“ jadi kau diam-diam bertemu dengan seniormu itu “ katanya memecah kesunyian. Ternyata ini ulahnya dengan Jongjin aku tidak habis pikir kakak adik sama jahilnya. Mereka ternyata berkompromi.

“ kita impaskan “ ucap yesung dan membuat Yura mengercutkan bibirnya.

“ dia yang mengejarku, kau harus bangga mempunyai istri yang cantik dan tentunya baik hati sepertiku “ kataku bangga tanpa aku sadari dia menggeser duduknya hingga sangat dekat denganku.

“ mwo!! Lalu apalagi…” katanya padaku. Aigoo kenapa dia menatapku seperti itu. Benar-benar.

“ aku- aku pintar dan juga aku pandai memasak “ kenapa aku jadi gugup lalu kenapa dia menatapku terus. Aku jadi salah tingkah.

“ ada yang kurang. Kau itu ceroboh!! Sampai-sampai kkoming hilang saat berada digendonganmu. Tssskk kalau aku tidak menyuruh Jongjin mengawasimu pasti kkoming ku sudah hilang” katanya seraya menjauhkan wajahnya dariku. Aku berkedip sekilas.

“ Jadi kau hanya khawatir pada kkoming. Kau tidak khawatir padaku bahkan aku hampir saja menerima Yoseob oppa “ kataku kesal padanya dia seketika menoleh padaku.

“ apa kalau aku terlalu sibuk kau akan meninggalkanku” tanyanya. Aku menoleh kulihat dia sedikit serius. Heyy aku tadi hanya bercanda Jongwoon oppa kau tidak perlu cemas. Kali ini aku diam. Dia menarik tanganku meremes pelan jari-jariku.

“ aku tadi tidak serius Jongwoon oppa. Aku hanya bercanda “ ucapku padanya. Yesung menatapku kenapa dia mulai serius padahal aku hanya bercanda.

“ kau tahu aku menyuruh Jongjin mengawasimu saat aku ke Taiwan memang lucu. Aku tahu itu, kau pasti menertawakanku dengan kebodohanku. Tapi itu kulakukan agar aku tidak kehilanganmu. Aku khawatir karena pada saat itu kau masih sakit” aigoo apa yang dikatakannya. Justru aku yang harusnya takut kehilanganmu Jongwoon oppa.

“ Jongwoon oppa aku ada sesuatu untukmu “ kataku. Dia tampak bingung.

“ mwo?” tanyanya. Aku mendekatkan wajahku lalu kukecup singkat bibirnya. Dia menatapku tidak percaya. Aku tahu dia terkejut dari ekspresinya saja sudah bisa ditebak.

“ Jeongmal gomawo Jongwoon oppa. Saranghae “ kataku padanya biarlah aku yang mengatakannya terlebih dulu karena aku yang harusnya berterima kasih. Walaupun dia sibuk dia masih perhatian padaku. Dia meraih wajahku kemudian dikecupnya keningku dengan bibirnya. Aku membiarkan dia menciumnya aku suka saat dia seperti ini. Rasa sayangnya terhadapku dan terhadap keluarganya semuanya itu membuatku semakin mencintainya.

“ nado saranghae Kim Yura. Mianhae aku tidak bisa mengajakmu ke Namsan tower belum bisa mengajakmu ke Canada, belum bisa mengajakmu ketempat dimana layaknya pasangan berbagi kebahagiaan “

“ sssttt Jongwoon oppa berkali-kali aku sudah bilang aku menerima kau apa adanya. Jadi kau tidak usah terbebani dengan statusmu. Aku yakin suatu saat kita pasti bisa menikmatinya seperti pasangan lainnya” ucapku padanya. Yesung tersenyum padaku. Matanya begitu teduh berbeda sekali saat dia berpura-pura marah tadi.

Kami cukup lama berpandangan mata yesung kini menatap bibirku. Sunyi sepi ditambah semilir angin malam membuat suasana menjadi errr…Jantungku kenapa berdegup kencang padahal ini sudah sering kami lakukan. Hingga tanpa aku sadari yesug mulai mencondongkan wajahnya matanya perlahan-lahan menutup. Nafasnya bahkan sampai dipermukaan kulitku. Hidung kami saling bersentuhan dengan sangat pelan dia menempelkan bibirnya tepat dibibirku. Yesung menekan lalu melumat dengan lembut bibir bawahku. aku ikut memejamkan mataku menikmati bibirnya yang menelusuri lekuk bibirku. Tangannya kini meraih tengkukku agar ciumannya lebih dalam. Aku kini mulai membalas ciumannya. Kami tidak sadar akan suasana yang semakin malam nan dingin. Kami terus saja menyalurkan rasa cinta ini.

Tiba-tiba rintik hujan menerpa kami. Hujan yang datang tiba-tiba. Yesung menarik tanganku menuju mobil. Tapi hujan yang begitu deras membuat baju kami setengah basah.

Yesung POV

Aku mengeringkan rambutku dengan handuk. Tshirt yang kupakaipun kini sudah basah. Aku melihat Yura dia begitu kedinginan saat mencari handuknya. Apa dia akan mandi. Aku melihatnya dari sini. Omo~ apa yang aku lihat pakainnya yang basah membuat apa yang dipakaian dalamnya kelihatan karena basah. Aigoo kenapa aku jadi seperti ini. Lebih baik aku keluar kamar dulu, dari pada disini aku bisa saja menerkamnya tiba-tiba.

“ Yesung oppa….” Katanya. Okey sepertinya kau tidak bisa lari lagi Kim Jongwoon. Aku masuk lagi kekamar.

“ Yura-ya neo eodisoeyo “ tanyaku saat mencari dikamar dia sudah tidak ada apa dia dikamar mandi

“ eyogi “ sahutnya dari kamar mandi. Aku melihat pintunya tidak tertutup.

“ mwoya” tanyaku

“ air hangatnya tidak bisa, eotteoke “ katanya padaku. Aku melihat pengaturan otomatisnya. Tapi untuk air hangat memang tidak bisa. Airnya juga tidak masalah, mungkin sudah waktunya rusak.

“ memang tidak bisa Yura-ya. Umm besok saja kita panggil mekanik “ kataku lalu berbalik tidak sadar Yura dibelakangku. Deggggg…..kalian tahu kenapa jantungku berdebar. Yura hanya memakai handuk yang dililitkan ditubuhnya sembari memasang wajah polosnya. Omona~ Yura-ya neomu kyeopta.

“ Keroum aku mandi air biasa saja “ katanya sambil mengikat rambutnya keatas omona kenapa jantungku ini malah berdebar hebat. Dia tidak tahu ya aku memperhatikannya terus

“ Yesungie oppa aku mau mandi sekarang “ katanya seakan menyuruhku pergi.

“ Mwo?” dengan bodohnya aku berkata sepertinya. Yura-ya aku kira aku tidak sangup menahannya.

Author POV

Yura menatap yesung dengan sedikit gugup melihat mimic wajah Yesung yang tidak biasa. Ia melihat tubuhnya sendiri ternyata dia hanya melilitkan handuk ditubuhnya. Aish babo Yura-ya batinnya. Ia terus memundurkan tubuhnya tapi Yesung terus menatapnya.

“ air hangatnya tidak bisa Yura-ya. Jadi…”

“ aku mandi air dingin “ kata Yura sedikit gugup.

“ kau tidak kedinginan lihatlah bibirmu sekarang biru sekali,hum” kata Yesung dengan diusapnya bibir Yura pelan. Yesung tersenyum pada Yura. Jantung Yura seakan hendak keluar dari tempatnya mendapat perlakuan seperti ini.

“ mwo” gumam Yura sambil memegang bibirnya.

“ aku akan membuat merah bibirmu, kau mau tahu “ kata yesung lagi. Yura tidak bisa berkata apa-apa lagi dia hanya menggelengkan kepalanya. Yesung semakin mendekatkan wajahnya tangannya kini memegang pipi Yura yang sudah bersemu merah. Dengan sangat pelan ia menempelkan bibirnya tepat dibibir Yura. Yesung melumat bibir Yura yang membiru itu pelan, sehingga memberikan sensasi tersendiri pada Yura yang kedinginan. Pelukan Yesung dipinggannya membuatnya semakin dekat dan mulai bisa menerima perlakuan Yesung padanya. Tanpa Yura sadari ia ikut membalas ciuman yang Yesung berikan dan tangannya sudah berada dileher suaminya itu.

Lumatan lumatan kecil kini menimbulkan suara decakan yang terdengar diruangan ini membuat keduanya semakin tak terkendali. Dingin yang dirasa keduanya kini sudah hilang dan berganti dengan kehangatan.

[ SKIP ]

Nexts Week…..

Yesung tampak sedang membuatkan bubur istrinya itu karena Yura sekarang sedang sakit. Entahlah Yesung juga tidak tahu, apakah akibat aktifitasnya terlalu sibuk. Molla… dengan wajah cemasnya Yesung masuk kekamar dan membangunkan Yura.

“ makanlah Yura-ya “ kata Yesung mengusap dahi Yura dengan lembut. Ia tidak tega melihat Yura begitu lemah seperti ini.

“ Yesungie oppa. Aku ingin makan ddoboki “

“ Mwoya. Kau sedang sakit makanlah bubur dulu, ne” tawar Yesung Yura hanya menggeleng pelan. Tangan Yura memegang tangan Yesung mengelusnya pelan sembari tersenyum pada Yesung.

“ bukan aku yang ingin tapi….”

“ mwoya?? Nugu “ tanya Yesung bingung. Yura meraih tangan Yesung lalu diletakkan diperutnya. Sembari tersenyum padanya.

“ ige.. little Jongwoon “ kata Yura tersenyum. Yesung tidak tahu harus berkata apa-apa. Wajahnya bingung dan terkejut sekaligus senang membuat Yura ingin tertawa melihat wajah suaminya itu.

“ jinja!? Aku akan menjadi appa!! aigoo jeongmal gomawo Yura-ya “ kata Yesung memeluk tubuh istrinya, lalu Yura membalas dengan memeluk tubuh Yesung. Kini yesung mencium kening istrinya

“ Yura-ya aku akan menjagamu dan uri aegy. Aku tidak tahu jadinya hidupku tanpamu, kau selalu memberi warna hidupku walaupun aku belum memberikan sepenuhnya kebahagiaan padamu tapi aku akan terus mencintaimu. Sarangahe yeongwonhie “ Yura tersenyum mendengar Yesung berkata seperti itu.

“ nado saranghae “ keduanya tersenyum memancarkan kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

__oOo__

sebenarnya mau bikin Yura hamil dan proses ngidamnya tapi saya tiba-tiba kepikiran kkoming -__-” jadilah buat FF ini dulu yang Yura ngidam ato apalah saya simpen dulu, heheheh mian ya bila kurang puas.

Comen n Like saya tunggu okey…….

 

gomawo ^^

78 thoughts on “FF ” My All Is In You ” 4th Sequel Of Our Love

  1. keren ceritanya,, jongwoon perhatian bgt ma yura wlo akhirnya malah bikin yura panik cz ngerasa udah ngilangin kkoming

    suka banget ma marriage life kyk gini,, apalagi jongwoonnya romantis abiz

    annyeong,, reader baru
    sarah imnida, salam kenal #bow
    update-nya cepetan ya chingu🙂

    • Ne gomawo dan selamat datang *plakk

      heheh iya, Jongwoon juga jail, ngerjain Yura, ^^

      okeh udah ada sequelnya tunggu saja ya😀

  2. Hwaaa,,akhirnya yg aku tunggu dipost jg.🙂
    jeongmal gomawo, author.^^
    Aigoo..so sweet, couple ini slalu romantis,^^
    aku seneng deh baca FF karya author, ceritanya tidak rumit, hanya dibumbui (?) konflik yg ringan dan tdk terlalu menguras emosi, tp sangat menarik..aku jd suka senyum2 sendiri bacanya.^_^
    aku tunggu seq ngidamnya Yura, n FF lain karyamu.ditunggu jg “You and I” part3.🙂
    hwaiting!!

    • aku memang tidak terlalu suka yg rumit rumit heheheh ^^

      iya di tunggu saja, jeongmal gomawo^^
      *ciumin membabi buta😛

  3. waaahh..

    keren keren eonnie..
    akhirnya FF ini di post jga di sini,.. ^^
    ditunggu kelanjutannya ya eonni..
    jgn lama” ya..😀

  4. Wah… FFny makin keren…🙂

    ditunggu squel slnjtnya ne eonnie…🙂
    eonnie, part slnjtny pas yura ngidam, ngidamny dibuat yg anh2 ya, biar lcu gtu…

    hwaiting!!! 😉

  5. Omo~…
    Aku ketinggalan ^~^….
    Wiiiihhhh…ahirnya yura hamil juga!!!
    Aku pikir bakalan di bikin rumit eonny???
    Tapi ternyata enggak…
    Adakah next sequel nya eonny..???

  6. yang ada dipikiran JongWoon itu
    selalu aja ” mesum ” ….
    kalo deketdeket Yura….

    jd mikir
    aslinya tuh si abang “nChung”…
    punya libido yang guueedeee juga ngaaakk yaaa…!!!!!!!!(<>)

  7. Akhirnya.. Hamil juga tuh si yura😀
    agak sedih si tadi pas kkoming ilang😦
    tpi, gpp yg penting yura udah hamil wkwk😀

  8. Yeppa kenapa jadi ketularan yadong’a eunhyuk oppa ya
    tapi senen, akhirnya yura hamil juga
    ye ye ye ye ㅅㅅ

  9. Kenapa yah?? Padahalkan yura hamil..
    Tp, knapa aku sdkit kecewa yah??
    Mngkin krna cara yura mnyampaiaknx pda yeppa…
    Pdhalkan aku smpet mikir.. Gmna gitu yg suprise banget!! Eh,, trnyata!!
    Tp, sejauh ini bgus kok thor…
    Author fighting😀

  10. heehee trnyta yeppa yg ngerjain yura,,kirain kkoming ilang bneran hehehe

    mwo little jongwoon??wuah akhrnya yg d tnggu dtang jg heehee selamt yaaa

  11. Tuhkan kelakuan yesung tidak mudah ditebak deh, masa iya yesung mengerjai yura sampe segitunyaa -_-
    Akhirnya yy couple akan mempunyai aegy jg..😉

  12. Yeyeyeyeyeye, yuranya hamiilll…
    Tapi kapan yura ngeceknya??
    Kok bisa tau hamil…
    *garukgarukkaki
    Hahahaha, ditunggu lanjutan nothing on younyaaaaa….

  13. Yeeeyyy…akhirnya yura hamil jg!!! Sempat takut jg klo oppa bnr2 mrh sma yura krna dy mnghilangkan kkoming,,,trnyata itu cma ulah jahil hyung dn dongsaeng!!!! Good job!!

  14. Yura dah tkut bnr“ tauny..si kkoming g ilang bnran..dsar jong woon..
    bnrkah yeppa bkal jd appa?? waahh..chukkae..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s